Sosial Media
Live Skor Bola - Flashscore
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Erick Thohir Featured FIFA ASEAN Cup Sepak Bola Sepak Bola Indonesia Spesial Timnas Bangladesh Timnas Indonesia Timnas Malaysia

    Timnas Indonesia Ditahan Malaysia 0-0, Erick Thohir: Fokus Lawan Bangladesh, Kesempatan Masih Ada - Kompas

    7 min read

     


    KOMPAS.com - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengimbau Timnas Indonesia untuk segera mengalihkan perhatian ke pertandingan krusial berikutnya.

    Pesan ini disampaikan usai Timnas Indonesia harus puas berbagi angka 0-0 kala menghadapi Malaysia pada pertandingan kedua Grup A FIFA ASEAN Cup 2026.

    Pertarungan sengit Timnas Indonesia tersebut berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Senin.

    Dalam laga itu, tuan rumah terpaksa tampil bertahan dengan 10 orang sejak menit ke-37 lantaran Thom Haye diganjar kartu merah oleh wasit.

    Penampakan Jersey Ketiga Timnas Indonesia, Warna Biru Laut, Segini Harganya!

    Kendati Timnas Indonesia gagal meraih poin penuh, asa untuk melaju di turnamen ini masih terbuka.

    Baca juga: Hasil Timnas Indonesia Vs Malaysia 0-0, Tan Cheng Hoe Puji Ketangguhan 10 Pemain Garuda

    Oleh karena itu, persiapan mental dan taktik mutlak diperlukan menjelang partai penentuan melawan Bangladesh.

    "Fokus ke pertandingan selanjutnya melawan Bangladesh. Kesempatan masih ada," ungkap Erick, dikutip dari Antara, Selasa (29/9/2026).

    Skenario Kelolosan Skuad Garuda

    Hasil imbang tanpa gol ini menempatkan Indonesia di urutan kedua klasemen sementara Grup A dengan koleksi empat poin.

    Baca juga: Jadwal FIFA ASEAN Cup 2026: Timnas Indonesia Vs Singapura Kapan?

    Posisi puncak saat ini masih dihuni oleh Malaysia yang unggul dari segi selisih gol atas skuad Merah Putih.

    Mengingat regulasi turnamen yang hanya meloloskan pemuncak grup ke partai final FIFA ASEAN Cup 2026, armada Merah Putih diwajibkan memetik kemenangan atas Bangladesh pada laga pamungkas, Kamis (1/10).

    Selain harus mengejar kemenangan, nasib Indonesia juga turut bergantung pada hasil akhir laga lain yang mempertemukan Malaysia dengan Singapura.

    Baca juga: Kurnia Sandy Puji Maarten Paes, Timnas Indonesia Tak Tertembus Malaysia

    Persaingan di grup ini semakin ketat karena Singapura yang sebelumnya takluk dari skuad Garuda, kini kembali memiliki peluang lolos ke final.

    Gelandang Timnas Indonesia Joey Pelupessy berjibaku di tengah lapangan menahan gempuran demi gempuran Malaysia dalam pertandingan lanjutan Grup A FIFA ASEAN Cup 2026, Senin (28/9/2026) di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.

    Lihat Foto

    Hal itu dipastikan usai tim Negeri Singa menumbangkan Bangladesh 1-0 pada laga kedua dan mengoleksi tiga poin di peringkat ketiga.

    Apresiasi untuk Semangat Pantang Menyerah

    Terlepas dari hasil seri di kandang sendiri, Erick Thohir tetap memberikan apresiasi tinggi atas daya juang luar biasa yang ditunjukkan para pemain di lapangan.

    Baca juga: Lawan China di Final Asian Games 2026, Leo/Daniel Siap Tampil Maksimal

    Tim Garuda dinilai tampil sangat solid karena mampu membendung rentetan gempuran serangan Malaysia yang diuntungkan oleh kelebihan jumlah pemain.

    "Terima kasih kepada para ofisial dan para pemain yang sudah memberikan seluruh kemampuannya sehingga bisa menahan Malaysia dengan bermain 10 pemain selama kurang lebih 70 menit dan terus memberikan perlawanan hingga menit akhir," pungkasnya.

    Apresiasi Daya Juang 10 Pemain

    Di sisi lain, pelatih Malaysia, Tan Cheng Hoe, secara khusus menyoroti ketangguhan barisan pertahanan tuan rumah dalam konferensi pers pascalaga pada Senin (28/9/2026).

    "Kami tahu bahwa Indonesia tidak hanya memiliki pemain bertahan yang bagus, mereka juga memiliki fondasi serangan yang baik," kata Cheng Hoe.

    Baca juga: BERITA FOTO: Duel Klasik Timnas Indonesia Vs Malaysia, Momen Thom Haye Kartu Merah

    "Setelah babak kedua, Anda bisa melihat para pemain bertahan sangat disiplin, sangat terorganisir, sangat tangguh, sehingga sangat sulit bagi kami untuk menembus pertahanan mereka guna mencetak gol."

    Pelatih berusia 58 tahun itu juga mengakui bahwa timnya mendapat pelajaran berharga dari pertandingan tekanan tinggi tersebut.

    "Kami masih memiliki ruang untuk perbaikan, lalu kami perlu memanfaatkan kesempatan ini untuk bermain dalam suasana seperti ini dan bersaing dengan Indonesia. Kami tahu persis seberapa bagus tim Indonesia."

    Baca juga: Jadwal Timnas Indonesia Vs Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026, Tayang di Mana?

    "Tentu saja, di babak kedua kami menguasai permainan dengan baik dan menciptakan beberapa peluang," lanjut Cheng Hoe.

    "Terkadang dalam sepak bola, agak sulit bermain melawan 10 pemain karena mereka menerapkan taktik yang berbeda, yaitu bertahan lebih dalam dan lebih kompak di lini belakang."

    Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.

    Kata Media Vietnam Usai Timnas Indonesia Keok di Kandang, Rekor Terburuk Garuda!

    Komentar
    Additional JS