Sosial Media
Arena Update
powered by Surfing Waves
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Asian Games Berita Bulu Tangkis Bulu Tangkis ASIAN Games Featured Spesial

    Tim Bulu Tangkis China Terlantar Jelang Asian Games 2026, Akomodasi Terlambat sampai Berjam-jam - Semua Halaman - Bolasport

    5 min read

     Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

  • Home
  • Bulu Tangkis
  • Kamis, 17 September 2026 | 10:55 WIB

    Ekspresi ganda putra China, Liang Wei Keng/Wang Chang, di podium juara selama upacara penyerahan hadiah setelah final Kejuaraan Dunia 2026 di New Delhi, India, pada 23 Agustus 2026.Ekspresi ganda putra China, Liang Wei Keng/Wang Chang, di podium juara selama upacara penyerahan hadiah setelah final Kejuaraan Dunia 2026 di New Delhi, India, pada 23 Agustus 2026. (SAJJAD HUSSAIN/AFP)

    BOLASPORT.COM - Sejumlah atlet China dan negara lainnya dikabarkan terlantar terkait masalah akomodasi soal layanan bus antar-jemput yang terlambat.

    Para atlet harus menunggu sampai berjam-jam di Aichi Sky Expo, sebuah tempat yang berjarak kurang dari 2 km dari Bandara Internasional Chubu Centrair di Nagoya, Jepang.

    Kontingen China dan termasuk beberapa tim nasional dari cabang olahraga bulu tangkis, tenis meja, wushu, dayung, dan senam dikabarkan sudah tiba sejak pukul 12.15 siang waktu setempat, Rabu (16/9/2026).

    Namun, sistem di lokasi gagal menemukan informasi untuk sejumlah besar atlet, sehingga mereka tidak dapat menaiki bus antar-jemput yang telah dipesan sebelumnya.

    Dilansir BolaSport.com dari Xinhua, gangguan tersebut memengaruhi delegasi dari berbagai negara dan wilayah.

    Seorang pelatih tim dayung India mengatakan bahwa timnya mendarat pukul 10 pagi tetapi harus menunggu lebih dari empat jam untuk transportasi menuju hotel mereka.

    Menurut seorang anggota delegasi, hanya dua atlet dari 21 anggota tim senam China yang dapat ditemukan dalam sistem di lokasi, sehingga seluruh tim terlantar.

    Para atlet yang kelelahan menunggu berjam-jam di Aichi Sky Expo, tepat di luar terminal bandara. Banyak atlet China menggunakan waktu luang tersebut untuk berlatih, menggelar matras yoga untuk menjaga suhu tubuh tetap hangat.

    "Tidak ada yang memberi tahu kami waktu keberangkatan yang tepat. Bahkan staf dan sukarelawan pun tidak memiliki jawaban yang jelas," kata seorang pejabat delegasi China.

    Penantian berlanjut hingga sore hari. Tim penembak Kazakhstan menunggu lebih dari dua jam tanpa penjelasan resmi apa pun.

    Baca Juga: Panjat Tebing Asian Games 2026 - Kans Indonesia Raih Emas Disorot Media China, Desak Made dalam Teror Rival

    Seorang sukarelawan mengatakan kekacauan itu tampaknya berasal dari koordinasi yang buruk antar departemen.

    "Banyak bagian dari alur kerja yang tidak terhubung. Tim dapat mengatur transportasi pribadi jika mereka mau, tetapi mereka harus menanggung biayanya sendiri," kata relawan tersebut.

    Karena tidak ada jadwal pasti untuk bus resmi, tim bulu tangkis Tiongkok mencoba menggunakan bus bandara umum tetapi tidak mendapatkan cukup tiket untuk semua atlet. Beberapa atlet berangkat secara terpisah sementara yang lain tetap tinggal.

    Para pemain bulu tangkis yang tersisa dibantu oleh staf dari Konsulat Jenderal China di Nagoya akhirnya mendapatkan bantuan dari kendaraan sewaan yang dibantu oleh orang China yang merantau di Jepang.

    Tim bulu tangkis China secara lengkap akhirnya meninggalkan Aichi Sky Expo untuk menuju hotel mereka pada pukul 16.30 setelah menunggu selama empat jam.

    Tim bulu tangkis China yang terlantar di Aichi Sky Expo, Nagoya, Jepang, Rabu (16/9/2026).Tim bulu tangkis China yang terlantar di Aichi Sky Expo, Nagoya, Jepang, Rabu (16/9/2026). (XINHUA.COM)

    Namun, tim China dari cabor olahraga lainnya masih harus menunggu lebih lama.

    Beberapa anggota tim tenis meja, wushu, dan dayung menaiki bus resmi sekitar pukul 5 sore, sementara tim senam baru berangkat pukul 6 sore atau hampir enam jam setelah tiba.

    "Masalah di luar lapangan ini lebih sulit ditanggung daripada kompetisi itu sendiri," kata seorang atlet yang kelelahan.

    Selama keterlembatan tersebut, hanya air minum yang disediakan dan tidak ada konsumsi makanan.

    Kompetisi cabor bulu tangkis dijadwalkan akan berlangsung mulai dari kompetisi beregu pada Minggu (20/9/2026).

    Baca Juga: Panjat Tebing Asian Games 2026 - Kans Indonesia Raih Emas Disorot Media China, Desak Made dalam Teror Rival

    Komentar
    Additional JS