Pelatih Bangladesh Terpukau Fasilitas Sepak Bola Indonesia: Rasanya Ingin Tidur di Lapangan - Semua Halaman - Bolasport
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Rabu, 30 September 2026 | 21:15 WIB
Pelatih Timnas Bangladesh, Thomas Dooley, sedang memberikan keterangan kepada awak media di Media Center Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Kamis (24/9/2026). (MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM)
BOLASPORT.COM - Pelatih Bangladesh, Thomas Dooley, terkesan dengan fasilitas sepak bola yang dimiliki Indonesia.
Ia bahkan mengaku ingin berlama-lama menikmati suasana stadion dan lapangan yang digunakan untuk pertandingan.
Thomas Dooley memberikan pujian terhadap kualitas lapangan dan stadion di Indonesia.
Menurutnya, fasilitas tersebut menjadi sesuatu yang belum dimiliki Bangladesh.
Thomas Dooley terkesima dengan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta Pusat.
SUGBK merupakan salah satu Venue FIFA ASEAN Cup 2026.
Selain itu, Indonesia mempunyai fasilitas Lapangan ABC untuk venue latihan.
Baca Juga: MotoGP Jepang 2026 - Dua Seri Beruntun Terpuruk, Pembalap Tim Rossi Kejar Kebangkitan di Motegi
“Tidak, ini luar biasa."
"Maksud saya, rasanya sungguh menakjubkan bermain di lapangan kecil ini."
"Anda tahu, rasanya ingin tidur di lapangan ini,” kata Thomas Dooley.
Bukan hanya lapangan, Dooley juga terkesan dengan kemegahan stadion yang menjadi tempat pertandingan.
Ia menilai Indonesia memiliki fasilitas sepak bola yang sangat baik dan bisa menjadi salah satu modal penting dalam mengembangkan olahraga tersebut.
“Stadionnya juga luar biasa."
"Itu adalah sesuatu yang tidak kami miliki di Bangladesh dan kami perlu mengembangkan sesuatu seperti ini,” ujarnya.
Meski demikian, Dooley menyadari Bangladesh juga memiliki modal besar dalam hal dukungan terhadap sepak bola.
Baca Juga: Absen Lawan Bangladesh, Thom Haye Tetap Latihan bersama 22 Pemain Timnas Indonesia
Menurutnya, Bangladesh mempunyai basis penggemar yang sangat besar.
“Kami juga harus menyadari bahwa kami adalah negara dengan basis penggemar yang sangat besar."
"Kami memiliki jutaan penggemar,” tutur Dooley.
Namun, ia menilai ada perbedaan mendasar antara Indonesia dan Bangladesh dalam hal jumlah pemain sepak bola.
“Kami mungkin hanya memiliki, saya tidak tahu berapa banyak pemain di negara ini."
"Dan itulah perbedaan antara Indonesia dengan Bangladesh,” katanya.
Menurut Dooley, Indonesia memiliki basis pemain yang jauh lebih besar.
Bahkan, sejumlah pemain Indonesia kini mampu berkarier di kompetisi Eropa seperti Jerman, Belanda, dan Italia.
“Indonesia memiliki jutaan pemain, dan kini bahkan pemain internasional seperti di Jerman, Belanda, Italia, yang tidak kami miliki."
"Dan itulah yang membuatnya menjadi sulit,” ujar Dooley.
Pelatih asal Amerika Serikat itu berharap negaranya secara bertahap bisa membangun ekosistem sepak bola seperti yang dimiliki Indonesia.
“Ini adalah sesuatu yang perlahan tapi pasti, semoga kita bisa mewujudkannya di Bangladesh."
"Karena ini adalah hal yang diperlukan untuk menjadi negara sepak bola dengan pertandingan yang hebat, liga yang hebat, dan pendukung yang hebat,” pungkasnya.