Sosial Media
Live Skor Bola - Flashscore
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home AFC Liga Indonesia Persib Bandung Persija Jakarta Sekjen AFC Super League

    Sekjen AFC Nilai Liga Indonesia Berkembang, Singgung Persib dan Persija - Kompas

    9 min read

     

    KOMPAS.com - Sekretaris Jenderal Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) Datuk Seri Windsor John menilai perkembangan sepak bola Indonesia pada tingkat elite melalui organisasi liga berjalan sangat baik.

    Windsor John melihat adanya peningkatan besar dalam aspek kepemimpinan dan administrasi di sepak bola Indonesia.

    Perkembangan tersebut terlihat baik di tingkat liga maupun federasi atau asosiasi.

    Baca juga: MLSC 2026-2027 Tambah 3 Kota Baru, Tangerang dan Semarang Jadi Pembuka

    Dalam pembahasannya, Windsor John turut menyebut sejumlah klub Indonesia, seperti Persib Bandung, Persija Jakarta, hingga Persebaya Surabaya.

    Hasil Final Persib Vs Persebaya 1-1: Bajul Ijo Jadi Juara Piala Presiden 2026!

    Ia menilai perkembangan pengelolaan sepak bola menjadi bagian penting dalam membangun kompetisi yang semakin baik.

    Hal tersebut disampaikan Windsor John dalam Indonesia Sport Summit (ISS) 2026 di Jakarta, Minggu (13/9/2026) pukul 13.00 WIB.

    Baca juga: Reaksi Pelatih Borneo FC atas Hasil Drawing Fase Grup AFC Challenge League 2026-2027

    Kepemimpinan dan Administrasi Terus Berkembang

    Windsor John melihat perkembangan positif dalam pengelolaan sepak bola Indonesia.

    Ia menilai peningkatan tersebut tidak hanya berkaitan dengan pertandingan di lapangan, tetapi juga kepemimpinan dan administrasi yang menjadi fondasi pengelolaan kompetisi.

    "Untuk pengembangan sepak bola tingkat elite melalui organisasi liga, liga Anda saat ini berkembang sangat baik," ujar Windsor John, dalam acara Indonesia Sport Summit (ISS) 2026 di Jakarta, Minggu (13/9/2026) pukul 13.00 WIB.

    Baca juga: Politik Bebas Aktif Era Prabowo, Bagaimana Agar Dunia Tak Salah Paham ke RI?

    Dalam pembahasannya, Windsor John menyebut sejumlah klub besar Indonesia, yakni Persib Bandung, Persija Jakarta, dan Persebaya Surabaya.

    "Klub-klub seperti Persib Bandung, Persija Jakarta, hingga Persebaya Surabaya. Kita di AFC saat ini melihat adanya peningkatan besar dalam hal kepemimpinan dan administrasi, baik di tingkat liga maupun federasi atau asosiasi," kata Windsor John.

    Mariano Peralta melakukan selebrasi dalam laga playoff AFC Champions League 2 2026-2027 Persib vs Manila Digger di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, 31 Agustus 2026.

    Lihat Foto

    Menurut dia, perkembangan liga tetap membutuhkan visi bersama yang dipahami oleh seluruh elemen dalam ekosistem sepak bola.

    Baca juga: Timnas U20 ke Piala Asia U20 2027, Progres Nyata Tim Nova Arianto

    Negara-negara yang sukses, kata Windsor John, memiliki tujuan yang jelas mengenai apa yang ingin mereka capai dalam lima hingga 10 tahun mendatang.

    "Namun yang paling penting adalah memiliki visi bersama yang disepakati oleh seluruh ekosistem sepak bola. Negara-negara yang sukses memiliki arah yang sangat jelas tentang apa yang ingin dicapai dalam lima hingga 10 tahun ke depan," lanjutnya.

    Ia menambahkan, target yang jelas perlu disertai fasilitas atau perangkat yang dibutuhkan seluruh pihak untuk mencapainya.

    Baca juga: Qatar Serang AFC Usai Ikuti UEFA dan Concacaf Tekan Gianni Infantino

    "Misalnya target untuk lolos ke turnamen besar. Ini sangat penting, dan semua pihak diberikan fasilitas (tools) yang dibutuhkan. Inilah yang kami lihat di negara-negara yang sukses," ujar Windsor John.

