Sosial Media
Live Skor Bola - Flashscore
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Barcelona Berita Carlo Ancelotti Featured Raphinha Sepak Bola Sepak Bola Internasional Spesial Timnas Australia Timnas Brazil

    Raphinha Diperas Lawan Australia, Carlo Ancelotti Bikin Pendukung Barcelona Murka - Semua Halaman - Bolasport

    5 min read


    Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

  • Home
  • Internasional
  • Sabtu, 26 September 2026 | 05:00 WIB

    Raphinha diturunkan 90 menit lawan Australia. Carlo Ancelotti bikin penggemar Barceona marah.Raphinha diturunkan 90 menit lawan Australia. Carlo Ancelotti bikin penggemar Barceona marah. (DARRIAN TRAYNOR/Getty Images via AFP)

    BOLASPORT.COM - Sejumlah penggemar Barcelona geram terhadap pelatih timnas Brasil, Carlo Ancelotti, usai menurunkan Raphinha selama 90 menit penuh saat menghadapi Timnas Australia, Jumat (25/9/2026).

    ​Keputusan Carlo Ancelotti memainkan Raphinha secara penuh pada laga persahabatan tersebut menuai kritik tajam dari para pendukung Blaugrana.

    ​Dalam pertandingan yang berakhir imbang 1-1 di Queensland Country Bank Stadium, Raphinha tampil tanpa ganti di lini serang Tim Samba.

    Winger berusia 29 tahun tersebut bahkan menjadi satu-satunya pemain depan Brasil yang tampil penuh sepanjang laga.

    Sementara itu, penyerang lainnya seperti Endrick, Vinicius Junior, dan Estevao diganti pada babak kedua.

    ​Keputusan Don Carlo yang memaksakan Raphinha tampil penuh di laga uji coba memicu amarah penggemar Barcelona.

    Pasalnya, Raphinha tengah menjalani awal musim 2026-2027 yang sangat luar biasa bersama klubnya.

    Para fans khawatir sang pemain mengalami cedera atau kelelahan akibat beban kerja yang terlalu tinggi.

    ​Performa impresif Raphinha awal musim ini terbukti dari catatan 14 gol yang ia sarangkan hanya dalam 8 pertandingan pertama.

    Baca Juga: Timnas Brasil Uji Coba Lawan India, Ancelotti: Mereka Gak Punya Kultur Sepak Bola

    Perubahan posisinya menjadi false nine menjadi faktor utama di balik kegacorannya tersebut.

    ​Kekesalan para pendukung Barcelona pun memuncak di media sosial X.

    Beberapa di antaranya bahkan menuduh Ancelotti sengaja menguras tenaga Raphinha karena statusnya sebagai mantan pelatih Real Madrid.

    Ada yang menyoroti juga bagaimana Vinicius mendapatkan rotasi sementara Raphinha diperas habis-habisan demi menguntungkan Madrid.

    Netizen lain juga menyayangkan keputusan Ancelotti yang menjadikan Raphinha satu-satunya penyerang tanpa pengganti.

    "Raphinha bermain setiap menit dan jadi kehabisan tenaga. Vini dapat pengelolaan menit bermain. Ancelotti: selalu membantu Madrid, selalu membuat Barca pusing?" ujar salah satu warganet X.

     "Ancelotti ini kelihatan banget ingin lihat Raphinha capek? Satu-satunya penyerang yang tidak diganti," tulis netizen lainnya.

    "Ancelotti membiarkan Raphinha bermain 90 menit agar cedera, demi memberi Real Madrid kesempatan mengalahkan Barcelona," twit pengguna X lainnya.

    Baca Juga: Rebutan Messi dari Carrington, Barcelona Umbar Janji Manis sementara Real Madrid Langsung Sat-set

    Dalam laga tadi, Brasil tertinggal lebih dulu.

    Mereka kebobolan gol tendangan bebas Nestory Irankunda pada menit ke-68.

    Selecao kemudian menyamakan kedudukan pada menit ke-90+4 lewat sundulan Rayan.

    Rayan memanfaatkan umpan Raphinha untuk mencatatkan namanya di papan skor.

    Komentar
    Additional JS