Voli Asian Games 2026 - Opsinya Cuma Kalahkan Iran, Keajaiban Gresik Mau Diulang saat Dio-Sigit Jadi Veteran Tersisa - Semua Halaman - Bolasport
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Selasa, 29 September 2026 | 10:39 WIB
Skuad Timnas Voli Putra Indonesia pada Asian Games 2026 di Aichi, Jepang. (AINAGOC)
BOLASPORT.COM - Tim Nasional Bola Voli Putra Indonesia menghadapi ujian yang sangat-sangat sulit untuk lolos ke perempat final Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Mustahil? Kelihatannya memang begitu, tetapi sejarah pernah mengatakan bahwa tidak ada yang mustahil.
Timnas Voli Putra Indonesia menghadapi situasi pelik jelang pertandingan terakhir babak penyisihan grup Asian Games 2026.
Pasalnya, tiket perempat final hanya bisa diraih apabila Indonesia mampu mengalahkan Iran dalam laga hidup-mati di Pul B.
Kans Indonesia dipangkas habis-habisan gegara kekalahan dramatis dari Thailand pada laga pertama di Okazaki Chuo Sogo Park Gymnasium, Jepang, Minggu (27/9/2026).
Sudah berhasil bangkit dari ketertinggalan 5-10 menjadi 17-15 tetapi dicegat challenge sukses Thailand pada set kelima, Farhan Halim dkk. berakhir kalah.
Kemenangan clean sweep atas Kirgistan sehari setelahnya belum benar-benar melegakan mengingat lawan utama Indonesia ialah Thailand.
Di atas kertas Indonesia dan Thailand berebut posisi kedua di Pul B untuk ke delapan besar karena Iran sangat difavoritkan.
Sebagai informasi, Timnas Voli Iran datang dengan prestasi mewah sebagai pemenang emas Asian Games selama tiga edisi terakhir (2014, 2018, 2022). OTW caturgelar!
Indonesia hanya bisa lolos dengan mengalahkan Iran karena Thailand telah meraih kemenangan kedua mereka.
Setelah dikalahkan Iran pada hari kedua, Thailand mengalahkan Kirgistan dengan skor 3-0 (25-20, 25-18, 25-14).
Saat ini, Iran memimpin klasemen Pul B dengan 2 kemenangan bernilai 6 poin, disusul Thailand (2 kemenangan, 5 poin), Indonesia (1 kemenangan, 4 poin), dan Kirgistan (0 kemenangan).
Mengalahkan Iran tentunya bukan perkara mudah.
Akan tetapi, Timnas Voli Putri pernah melakukannya dalam gebrakan yang dibuat pada Kejuaraan Voli Asia 2017.
Indonesia mengalahkan Iran dengan skor 3-2 (18-25, 18-25, 25-23, 26-24, 15-11) dalam reverse sweep bersejarah di Gresik.
Setter Dio Zulfikri dan outside hitter Sigit Maulana menjadi pelaku sejarah yang tersisa dalam skuad Indonesia di Asian Games 2026.
Dio dan Sigit turut menjadi pemain pengganti yang membawa perubahan saat Indonesia hampir kalah karena kekalahan pada dua set pertama.
Kini, Dio masih menjadi andalan pelatih Reidel Toiran dalam urusan memberi umpan dengan selalu turun sebagai pemain mula di Asian Games kali ini.
Adapun Sigit masih menunggu waktunya setelah menjadi pelapis bagi Farhan Halim, Boy Arnes Arabi, dan Fahri Septian Putratama untuk posisi pemukul sayap.
(Ki-Ka) Alfin Daniel Pratama, Fauzan Nibras, Sigit Ardian, Raden Ahmad Gumilar, M. Malizi, dan Fahri Septian Putratama berdiri di pinggir lapangan saat Timnas Voli Putri Indonesia menghadapi Thailand pada babak penyisihan Pul B Asian Games 2026 di Okazaki, Jepang, 27 September 2026. (AINAGOC)
Seperti yang telah dijelaskan, Indonesia memerlukan kemenangan, berapapun skornya.
Apabila Indonesia yang menang, Merah-Putih akan lolos bersama dengan Iran ke perempat final Asian Games 2026.
Adapun jika Iran yang menang, Indonesia harus rela berjuang untuk peringkat sembilan sebagai target maksimal di sisa turnamen.
PBVSI memasang target sangat tinggi berupa medali perunggu bagi Timnas Voli Putra.
Namun, di titik ini, hanya memperjuangkan kesempatan sekecil apapun untuk mengalahkan sang Raksasa yang mesti difokuskan para pemain.
Pertandingan Indonesia vs Iran akan berlangsung pada Selasa (29/9/2026) pukul 14.00 WIB di Okazaki Chuo Sogo Park Gymnasium, Jepang.