Warganet Protes! Emas Perdana Indonesia Belum Nongol di IG Resmi Asian Games 2026 - Inilah
Jumat, 25 September 2026 - 04:28 WIB
Share

Sejumlah pebulu tangkis putra Indonesia mengerubungi rekan mereka, Moh. Zaki Ubaidillah (tengah) usai mengalahkan pebulu tangkis tunggal putra China Weng Hongyang pada final beregu Asian Games Aichi Nagoya 2026 di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Nagoya, Aichi, Jepang, Kamis (24/9/2026). (Foto: Antara)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
KecilBesar
Kemenangan dramatis tim bulu tangkis beregu putra Indonesia atas China belum mendapat tempat di akun Instagram resmi Asian Games 2026.
Saat Inilah.com memantau akun @asiangames_2026, Jumat (25/9) pagi atau sekitar 8 jam setelah pertandingan masih belum terlihat unggahan khusus soal medali emas yang direbut Indonesia di Ichinomiya, Kamis (24/9/2026) malam.
Padahal, akun dengan 73.200 pengikut itu rutin mengunggah kartu "GOLD" untuk setiap peraih emas. Pada hari yang sama, akun tersebut mengunggah emas beregu putri China, yang dimainkan di venue yang sama beberapa jam sebelum final putra.

Kartu serupa juga muncul untuk emas beregu tenis meja Jepang, dayung nomor four sculls China, dan wushu kelas 60 kg atas nama Tang Sishuo.
Warganet Bertanya di Kolom Komentar
Ketiadaan unggahan itu memancing reaksi warganet. Di kolom komentar unggahan emas beregu putri China, akun @niconathaniels bertanya di mana unggahan emas beregu putra Indonesia.
Akun lain, @ochim_1234, justru memanfaatkan kolom yang sama untuk merayakan kemenangan Indonesia. Ia menyebut comeback tim putra Indonesia sebagai kemenangan epik, disertai deretan emoji api.
Hingga artikel ini ditulis, panitia penyelenggara belum memberikan penjelasan soal jadwal unggahan emas beregu putra.
Comeback Bersejarah yang Belum Tercatat
Kemenangan Indonesia sebenarnya layak mendapat sorotan. Indonesia bangkit dari ketertinggalan 0-2 dan mengalahkan juara bertahan sekaligus juara Piala Thomas, China, dengan skor 3-2.
Gelar ini menjadi emas beregu putra keenam Indonesia di Asian Games, setelah 1962, 1970, 1978, 1994, dan 1998. Kemenangan ini juga menggagalkan ambisi China meraih gelar ketiga beruntun sekaligus menggagalkan dobel emas beregu mereka.
Moh Zaki Ubaidillah menjadi penentu dengan kemenangan 23-21, 21-13 atas Weng Hongyang dalam 51 menit. Pemain yang baru menjalani debut Asian Games itu mengaku sempat gugup.
"Pasti ada tekanan, dan saya merasa gugup di awal. Namun, saya terus meyakinkan diri untuk tetap tenang di lapangan," kata Zaki.
"Saya berbicara pada diri sendiri, mengingatkan bahwa saya mampu dan ingin terus berjuang," tambahnya.
Penebusan Setelah Piala Thomas
Emas ini juga menjadi penebusan bagi Indonesia. Pada April lalu, Indonesia untuk pertama kalinya tersingkir di fase grup Piala Thomas setelah kalah 1-4 dari Prancis.
Kurang dari lima bulan kemudian, Indonesia merebut kembali gelar juara Asia. Weng Hongyang, yang menjadi penentu kemenangan China atas India di final Hangzhou 2022 setelah timnya bangkit dari 0-2, kali ini berada di sisi yang kalah dalam skenario serupa.
0 suka
0 bookmark
![]()
Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Topik
Share




