Sosial Media
Live Skor Bola - Flashscore
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Featured Jose Mourinho Real Madrid Sepak Bola Sepak Bola Internasional Spesial

    Pesan Mourinho untuk Pemain Real Madrid: Jangan Khianati Saya - Semua Halaman - Bolasport

    3 min read


    Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

  • Home
  • Spanyol
  • Sabtu, 26 September 2026 | 08:00 WIB

    Jose Mourinho punya pesan untuk para pemain Real Madrid, yakni jangan mengkhianati dirinya.Jose Mourinho punya pesan untuk para pemain Real Madrid, yakni jangan mengkhianati dirinya. (THOMAS COEX/AFP)

    BOLASPORT.COM - Jose Mourinho punya pesan untuk para pemain Real Madrid, yakni jangan mengkhianati dirinya.

    Bak cinta lama bersemi kembali, Jose Mourinho balik ke pelukan Real Madrid.

    Musim panas 2026 menjadi momen reuni kedua belah pihak setelah 13 tahun berpisah.

    Tujuan utama Mourinho pulang ke ibukota Spanyol adalah untuk membangun ulang Real Madrid.

    Seperti diketahui bahwa Los Blancos tanpa trofi mayor dalam dua musim terakhir.

    Bagi tim sebesar Madrid, melewati musim tanpa gelar juara merupakan sebuah aib besar.

    Untuk mengembalikan kejayaan Madrid, Mourinho tidak hanya membenahi gaya permainan, melainkan juga membangun koneksi dengan pemain.

    Baca Juga: Mourinho Ungkap Proses Balikan dengan Real Madrid, Ternyata The Special One Dapat 1 Misi Khusus

    Pria asal Portugal itu mengaku siap membantu anak-anak asuhnya, asalkan tidak ada pengkhianatan.

    "Saya berkata kepada mereka, 'Jangan mengkhianati saya', " tutur Mourinho seperti dikutip BolaSport.com dari AS.

    "Saat saya bilang, 'Jangan mengkhianati saya', tentu saja yang saya maksud adalah sepak bola."

    "Jangan mengkhianati saya, dan saya akan selalu ada untuk kalian. Apa pun yang terjadi," ucap dia.

    Mourinho sendiri dikabarkan pernah mengalami penghianatan saat melatih Roma.

    Usai dipecat oleh tim ibukota Italia pada Maret 2024, dia meninggalkan cincin di loker Lorenzo Pellegrini selaku kapten tim.

    Benda tersebut didapatkan Mourinho dari skuad Roma selepas menjuarai Conference League 2021-2022.

    Baca Juga: Vinicius Dihujani Kritik di Real Madrid, Ancelotti Yakin sang Winger bakal Membaik bersama Brasil

    Tindakan The Special One merupakan bentuk kekecewaannya karena merasa dikhianati.

    Terlepas dari kisah sedih di Roma, Mourinho punya kenangan manis saat menjalani periode pertama bersama Madrid (2010 hingga 2013).

    Selama tiga tahun, Mourinho memberikan tiga trofi.

    Sang nakhoda berhasil mengubah El Real menjadi mesin penghancur.

    Bersama Mourinho, Madrid memecahkan rekor poin (100) dan gol (121) dalam satu musim LaLiga pada 2011-2012.

    Komentar
    Additional JS