Petenis Indonesia Lolos ke Semifinal Seri 4 ITF Men's World Tennis Championship 2026 - Semua Halaman - Bolasport
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Kamis, 3 September 2026 | 20:15 WIB
Dua petenis Indonesia Rafalentino Ali Da Costa/Ethan David Zapp (Istimewa)
BOLASPORT.COM - Petenis Indonesia kembali menunjukkan performa impresif pada seri keempat ITF Men's World Tennis Championship 2026.
Nathan Barki berhasil melaju ke perempat final nomor tunggal putra, sementara pasangan Rafalentino Ali Da Costa/Ethan David Zapp menembus semifinal nomor ganda putra.
Keduanya menjadi harapan tuan rumah untuk melangkah lebih jauh pada turnamen yang berlangsung di Bali Beach Country Club, Nusa Dua, Bali.
Nathan Barki menjadi wakil Indonesia pertama yang memastikan tiket ke babak perempat final.
Petenis berusia 21 tahun itu meraih kemenangan atas rekan senegaranya, Anthony Susanto, yang terpaksa mengundurkan diri akibat cedera.
Bertanding di Lapangan D, Kamis (3/9/2026), duel dua wakil Indonesia tersebut berlangsung ketat sejak awal.
Kejar-mengejar poin terjadi hingga kedudukan 5-5 pada set pertama.
Nathan kemudian berhasil memanfaatkan momentum pada game ke-11.
Setelah melalui tiga kali deuce, ia sukses mematahkan servis Anthony untuk berbalik unggul dan menutup set pertama dengan skor 7-5 dalam waktu 48 menit.
Menjelang dimulainya set kedua, Anthony sempat mendapatkan perawatan medis setelah merasakan sakit pada lengan kanannya.
Baca Juga: Jadwal Lengkap Pekan Pertama Super League 2026 - Langsung Ada Dua Big Match!
Petenis berusia 29 tahun itu akhirnya memutuskan tidak melanjutkan pertandingan sehingga Nathan berhak melaju ke perempat final.
Seusai pertandingan, Nathan mengaku prihatin dengan kondisi Anthony dan berharap rekannya tersebut segera pulih.
Ia juga mengakui belum sepenuhnya puas dengan cara kemenangan tersebut didapat.
Namun, Nathan bertekad mempertahankan performanya dan tetap fokus menghadapi pertandingan berikutnya.
Langkah Nathan di nomor tunggal tidak diikuti Rafalentino Ali Da Costa.
Petenis berusia 16 tahun itu harus mengakui keunggulan unggulan keempat asal India, Karan Singh.
Karan, yang sehari sebelumnya menyingkirkan wakil tuan rumah Gunawan Trismuwantara, kembali tampil solid.
Ia mampu mengatasi perlawanan Rafalentino dan menang dua set langsung 6-3, 6-2 dalam waktu 1 jam 16 menit untuk melaju ke perempat final.
Namun, kegagalan tersebut langsung ditebus Rafalentino ketika kembali tampil di nomor ganda putra bersama Ethan David Zapp.
Baca Juga: Wasit Liga Champions Asia Bakal Pimpin Laga di Super League, Persija Vs Persib?
Menghadapi unggulan pertama asal Selandia Baru, Isaac Becroft/Reece Falck, pasangan belia Indonesia tampil tanpa beban.
Dengan motivasi tinggi, Rafalentino dan Ethan justru mampu bermain agresif dan konsisten sepanjang pertandingan.
Hasilnya mengejutkan. Mereka berhasil menumbangkan unggulan pertama tersebut dengan skor 7-5, 6-4 dalam waktu 1 jam 14 menit sekaligus memastikan tiket ke semifinal.
Kemenangan ini menjadi pencapaian terbaik Rafalentino/Ethan selama berpasangan.
Keduanya mengaku sangat gembira sekaligus tidak menyangka mampu mengalahkan pasangan unggulan pertama.
Untuk pertandingan semifinal, mereka memilih tidak memberikan tekanan berlebihan kepada diri sendiri.
Rafalentino yang baru berusia 16 tahun dan Ethan yang berusia 17 tahun ingin kembali bermain lepas seperti saat menghadapi Becroft/Falck.
Pada babak semifinal, Rafalentino/Ethan kembali menghadapi tantangan berat.
Mereka akan berhadapan dengan unggulan keempat, Sebastian Grundtvic Jorgensen/Ryotaro Taguchi.
Pasangan tersebut melaju ke semifinal setelah mengalahkan wakil Swedia, Leo Borg/Eric Ahren, melalui pertandingan sengit dengan skor 6-4, 3-6, dan 10-5 pada super tie-break.
Rafalentino/Ethan kini menjadi salah satu harapan Indonesia untuk kembali menghadirkan kejutan sekaligus melangkah ke partai final turnamen tersebut.