Tumbangkan Italia, Legenda AC Milan Puas Belgia Bisa Patahkan Kutukan Lebih dari Setengah Abad - Semua Halaman - Bolasport
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Sabtu, 26 September 2026 | 09:00 WIB
Mika Godts merayakan gol ke gaaang Italia pada laga UEFA Nations League 2026-2027. (ANDREAS SOLARO/AFP)
BOLASPORT.COM - Legenda AC Milan sekaligus pelatih Timnas Belgia, Mark van Bommel, puas anak asuhnya mampu mematahkan kutukan selama lebih dari setengah abad melawan Timnas Italia.
Matchday pertama Grup A1 UEFA Nations League 2026-2027 menyuguhkan duel kelas berat antara Italia dan Belgia.
Dua kekuatan di Eropa tersebut bentrok di Stadion Olimpico, Sabtu (26/9/2026) dini hari WIB.
Laga ini juga sekaligus menjadi momen debut bagi masing-masing pelatih tim nasional.
Tuan rumah Timnas Italia memulai kembali kebersamaan dengan Roberto Mancini.
Mancini melakoni debut keduanya bersama Gli Azzurri setelah sempat hijrah ke Arab Saudi.
Sementara itu Timnas Belgia mengawali era baru bersama Mark van Bommel.
Van Bommel didapuk sebagai pelatih The Red Devils usai Rudi Garcia memutuskan mundur pasca-gelaran Piala Dunia 2026.
Baca Juga: Hasil UEFA Nations League - Bikin Donnarumma Tak Berdaya, Belgia Rusak Start Italia
Sama-sama menjadikan laga di Stadion Olimpico sebagai laga debut, pasukan Van Bommel justru yang dinaungi Dewi Fortuna.
Belgia sukses menggasak Italia dengan skor 2-0.
Mika Godts mampu membuka keunggulan tim pada menit ke-20.
Gol tersebut bertahan hingga babak pertama usai.
Selepas itu Dodi Lukebakio memastikan keunggulan 2-0 Belgia atas Italia lewat golnya pada menit ke-69.
Kemenangan tersebut juga bermakna besar bagi The Red Devils.
Pasalnya, ini menjadi kesuksesan perdana mereka menekuk Timnas Italia dalam pertandingan kompetitif resmi.
Kali terakhir Timnas Belgia mampu menaklukkan Italia di ajang resmi terjadi pada Mei 1972 dengan skor 2-1 pada play-off Kualifikasi Piala Eropa.
Baca Juga: Gladbach di Ambang Gaet Pelatih Baru, Kevin Diks bakal Dimentori Juara Piala Belgia
Itu artinya butuh waktu 54 tahun atau lebih dari setengah abad bagi tim peringkat ketiga Piala Dunia 2018 itu untuk bisa menang lagi melawan Negeri Piza.
Adapun setelah itu Gli Azzurri tak terkalahkan kontra Belgia dalam pertandingan kompetitif dengan meraih lima kemenangan dan dua hasil imbang.
Kemenangan bersejarah tersebut disambut bahagia oleh Mark van Bommel.
Legenda AC Milan yang turut membantu memenangkan scudetto 2011-2012 tersebut puas dengan penampilan anak asuhnya.
Terlebih uji coba formasi 4-3-3 yang dilakukannya membuahkan hasil meski memerlukan perbaikan.
"Saya 100 persen bahagia dan puas, meskipun tentu saja selalu ada ruang untuk perbaikan,” kata Van Bommel dalam konferensi persnya seperti dikutip dari Football Italia.
"Kami memulai latihan pada Senin dengan semangat dan intensitas yang tepat, yang juga terlihat di lapangan hari ini."
"Kami melatih formasi 4-3-3 ini selama tiga hari; ini memang bukan penampilan terbaik, tapi kami mengendalikan babak pertama dengan sangat baik."
Baca Juga: Timnas Belanda Dekati Pelatih Penghancur Generasi Emas, Mau Senasib Kayak Belgia dan Portugal?
"Italia menekan kami lebih baik setelah jeda, dan Senne Lammens melakukan penyelamatan yang luar biasa."
"Dengan pergantian pemain, kami kembali menguasai pertandingan dan gol indah Lukebakio memastikan kemenangan, sama seperti yang dia lakukan di San Siro melawan Milan," pungkas pelatih asal Belanda tersebut.
Berkat kemenangan 2-0 atas Timnas Italia, Timnas Belgia berhak duduk di puncak klasemen Grup A1 UEFA Nations League 2026-2027.
Setelah menghadapi Italia, Kevin De Bruyned dkk. sudah ditunggu big match lainnya saat menjamu Prancis.
Duel tersebut bakal tersaji pada Selasa (29/9/2026) pukul 01.45 WIB.
Baik Belgia dan Prancis sama-sama mengoleksi 3 poin, tetapi keunggulan selisih gol menjadi pembedanya.