Timnas PUBG Mobile Indonesia Bidik Emas Asian Games 2026 - Aktualita
Jakarta, Aktualita.co — Timnas PUBG Mobile Indonesia memasang target tinggi menjelang tampil di Asian Games 2026 Aichi-Nagoya, Jepang. Meski target resmi yang dibebankan untuk nomor ini adalah medali perak, para pemain Merah Putih optimistis bisa melangkah lebih jauh dan membawa pulang emas.
Pertandingan PUBG Mobile Asian Games 2026 dijadwalkan berlangsung pada 28–29 September 2026. Indonesia akan menghadapi 11 negara lain, termasuk China, Korea Selatan, Jepang, Pakistan, Vietnam, Thailand, dan Malaysia.
Optimisme Indonesia disampaikan salah satu pemain, Muh Fathyn Zilhaq Syah atau Snape. Menurutnya, perkembangan tim selama masa persiapan membuat para pemain yakin bisa bersaing untuk posisi tertinggi.
“Kalau Menpora sendiri, targetnya untuk divisi PUBG Mobile dapat medali perak, tapi dari diri kita optimis dapat emas. Insya Allah,” ujar Snape.
Keyakinan tersebut bukan tanpa modal. Indonesia datang ke Aichi-Nagoya setelah mencatat hasil positif pada Road to Asian Games 2026 yang digelar di Ho Chi Minh City, Vietnam, pada 19–21 Juni 2026.
Tim Merah Putih mampu menempati posisi kedua dari 23 peserta dan memastikan tiket ke babak utama Asian Games. Dalam fase akhir kualifikasi, Indonesia finis sebagai runner-up di bawah Pakistan.
Lima Pemain Perkuat Indonesia
Timnas PUBG Mobile Indonesia membawa lima pemain untuk menghadapi Asian Games 2026.
Mereka adalah Fazriel “Yummy” Aditya, Juventino “Rosemary” Ryan Jeremy Rolos, Micho “Zeta” Ananda Pratama Wijaya, Muh Fathyn Zilhaq “Snape” Syah S, dan Sharfan “Potato” Syahman Shodiq.
Skuad tersebut ditangani Deni Fianda sebagai pelatih dengan Bintang Prakoso P. sebagai asisten pelatih.
Para pemain berasal dari latar belakang tim profesional yang berbeda. Salah satu fokus selama pemusatan latihan karena itu adalah membangun komunikasi, chemistry, dan pola permainan yang cocok ketika mereka tampil sebagai satu tim nasional.
Evaluasi dari kualifikasi juga menjadi bagian penting dalam persiapan Indonesia menuju Asian Games. Hasil runner-up menunjukkan Indonesia sudah mampu bersaing di papan atas, tetapi masih terdapat sejumlah aspek yang perlu ditingkatkan jika ingin merebut emas.
Pakistan Jadi Salah Satu Lawan Berat
Persaingan di Asian Games diperkirakan tidak mudah.
Indonesia akan menghadapi China, Jepang, Korea Selatan, Chinese Taipei, Pakistan, Vietnam, Thailand, Yordania, Uzbekistan, Myanmar, dan Malaysia.
Pakistan menjadi salah satu lawan yang perlu diwaspadai setelah berhasil mengungguli Indonesia pada babak kualifikasi. Pakistan keluar sebagai juara Road to Asian Games 2026, sementara Indonesia berada tepat di belakangnya.
Selain Pakistan, China dan Korea Selatan memiliki ekosistem esports yang kuat. Tim-tim Asia Tenggara seperti Vietnam, Thailand, dan Malaysia juga berpotensi memberikan perlawanan ketat.
Dengan persaingan tersebut, konsistensi permainan menjadi salah satu faktor penting. Kesalahan kecil dalam rotasi, komunikasi, atau pengambilan keputusan dapat berpengaruh besar terhadap hasil akhir.
Indonesia Punya Pengalaman di Asian Games
PUBG Mobile bukan cabang baru bagi Indonesia di Asian Games.
Pada Asian Games Hangzhou 2022 yang digelar pada 2023, Indonesia finis di peringkat keempat dari 21 peserta. Meski belum meraih medali, Indonesia menjadi salah satu wakil Asia Tenggara dengan hasil terbaik pada nomor tersebut.
Kini, target Indonesia meningkat.
Pengalaman dari Hangzhou serta hasil kualifikasi Asian Games 2026 menjadi modal untuk mencoba menembus podium di Aichi-Nagoya.
Indonesia juga memiliki catatan positif di kompetisi PUBG Mobile tingkat Asia Tenggara. Tim Merah Putih pernah meraih medali emas SEA Games 2021 Vietnam dan kembali menjadi juara pada SEA Games 2023 Kamboja.
Sejumlah pemain Indonesia juga memiliki pengalaman tampil di turnamen internasional bersama tim profesional masing-masing. Pengalaman menghadapi tekanan pertandingan tingkat tinggi diharapkan membantu ketika mereka membawa nama Indonesia di Asian Games.
Esports Indonesia Bidik Medali
Indonesia mengikuti sejumlah nomor esports di Asian Games 2026. Cabang ini menjadi salah satu sektor yang diharapkan mampu memberikan tambahan medali bagi kontingen Merah Putih.
PB Esports Indonesia sebelumnya memasang target keseluruhan satu medali emas, tiga perak, dan empat perunggu dari cabang esports.
PUBG Mobile termasuk nomor yang dinilai memiliki peluang besar untuk masuk perebutan medali.
Namun, pertandingan Asian Games memiliki karakter berbeda dibanding turnamen profesional reguler. Para pemain tidak hanya membawa nama organisasi atau klub masing-masing, tetapi juga mewakili Indonesia dalam pesta olahraga terbesar di Asia.
Tekanan tersebut membuat kesiapan mental menjadi sama pentingnya dengan kemampuan teknis. Komunikasi antarpemain, ketenangan mengambil keputusan, hingga kemampuan membaca permainan lawan akan menentukan perjalanan Indonesia.
Hasil runner-up pada Road to Asian Games memberikan gambaran bahwa Indonesia memiliki kemampuan bersaing di level tertinggi. Tantangannya adalah mempertahankan performa tersebut ketika menghadapi pertandingan utama.
Target Emas di Aichi-Nagoya
Asian Games 2026 menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk memperbaiki pencapaian dari edisi sebelumnya.
Dari posisi keempat di Hangzhou, lima pemain yang dibawa ke Aichi-Nagoya kini memiliki peluang untuk membawa Indonesia masuk podium PUBG Mobile untuk pertama kalinya di Asian Games.
Target resmi memang medali perak. Namun, para pemain memasang sasaran lebih tinggi.
Dengan persiapan yang telah dilakukan serta modal sebagai runner-up kualifikasi, Timnas PUBG Mobile Indonesia akan mencoba menantang kekuatan-kekuatan besar Asia pada 28–29 September 2026.
Bagi Snape dan rekan-rekannya, tujuan akhirnya jelas: membawa pulang medali emas untuk Indonesia.
Jadwal PUBG Mobile Asian Games 2026:
28–29 September 2026
Roster Timnas Indonesia:
Fazriel “Yummy” Aditya
Juventino “Rosemary” Ryan Jeremy Rolos
Micho “Zeta” Ananda Pratama Wijaya
Muh Fathyn Zilhaq “Snape” Syah S
Sharfan “Potato” Syahman Shodiq
Pelatih: Deni Fianda
Asisten pelatih: Bintang Prakoso P.