    Liga Kompetitif untuk Perkuat Tim Nasional

    Windsor John juga menekankan pentingnya kompetisi domestik yang kompetitif bagi perkembangan pemain.

    Menurut dia, pemain yang bermain di Indonesia harus mendapatkan pengalaman menghadapi pertandingan dengan kualitas yang baik.

    Baca juga: Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026, Kondisi Nagoya Dipantau

    Hal tersebut dinilai penting karena kualitas kompetisi domestik akan berpengaruh terhadap kemampuan pemain ketika memperkuat tim nasional.

    "Tujuannya agar terjadi pertukaran program yang baik, sehingga pada akhirnya para pemain mendapatkan jam terbang pertandingan yang kompetitif. Ketika pemain mendapatkan kompetisi lokal yang berkualitas, tim nasional juga yang akan merasakan manfaatnya," ujar Windsor John.

    Windsor John mengakui bahwa sepak bola Asia masih belum berada pada level yang sama dengan Eropa.

    Baca juga: Tiga Siswa Papua Football Academy Dipanggil TC Timnas U-16

    Karena itu, AFC terus mendorong peningkatan kualitas kompetisi, menarik sponsor dan investor, serta mendorong klub untuk berinvestasi.

    "Kami mengakui bahwa level kita belum sama dengan Eropa, tetapi kita sedang mengambil langkah besar untuk meningkatkan kualitas kompetisi, menarik sponsor, investor, serta mendorong klub untuk berinvestasi. Kami juga ingin melihat klub juara dari negara Anda tampil sangat baik di kompetisi klub AFC," kata Windsor John.

    Salah satu upaya yang dilakukan AFC adalah melalui AFC Champions League Elite. Kompetisi tersebut memberikan kesempatan kepada klub-klub Asia untuk bertanding di level tertinggi dan menghadapi tim serta klub papan atas lainnya.

    Baca juga: Jelang Persija Vs Persib, PSSI Harap Laga Lancar, Aman, dan Tanpa Kendala

    "Salah satu perubahan terbesar yang kami lakukan untuk menarik investor, pemain asing, maupun mempertahankan pemain lokal di Asia adalah dengan meluncurkan AFC Champions League Elite. Pemain-pemain terbaik berkumpul di sana," lanjutnya.

    "Ini menyediakan platform bagi pemain-pemain kelahiran Asia untuk bertanding di level tertinggi," kata dia.

    Windsor John juga mendorong klub-klub Asia menjalin kerja sama dengan klub dari Eropa maupun Amerika Selatan.

    Baca juga: Audisi Umum PB Djarum 2026 Kudus: Pentingnya Edukasi Bahaya Match Fixing Sejak Dini

    Pertukaran program tersebut diharapkan dapat meningkatkan jam terbang pemain dalam pertandingan kompetitif.

    Ia juga menyoroti keberadaan pemain Indonesia yang berkarier di luar negeri. Menurutnya, hal tersebut merupakan perkembangan yang positif, tetapi harus diimbangi dengan peningkatan kualitas kompetisi di dalam negeri.

    "Saya tahu situasi di Indonesia cukup unik, di mana Anda memiliki pemain-pemain yang bermain di luar negeri. Itu rencana yang sangat bagus," tutur Windsor John.

    Baca juga: Indonesia Sport Awards 2026, Apresiasi untuk Penggerak Olahraga Nasional

    "Di era globalisasi ini, memiliki pemain asal Indonesia yang bermain di liga-liga papan atas dunia adalah hal yang luar biasa. Namun di saat yang sama, kita tidak boleh lupa untuk memastikan para pemain yang berkompetisi di dalam negeri juga bermain di liga yang sangat kompetitif," lanjutnya.

    Windsor John juga menekankan pentingnya keberadaan pelatih berkualitas serta pemanfaatan teknologi dan data dalam pengembangan sepak bola. Data, menurut dia, dapat membantu pelatih dalam pencegahan cedera, rehabilitasi, pemulihan pemain, hingga identifikasi bakat.

    "Pengolahan data. Data sangat penting untuk mendukung kerja pelatih, tidak hanya dalam pencegahan cedera, tetapi juga proses rehabilitasi agar pemain siap bertanding kembali," ujar Windsor John.

    Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.

    Komentar
    Additional JS