Sosial Media
Arena Update
powered by Surfing Waves
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Asian Games Berita Featured Spesial

    Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan, Siap Bawa Merah Putih ke Asian Games 2026 Aichi-Nagoya - Semua Halaman - Bolasport

    7 min read


    Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

  • Home
  • Ragam
  • Rabu, 9 September 2026 | 18:24 WIB

    CdM Tim Indonesia untuk Asian Games 2026 Aichi-Nagoya Todotua Pasaribu dalam pengukuhan kontingen Indonesia di Wisma Serba Guna GBK Senayan, Jakarta, Rabu (9/9/2026).CdM Tim Indonesia untuk Asian Games 2026 Aichi-Nagoya Todotua Pasaribu dalam pengukuhan kontingen Indonesia di Wisma Serba Guna GBK Senayan, Jakarta, Rabu (9/9/2026). (NAIF MUHAMMAD AL'AS/NOC INDONESIA)

    BOLASPORT.COM - Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) resmi mengukuhkan Tim Indonesia untuk 20th Asian Games 2026 Aichi-Nagoya dalam acara yang berlangsung di Wisma Serba Guna GBK Senayan, Jakarta, Rabu (9/9/2026).

    Tim Indonesia akan menjadi bagian dari perjuangan Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 19 September–4 Oktober 2026.

    Pengukuhan dilakukan oleh Ketua Umum NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari, sebagai penanda bahwa seluruh proses persiapan kontingen telah memasuki tahap akhir sebelum keberangkatan menuju Jepang.

    Raja Sapta Oktohari meminta seluruh atlet dan ofisial menjaga fokus, kondisi fisik, serta semangat juang dalam menghadapi pertandingan.

    Menurutnya, Asian Games bukan hanya panggung untuk mengejar prestasi, tetapi juga kesempatan bagi atlet Indonesia menunjukkan karakter, sportivitas, dan membawa nama baik bangsa di kancah Asia.

    “Hari ini kita mengukuhkan Tim Indonesia untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Setelah melalui proses persiapan yang panjang, sekarang saatnya fokus bertanding," kata Oktohari dalam siaran resmi NOC Indonesia.

    Bawa semangat Merah Putih, jaga nama baik Indonesia, dan berikan yang terbaik untuk Indonesia,” ujar Okto, sapaan karib Raja Sapta Oktohari.

    Okto menegaskan, kehadiran Tim Indonesia di Jepang juga membawa misi yang lebih luas melalui diplomasi olahraga dan penguatan persahabatan antarnegara di Asia, termasuk hubungan erat Indonesia dan Jepang.

    “Kita datang ke Jepang bukan hanya untuk bertanding dan mengejar medali. Kita membawa nama bangsa sekaligus memperkuat persahabatan melalui olahraga."

    "Saya percaya atlet-atlet Indonesia mampu menunjukkan perjuangan, disiplin, dan karakter yang membanggakan,” ucap Okto.

    Sementara itu, Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Erick Thohir mengatakan pemerintah bersama NOC Indonesia dan Chef de Mission (CdM) terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan kesiapan kontingen Indonesia menuju Asian Games 2026 Aichi-Nagoya.

    Baca Juga: Asian Games 2026 - Alwi Farhan Punya Target, Indonesia Datang dengan Harapan setelah Terluka

    Sehari sebelum pengukuhan, Erick bersama Okto dan CdM Tim Indonesia Todotua Pasaribu bertemu dengan Kedutaan Besar Jepang di Indonesia untuk mendapatkan informasi mengenai kesiapan dan berbagai skenario yang telah disiapkan pemerintah Jepang dalam menghadapi perkembangan situasi di wilayah penyelenggaraan.

    “Alhamdulillah kemarin saya bersama CdM dan Ketua Umum NOC Indonesia diundang oleh Kedutaan Besar Jepang," ucap Erick.

    "Mereka menjelaskan plan A dan plan B dari pemerintah Jepang. Saya yakin pemerintah Jepang, sama seperti pemerintah Indonesia, sangat mawas dan peduli terhadap masyarakatnya,” ujar Erick.

    Dengan waktu menuju pertandingan yang semakin dekat, Erick meminta atlet tidak terganggu oleh hal-hal di luar arena pertandingan.

    “Tinggal 10 hari lagi. Saya sampaikan kepada atlet, fokus. Jaga makan, jaga istirahat, dan yang lain serahkan kepada kami. Tugas atlet adalah fokus bertanding dan memberikan yang terbaik,” tegasnya.

    Di sisi lain, NOC Indonesia bersama Tim CdM terus memonitor perkembangan situasi di Nagoya menyusul kondisi cuaca ekstrem dan banjir yang berdampak terhadap sejumlah aktivitas masyarakat serta layanan publik di wilayah tersebut.

    CdM Tim Indonesia untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026, Todotua Pasaribu, mengatakan komunikasi dan koordinasi dengan pihak terkait di Jepang terus dilakukan untuk memastikan kebutuhan kontingen, termasuk kesiapan venue dan fasilitas latihan bagi cabang olahraga yang telah tiba di Jepang.

    “Kami terus melakukan monitoring. Memang terjadi situasi major di Nagoya akibat banjir. Hari ini otoritas pemerintah setempat mengeluarkan kebijakan untuk me-lock sementara berbagai kegiatan di Nagoya,” kata Todotua.

    Menurut Todotua, dampak situasi tersebut tidak hanya dirasakan oleh kontingen Indonesia, tetapi juga masyarakat dan seluruh pihak yang berada di wilayah Nagoya. Sejumlah aktivitas pelayanan publik turut terdampak sebagai bagian dari langkah penanganan kondisi darurat.

    “Impact-nya bukan hanya kepada kita, tetapi kepada semua yang hadir di sana. Bukan hanya venue olahraga, tetapi juga pelayanan umum seperti rumah sakit, sekolah dan kegiatan lainnya. Karena itu kami terus berkomunikasi dengan tim yang ada di sana untuk mencari solusi, termasuk tempat latihan,” tutur Todotua.

    Todotua memastikan kepentingan dan keselamatan atlet tetap menjadi perhatian utama. NOC Indonesia dan Tim CdM juga menghormati serta mendukung langkah otoritas Jepang dalam menangani situasi tersebut.

    “Ini memang situasi major dan force majeure, bukan sesuatu yang dibuat-buat. Prinsip kami adalah tetap mendukung sekaligus memonitor situasi di lapangan. Untuk keputusan teknis selanjutnya, kami akan terus berkoordinasi dengan panitia dan memberikan pandangan terbaik demi kepentingan atlet Indonesia,” ujarnya.

    Baca Juga: Dampak Erupsi Krakatau Ubah Rute Keberangkatan Kontingen Indonesia ke Asian Games 2026

    Komentar
    Additional JS