Petir Menyambar 2 Kali di Klubnya Kevin Diks, Gladbach Resmi Pecat Pelatih Lagi di Awal Musim - Semua Halaman - Bolasport
.com
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Minggu, 13 September 2026 | 19:37 WIB
Klubnya Kevin Diks, Borussia Moenchengladbach, resmi berpisah dengan pelatih Eugen Polanski, Minggu (13/9/2026), setelah membawa klub terjerumus di dasar klasemen Bundesliga. (INSTAGRAM @BORUSSIA)
BOLASPORT.COM - Bak tersambar petir dua kali di tempat yang sama, Borussia Moenchengladbach kembali mengganti pelatih saat Bundesliga baru menginjak pekan ketiga.
Minggu (13/9/2026), Die Fohlen merilis pengumuman bahwa pihak mereka telah berpisah jalan dengan Eugen Polanski.
Juru taktik asal Polandia tersebut kehilangan jabatan hanya sehari pasca-kekalahan telak di markas Freiburg.
Pada lanjutan pekan ketiga Bundesliga 2026-2027, Moenchengladbach digasak Freiburg 0-5 di Stadion Euro-Park.
Hasil itu melengkapi start kelam mereka sekaligus justifikasi krisis akut permulaan musim ini. Kevin Diks cs melalui tiga pertandingan pertama dengan kekalahan beruntun.
Sebelum dicukur Freiburg, mereka dilibas RB Leipzig (0-3) dan dipermalukan tim debutan Bundesliga 1, SV Elversberg (3-4). Dasar klasemen pun jadi habitat saat ini.
Kekalahan dari Elversberg menyesakkan karena Gladbach sudah unggul 3-1 hingga menjadi korban comeback pada setengah jam terakhir.
Sampai tibalah pembantaian di markas Freiburg yang menyudahi kebersamaan klub dengan Polanski selama 363 hari. Ya, nyaris setahun genap masa baktinya di Borussia-Park.
"Eugen Polanski tidak lagi menjabat sebagai pelatih kepala Borussia Moenchengladbach," tulis pernyataan di laman resmi Gladbach.
"Asisten pelatihnya, Tobias Trulsen, juga telah diberhentikan dari jabatannya."
"Sampai pelatih baru ditunjuk, Jan-Moritz Lichte akan memimpin tim untuk sementara. Ia akan dibantu oleh Markus Gellhaus dan staf kepelatihan lainnya."
Baca Juga: Kevin Diks cs Kena Bantai 0-5 dan Meluncur ke Dasar, Pelatih Gladbach di Ujung Tanduk
Direktur Olahraga Gladbach, Rouven Schroeder, mengatakan keputusan pecah kongsi dengan Polanski adalah bagian dari misi perubahan yang perlu dilakukan tim.
"Meskipun menjalani pramusim yang baik dan menunjukkan beberapa tanda-tanda yang menggembirakan, tim belum mampu meraih hasil yang kami harapkan di Bundesliga," ucap Schroeder.
"Penampilan tim belakangan ini pada akhirnya membawa kami pada kesimpulan bahwa perubahan diperlukan dan oleh karena itu, kami telah memberhentikan Eugen dari jabatannya dengan segera."
"Eugen adalah bagian tak terpisahkan dari Die Fohlen. Kami ingin mengucapkan terima kasih kepadanya dan Tobias atas segala yang telah mereka lakukan untuk klub."
Bek timnas Indonesia, Kevin Diks (tengah), saat membela Borussia Moenchengladbach hadapi Dortmund di Borussia-Park pada lanjutan Bundesliga (3/5/2026). (INA FASSBENDER/AFP)
Dejavu
Rheinische Post melaporkan sang pelatih mengumumkan pengunduran dirinya kepada tim dan Schroeder sebelum meninggalkan markas latihan tim pada Minggu pukul 10.20 waktu setempat.
Akan tetapi, media lain semodel Sky Deutschland tegas mencantumkan status Polanski dipecat.
Schroeder sendiri menggunakan kata 'memberhentikan' atau 'membebastugaskan' dalam konfirmasi resminya.
"Borussia Monchengladbach selalu menjadi klub saya dan akan selalu begitu," kata Polanski, pria 40 tahun yang memulai karier pesepak bola dan kepelatihan di Gladbach.
"Itulah mengapa sangat menyakitkan melihat semuanya berakhir seperti ini."
"Kami memiliki rencana besar, tetapi tidak mampu mewujudkannya. Saya minta maaf. Saya sangat berharap Borussia dapat segera membalikkan keadaan."
"Saya mendoakan yang terbaik bagi klub, tim, dan semua suporter yang luar biasa. Terima kasih atas segala hal yang telah kita lalui bersama," ucapnya.
Situasi krisis di klubnya Kevin Diks ibarat dejavu. Tahun lalu, 15 September 2025, Moenchengladbach melakukan revolusi di kursi kepelatihan pada awal musim.
Juga baru sampai pekan ketiga, Gerardo Seoane didepak setelah membawa Die Fohlen meraih satu angka saja. Posisinya digantikan Polanski dari status interim sampai permanen.
Polanski berhasil memenuhi target utama sintas dari degradasi, tapi ketakutan jatuh di lubang yang sama kembali menghantui mereka awal musim ini.
Setelah mendepak dua pelatih dalam start dua musim terakhir, kursi panas Moenchengladbach kini mencari pemilik baru.
Sementara Lichte selaku caretaker akan menukangi Kevin Diks cs saat menghadapi Mainz pekan depan, sosok nakhoda permanen segera ditentukan dalam waktu dekat.
Media-media Jerman memunculkan sejumlah nama kandidat, mulai dari Ole Werner (terakhir melatih RB Leipzig), Ralph Hasenhuettl (Wolfsburg), Horst Steffen (Bremen), Christian Eichner (Karlsruher), Dietmar Kuehbauer (kini di LASK), hingga dua legenda top Belanda, Robin van Persie (eks Feyenoord) dan Ruud van Nistelrooy (asisten tim nasional).