Penyakit Misterius Bikin Balapan MotoGP Indonesia Tak Akan Diikuti Salah Satu Juara Dunia - Semua Halaman - Bolasport
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Rabu, 23 September 2026 | 12:38 WIB
Suasana start pada Sprint MotoGP Indonesia 2025 di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat, Sabtu, 4 September 2025 (MOTOGP.COM)
BOLASPORT.COM - Gelaran MotoGP Indonesia dipastikan tidak akan diikuti 22 pembalap reguler di kelas utama. Salah satu pembalap yang musim lalu tampil kompetitif harus absen karena masalah kebugaran.
Indonesia akan kembali menyambut perhelatan MotoGP yang akan diselenggarakan pada 9-11 Oktober 2026 di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat.
Sejak kembali ke kalender kejuaraan grand prix pada 2022, balapan MotoGP Indonesia selalu berhasil menyuguhkan persaingan yang sulit ditebak.
Salah satunya adalah musim lalu ketika pabrikan Honda yang sedang mengalami krisis justru dua kali mendapatkan posisi lima besar.
Joan Mir melakukannya lebih dulu dalam balapan sprint. Ketika dia apes keesokan harinya, Luca Marini selaku rekan setim merengkuh posisi finis yang sama dalam balapan utama.
Bagi Mir, upaya untuk kembali menunjukkan perlawanan kuat di Mandalika tahun ini harus dikubur dalam-dalam.
Pembalap dengan gelar juara dunia Moto3 (2017) dan MotoGP (2020) ini harus mundur dari akhir pekan MotoGP Indonesia dan MotoGP Jepang.
Kabar pengunduran diri itu disampaikan oleh Direktur Medis MotoGP, Dr. Angel Charte, melalui siaran pers dari Tim Honda HRC Castrol.
"Joan Mir telah mengalami berbagai gejala yang memengaruhi energi dan performanya selama beberapa bulan dengan tingkat keparahan yang makin serius belakangan ini," ucap Charte.
"Penyebabnya masih belum dipastikan hingga saat ini."
Penurunan kondisi kesehatan Mir mendapatkan sorotan ketika dia memutuskan untuk mundur di tengah balapan MotoGP San Marino pada 13 September lalu.
Pada Sabtu setelah balapan sprint, pembalap asal Mallorca itu mengeluh "baterai saya sangat sangat tersisa sedikit."
Penampilan Mir pada hari Minggu akhirnya hanya berlangsung lima lap.
Pembalap Honda HRC Castrol, Luca Marini dan Joan Mir memainkan alat musik gamelan dalam kunjungan ke Nusa Dua, Bali, 2 Maret 2026. (ARDHIANTO WAHYU/BOLASPORT.COM)
"Sama seperti kemarin, saya tidak punya energi atau tenaga saat berkendara," ucap Mir setelah balapan utama.
"Saya mencoba untuk melaju sendirian tetapi tidak ada hasil apapun yang bisa diraih dan rasanya tetap bertahan di lintasan hanya akan memperburuk situasinya."
Hilangnya tenaga secara tiba-tiba bukan kasus pertama di MotoGP.
Legenda balap, Casey Stoner, mengalami sindrom kelelahan akut yang masih berlangsung sampai setelah ia pensiun.
Kemudian ada Jonas Folger yang pensiun akibat sindrom Gilbert, tepat setelah musim debutnya di MotoGP yang diwarnai podium.
Mir sendiri telah menepi sejak seri MotoGP Austria akhir pekan lalu.
Menurut Dr. Angel Charte, rider berusia 29 tahun itu telah menjalani serangkaian pemeriksaan di Rumah Sakit Universitas Dexeus di Barcelona, Spanyol.
"Karena gejala-gejala tersebut terus berlanjut dan makin parah, Mir telah menjalani serangkaian tes di Rumah Sakit Universitas Dexeus dengan tujuan mendapatkan diagnosis yang pasti."
"Karena gejala-gejala yang muncul, saran medis yang diberikan ialah agar dia beristirahat total dan menjalani berbagai perawatan selama 15 hari ke depan."
"Oleh karena itu, saya telah menyarankan dia agar tidak berpartisipasi dalam Grand Prix di Jepang dan Indonesia. Kondisinya akan terus dipantau secara ketat oleh tim saya," tukasnya.