Tim Panjat Tebing Indonesia Raih Juara Speed Relay Campuran di World Climbing Series Guiyang - Kompas TV
Kompas.tv - 13 September 2026, 19:12 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Indonesia kembali menorehkan prestasi gemilang di panggung internasional. Pasangan pemanjat tebing Merah Putih, Raharjati Nursamsa dan Rajiah Sallsabillah, yang tergabung dalam tim Indonesia 1, sukses menyabet medali emas nomor speed relay campuran pada kejuaraan World Climbing Series Guiyang, Tiongkok, Sabtu (12/9/2026).
Capaian manis ini menambah koleksi gelar kontingen Indonesia setelah sebelumnya berhasil memboyong podium tertinggi pada nomor speed perorangan putra.
Pada partai puncak perebutan emas, duet Raharjati dan Rajiah tampil dominan menundukkan wakil tuan rumah, Tiongkok 2 (Mengli Zhang dan Ziyu Zhou). Raharjati yang turun sebagai pemanjat pertama langsung melaju kencang sebelum diteruskan oleh Rajiah. Pasangan Indonesia mengunci kemenangan usai membukukan total catatan waktu 11,35 detik, unggul jauh atas tuan rumah yang mencatatkan waktu 14,85 detik.
Sementara itu, podium ketiga menjadi milik tim Amerika Serikat 1 (Samuel Watson dan Emma Hunt) setelah menumbangkan Prancis 1 (Jerome Morel dan Capucine Viglione) pada perebutan medali perunggu dengan catatan waktu 11,85 detik berbanding 13,40 detik.
Langkah wakil Merah Putih lainnya, tim Indonesia 2 (Antasyafi Robby Al Hilmi dan Kadek Adi Asih), terhenti di perempat final. Mereka harus mengakui keunggulan Amerika Serikat 1 setelah mencatatkan waktu 11,97 detik berbanding 11,46 detik.
Atas pencapaian tersebut, Raharjati menyatakan kesiapannya untuk kembali tampil maksimal bersama Rajiah pada ajang mendatang di World Climbing Series Chongqing, Tiongkok.
"Saya sangat bahagia dan bersyukur bisa mendapatkan medali emas," kata dia, dalam rilis resmi yang diterima Kompas.tv, Minggu (13/9/2026).
Baca Juga: Jadwal Timnas Basket Indonesia Vs Jepang di Asian Games 2026 Hari Ini, Skuad Garuda Siap Tempur
Ia menambahkan, tidak ada strategi rahasia di balik kemenangan tersebut melainkan disiplin tinggi dalam latihan. Menurutnya, konsistensi dalam berlatih menjadi kunci utama keberhasilan meraih emas ini.
Senada dengan Raharjati, Rajiah meluapkan rasa puasnya usai membalikkan keadaan setelah sebelumnya gagal menembus tiga besar di seri Krakow. Hasil ini sekaligus menjadi medali emas perdana bagi Rajiah pada tahun 2026.
"Saya sangat senang bisa podium satu. Pada seri Krakow, saya juga berpasangan dengan Raharjati dan kami tidak podium. Saya hanya berusaha agar lebih baik dan sekarang bisa podium satu."
Pelatih Kepala Timnas Panjat Tebing Indonesia, Galar Pandu Asmoro, menegaskan bahwa hasil manis ini telah sesuai dengan target awal federasi.
"Keberhasilan ini bisa dicapai karena konsistenti para atlet dalam latihan," ujar dia.
Baca Juga: Kontingen Indonesia Resmi Dikukuhkan untuk Asian Games 2026, 430 Atlet Siap Berlaga di 35 Cabor
Pemanasan Menuju Asian Games dan Ajang Penjagaan Peringkat Dunia
Pada ajang yang berlangsung 11–13 September 2026 ini, Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (PP FPTI) menerjunkan lima atlet terbaik khusus untuk nomor speed (perorangan putra/putri, relay putra/putri, serta relay campuran). Kelima atlet tersebut yakni Raharjati Nur Samsa dan Antasyafi Robby Al Hilmi di sektor putra, serta Rajiah Salsabillah, Kadek Adi Asih, dan Berthdigna Devi Surya di sektor putri.
Galar Pandu Asmoro membeberkan bahwa kompetisi di Guiyang dimanfaatkan sebagai ajang pemanasan dan evaluasi krusial menjelang gelaran Asian Games 2026.
"Bagi Bertha ini adalah persiapan akhir untuk menghadapi Asian Games," ujar dia.
Manajer Timnas Panjat Tebing Indonesia, Aries Susanti Rahayu, turut menggarisbawahi pentingnya partisipasi para atlet pada kejuaraan ini untuk mengamankan poin klasemen dunia.
"Ini penting bagi atlet speed untuk menjaga performa sekaligus menjaga peringkat mereka di world rangking," ucapnya.
Download KompasTV Apps di TV kamu, sekarang juga di https://app.kompas.tv/. Satu apps untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.
Sumber : Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia