Sosial Media
Live Skor Bola - Flashscore
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita EPL Featured Liga Inggris Manchester City Sepak Bola Sepak Bola Internasional Spesial

    Terbukti Bikin Kontrak Palsu, Premier League Putuskan Man City Bersalah atas 115 Pelanggaran Finansial - Semua Halaman - Bolasport

    6 min read

     

    Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

  • Home
  • Inggris
  • Rabu, 30 September 2026 | 00:09 WIB

    Premier League memutuskan Man City bersalah dalam 115 kasus pelanggaran finansial.Premier League memutuskan Man City bersalah dalam 115 kasus pelanggaran finansial. (PAUL ELLIS/AFP)

    BOLASPORT.COM - Rilis resmi dikeluarkan Premier League atau kasta teratas Liga Inggris yang memutuskan Man City bersalah atas 115 kasus pelanggaran finansial.

    Keputusan ini disampaikan Premier League setelah sebuah komisi independen menyelidiki skandal finansial Man City dari 2009 hingga 2018.

    Dalam kurun waktu tersebut, komisi independen menyatakan The Citizens bersalah dalam berapa hal.

    Dilansir BolaSport.com dari laman resmi liga, Man City terbukti membuat kontrak palsu dengan sejumlah sponsor dan perjanjian palsu untuk mendongkrak pendapatannya.

    Kemudian klub asal Manchester ini terbukti melaporkan data keuangan yang tidak akurat dan menyembunyikan kondisi keuangan yang sebenarnya.

    Selain itu, The Sky Blues juga melanggar ketentuan batas pengeluaran yang ditetapkan Premier League dan juga UEFA.

    Parahnya lagi, City melakukan sejumlah pelanggaran terkait kewajiban bekerja sama saat investigasi.

    Karena pelanggaran tersebut terbukti, Man City diputuskan bersalah dan dianggap sebagai kasus terbesar dalam sejarah liga.

    "Kasus disiplin dan keputusan ini merupakan yang paling signifikan dalam sejarah," ujar Richard Masters selaku CEO Premier League, dikutip BolaSport.com dari laman resmi liga.

    Baca Juga: Rooney Ogah Man United Dapat Lungsuran Trofi dari Man City, Kenapa?

    Kini Richard Masters menyatakan masih akan menunggu keputusan komisi independen, termasuk sanksi yang akan diberikan.

    Sementara Man City akan diberikan waktu hingga Jumat (2/10/2026) waktu setempat untuk mengajukan banding.

    "Masih ada aspek-aspek kasus yang harus diputuskan, termasuk sanksi apa yang harus dijatuhkan atas pelanggaran-pelanggaran tersebut," lanjutnya.

    "Kini setelah keputusan Komisi keluar, kami berkomitmen untuk menuntaskan sisa proses ini dengan cepat demi memberikan kepastian bagi Liga, klub-klub kami, dan para penggemar," tukas Masters.

    Sementara kubu Man City langsung mengeluarkan pernyataan usai terbukti bersalah oleh komisi independen.

    Dalam rilisnya, The Citizens mengaku kecewa dan terkejut dengan pernyataan yang dikeluarkan oleh Premier League.

    Seperti rilis sebelumnya, mereka mengaku tak bersalah terhadap kasus tersebut dan akan mengajukan banding.

    "Manchester City FC merasa kecewa sekaligus terkejut dengan pendapat Komisi Premier League yang telah dipublikasikan hari ini," tulis pernyataan klub.

    "Manchester City FC akan menempuh jalur banding dengan dasar bahwa pendapat tersebut memuat kesalahan materiil yang nyata sehingga tidak dapat dipertanggungjawabkan secara hukum," lanjutnya.

    Baca Juga: Man City Terancam Hukuman Berat, Haaland Bisa Minggat

    Dalam investigasinya, komisi independen menemukan Man City melakukan skema penipuan soal finansial.

    Pasalnya, kontrak palsu dengan sponsor membuat mereka mendapat pemasukan besar untuk mengakali pendapatan.

    Mirisnya, para sponsor hanya membayar separuh dari biaya sponsor dan sisanya didanai oleh Abu Dhabi United Group Investment (ADUG) selaku pemilik klub.

    Dengan skema ini, Man City bisa belanja masif usai melaporkan pendapatan fiktif hingga 900 juta paun (Rp21,38 triliun) dalam kurun waktu tersebut.

    Komentar
    Additional JS