Sosial Media
Live Skor Bola - Flashscore
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Featured FIFA ASEAN Cup Maarten Paes Sepak Bola Sepak Bola Indonesia Spesial Timnas Indonesia Timnas Malaysia

    Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia, Maarten Paes Puji Perjuangan Pertahanan 10 Pemain - Semua Halaman - Bolasport

    5 min read


    Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

  • Home
  • Timnas
  • Selasa, 29 September 2026 | 06:40 WIB

    Penjaga gawang Timnas Indonesia, Maarten Paes, memuji pertahanan skuad Garuda dalam laga lawan Malaysia di Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Senin (28/9/2026).Penjaga gawang Timnas Indonesia, Maarten Paes, memuji pertahanan skuad Garuda dalam laga lawan Malaysia di Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Senin (28/9/2026). (WILA WILDAYANTI/BOLASPORT.COM )

    BOLASPORT.COM - Penjaga gawang Timnas Indonesia, Maarten Paes, meluapkan rasa bangga kepada rekan-rekannya yang menjaga pertahanan skuad Garuda usai berhasil menahan imbang Malaysia dengan 10 pemain.

    Timnas Indonesia harus puas berbagi skor 0-0 saat menjamu rival bebuyutan, Malaysia, dalam laga kedua Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Senin (28/9/2026) malam.

    Dalam laga sarat gengsi ini, skuad asuhan John Herdman dipaksa melakoni ujian berat setelah bermain dengan 10 orang sejak menit ke-37.

    Situasi ini terjadi menyusul kartu merah langsung yang diterima gelandang andalan, Thom Haye, akibat melanggar winger Malaysia, Arif Aiman.

    Baca Juga: Masih Belum 'Klik' bersama Timnas Indonesia, Sampai Kapan John Herdman Terus Coba-coba Thom Haye?

    Bermain dengan 10 pemain selama lebih dari 50 menit membuat Timnas Indonesia harus bekerja keras menahan gempuran Harimau Malaya.

    Meski digempur habis-habisan, ketangguhan Maarten Paes di bawah mistar gawang yang didukung kedisiplinan barisan pertahanan sukses membuat Malaysia frustrasi hingga peluit panjang berbunyi.

    Kiper Ajax Amsterdam tersebut sependapat dengan pernyataan sang pelatih, John Herdman, yang menilai perjuangan spartan para pemain di atas lapangan sangat luar biasa.

    “Ya, sama seperti yang dikatakan pelatih, pertahanan yang luar biasa,” ujar Maarten Paes kepada awak media termasuk BolaSport.com, di SUGBK, Jakarta usai laga.

    “Tentu saja, saat kami hanya tersisa 10 pemain, kami membutuhkan seluruh 11 pemain untuk berkontribusi dalam pertahanan, dan menurutku mereka melakukannya."

    “Dan ya, aku sangat bangga pada mereka," ucap dia. 

    Pemain berusia 28 tahun tersebut mengakui bahwa kehilangan satu pemain penting sejak awal babak pertama memaksa tim mengubah pendekatan permainan secara drastis untuk lebih fokus menjaga kedalaman.

    Paes bahkan secara khusus menyoroti salah satu momen paling dramatis di pengujung laga, ketika seluruh pemain Garuda menjatuhkan badan demi memblok peluang emas tim tamu.

    “Ya, menurutku jika harus bermain dengan 10 pemain sedini itu, kita tahu bahwa kita harus banyak bertahan sepanjang pertandingan, dan aku benar-benar bangga,” kata Maarten Paes.

    “Kalau lihat tendangan sudut terakhir, semua orang memblokir, menghalangi bola, jadi bisa menjaga gawang tetap bersih itu sangat penting,” ungkapnya.

    Tak hanya memuji kerja keras para pemainnya, Maarten Paes mengaku turut bangga dengan statistik lini pertahanan tim Merah Putih dalam beberapa laga terakhir.

    Baca Juga: Hasil FIFA ASEAN Cup 2026 - Diwarnai Kartu Merah dan Penyelamatan Justin Hubner, 10 Pemain Timnas Indonesia Diimbangi Malaysia

    Pasalnya, hasil imbang tanpa gol melawan Harimau Malaya ini memperpanjang tren positif pertahanan Garuda yang sukses membukukan lima clean sheet dari enam laga beruntun.

    “Menurut saya secara pertahanan, dalam enam pertandingan terakhir, kami sudah lima kali menjaga gawang tetap bersih,” jelas Maarten Paes.

    “Itu menunjukkan banyak hal tentang tim kami. Jadi, saya benar-benar bangga dengan itu," tutur sang kiper. 

    Kendati gagal mengamankan poin penuh di kandang, Maarten Paes menegaskan asa Timnas Indonesia untuk melangkah ke partai final masih terbuka sangat lebar.

    Menurutnya, ia dan para pemain akan melipatgandakan daya juang pada laga pamungkas Grup A demi memastikan tiket final nantinya.

    “Dan ya, semuanya masih terbuka di pertandingan ketiga, jadi ya, mari kita berjuang habis-habisan untuk itu,” tuturnya.

    Skuad Garuda dijadwalkan melakoni pertandingan penentuan nasib melawan Bangladesh di SUGBK, Jakarta, Kamis (1/10/2026), tanpa diperkuat Thom Haye yang terkena sanksi larangan bertanding.

    Komentar
    Additional JS