Voli Asian Games 2026 - Tantangan Sigit Ardian Jadi Pemain Paling Senior, Sempat Menolak Panggilan Timnas - Semua Halaman - Bolasport
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Jumat, 25 September 2026 | 00:00 WIB
Pebola voli putra Indonesia, Sigit Ardian, di Padepokan Voli, Sentul, Bogor, Jawa Barat, Kamis (24/9/2026). (DELIA MUSTIKASARI/BOLASPORT.COM)
BOLASPORT.COM - Sigit Ardian menjadi salah satu pemain senior dalam timnas voli putra Indonesia untuk Asian Games 2026, Aichi-Nagoya, Jepang.
Sosok Sigit tidak asing lagi dalam timnas voli putra Indonesia. Dia sudah pernah berpartisipasi pada Asian Games 2010 dan 2018.
Pemain berusia 33 tahun itu mengaku sempat menolak bergabung dengan timnas voli putra Indonesia
"Rasanya, dibilang senang ya senang. Dibilang tidak, ya tidak juga (terpilih masuk skuad Asian Games). Maksudnya awalnya sempat menolak dipanggil ke pelatnas lagi karena saya sadar dengan kondisi saya sendiri," kata Sigit kepada BolaSport.com di Padepokan Voli, Sentul, Kamis (24/9/2026).
"Alasannya karena junior saat ini sudah sangat bagus. Kemarin dari coach (Reidel) Toiran menginginkan dan meyakinkan bahwa saya bisa bergabung lagi. Ya sudah saya akhirnya mau."
"Ya selama saya bergabung, Alhamdulillah bisa mengimbangi adik-adik dan teman-teman. Jadi, saya berharap bisa selalu berkontribusi dalam tim."
Sigit yang mengantar timnas voli putra pada SEA Games 2019 itu mengungkapkan perbedaan kualitas tim saat ini.
"Kemampuan individu tim, saat ini memang berbeda. Dalam arti, kemampuannya di level berbeda. Misalnya, servis sudah sangat kencang, arah pukulan sudah semakin matang," ucap Sigit.
"Beda dari zaman dulu karena mungkin pembinaan dari klub itu masih kurang. Jadi, itu mungkin salah satu kendala. Tetapi, untuk junior saat ini bagus-bagus menurut saya."
Meski begitu, Sigit mengaku tidak kesulitan menyatukan visi dengan pemain dalam tim, terutama pemain dari Generasi-Z.
"Tidak kesulitan karena mereka selama ini yang saya lihat kompak. Tidak ada satu yang menyeleweng. Jadi, saat latihan mereka berlatih dengan sungguh-sungguh," aku Sgit.
"Dianggap sebagai pemain senior tidak menjadi beban. Cuma jadi bebannya itu karena saya takut tidak bisa mengimbangi mereka. Kalau tidak bisa mengimbangi mereka, saya juga percuma, untuk apa di sini (masuk timnas)."
"Menurut saya, saya sebagai pemain senior ini. Dalam tim juga saya tidak menunjukkan kalau saya itu pemain senior."
Baca Juga: Kata Farhan Halim soal Target Medali bagi Timnas Voli Putra Indonesia di Asian Games 2026
"Tetap saya anggap mereka di dalam lapangan itu tidak ada batasan untuk pemain junior dan senior."
Indonesia berada di Pul B bersama Thailand, Iran dan Kirgistan. Indonesia akan memulai perjuangan pada Asian Games 2026, Minggu (27/9/2026) dengan menghadapi Thailand.
"Kalau saya pribadi melihat hasil undian, teman-teman harus bisa membaca situasi. Jangan sampai merasa, kemarin kami sudah juara di AVC Mens Cup. Kami jangan merasa puas," kata anggota TNI AU itu.
"Intinya jangan sampai lengah menganggap lawan enteng. Bagaimanapun poin demi poin harus kita raih dengan sungguh-sungguh."
"Saya melihat dari coach Toiran ini dia memang disiplin. Kalau ada kesalahan dari masing-masing atlet ada hukumannya sehingga membuat kami tidak boleh enak-enakan. Jadi, ada tanggung jawabnya yang saya rasa membuat pemain semakin bagus."
HASIL UNDIAN VOLI INDOOR ASIAN GAMES 2026.
SEKTOR PUTRA
Pul A
1.Jepang
2. Pakistan
3. Kazakhstan
4. Uzbekistan
Pul B
1. Iran
2. Indonesia
3. Thailand
4. Kirgistan
Pul C
1. Qatar
2. India
3. Vietnam
4. Hong Kong
Pul D
1. Korea Selatan
2. China
3. Filipina
4. Taiwan