Sosial Media
Arena Update
powered by Surfing Waves
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Asian Games Berita Desak Made Rita Kusuma Dewi Featured Panjat Tebing Spesial

    Panjat Tebing Asian Games 2026 - Kans Indonesia Raih Emas Disorot Media China, Desak Made dalam Teror Rival - Semua Halaman - Bolasport

    5 min read


    Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

  • Home
  • Ragam
  • Kamis, 17 September 2026 | 09:40 WIB

    Indonesia memenangi dua medali pada perlombaan panjat tebing nomor speed putri Asian Games 2022 di Shaoxing, China, 3 Oktober 2023.  Atlet panjang tebing Indonesia, Desak Made Rita Kusuma Dewi (tengah) merebut emas sedangkan Rajiah Salsabillah (kanan) merebut perunggu, dan Deng Li Juan (China) peraih medali perak.Indonesia memenangi dua medali pada perlombaan panjat tebing nomor speed putri Asian Games 2022 di Shaoxing, China, 3 Oktober 2023. Atlet panjang tebing Indonesia, Desak Made Rita Kusuma Dewi (tengah) merebut emas sedangkan Rajiah Salsabillah (kanan) merebut perunggu, dan Deng Li Juan (China) peraih medali perak. (M RIFQY PRIADIANSYAH/NOC INDONESIA)

    BOLASPORT.COM - Indonesia berstatus sebagai juara bertahan dalam perlombaan nomor speed tunggal putri pada cabang olahraga panjat tebing di Asian Games 2026.

    Desak Made Rita Kusuma Dewi berhasil memenangkan medali emas pada kategori tersebut dalam edisi terakhir Asian Games 2022 yang digelar tahun 2023 di Hangzhou, China.

    Tahun ini, Desak Made akan kembali berlaga dengan memegang status juara bertahan pada pesta olahraga Asia empat tahunan itu.

    Desak Made dan atlet asal Blora, Jawa Tengah yakni Berthdigna Devi Surya Kusuma menjadi dua perwakilan Indonesia yang akan berlaga di nomor speed putri Asian Games 2026.

    Cabang olahraga panjat tebing baru akan dilangsungkan pada 29 September di Nagoya International Exhibition Hall Exhibition, Aichi, Jepang.

    Asa mempertahankan medali emas bagi atlet asal Pulau Dewata Bali itu tampaknya akan mendapatkan tantangan dari rival terberatnya asal China, Deng Lijuan.

    Deng Lijuan merupakan peraih medali perak pada Asian Games 2022 setelah dikalahkan Desak Made dalam laga final.

    Atlet China itu datang dengan kepercayaan diri yang baik menatap Asian Games 2026.

    Pasalnya, Deng berhasil memenangkan medali emas dalam World Climbing Series yang digelar di Guiyang, China pada 11-13 September.

    Dengan mencatatkan waktu 6,14 detik di babak final yang menjadi sebuah rekor pribadi baru sekaligus gelar juara pertamanya dalam lebih dari dua tahun.

    Baca Juga: Harapan dari Disiplin Baru, 3 Medali Jadi Target Timnas Panjat Tebing Indonesia di Asian Games 2026

    Bagi Deng, medali emas tersebut berarti lebih dari sekadar kemenangan. Hal itu menandai kembalinya performa terbaiknya setelah masa sulit yang dipengaruhi oleh cedera dan penyesuaian teknis.

    “Kamu tidak boleh menyerah begitu saja,” kata Deng Lijuan setelah perlombaan, dilansir BolaSport.com dari China Daily. 

    Indonesia disebut menjadi salah satu negara yang memiliki peluang untuk memenangkan medali emas.

    "Beberapa tim terkemuka Asia, termasuk Tiongkok, Indonesia, Jepang, dan Korea Selatan, mengirimkan atlet-atlet andalan mereka ke Guiyang untuk menguji kesiapan mereka menjelang ajang bergengsi tingkat benua tersebut," tulis China Daily.

    Deng Lijuan mendapatkan pelatihan yang keras dari pelatihnya untuk merebut emas Asian Games 2026 dan mimpinya meraih emas pada Olimpiade Los Angeles 2028.

    “Ada masa ketika saya enggan berlatih. Saya tidak mengerti mengapa performa saya tiba-tiba menurun setelah saya akhirnya merasa bahwa performa itu mulai kembali,” kata Deng.

    Pelatih utamanya, Zhang Ning, berulang kali mengatakan kepadanya, “Kamu adalah Deng Lijuan! Kamu tidak boleh menyerah!”

    Menjelang persaingan ketat di Asian Games mendatang, Deng memiliki tanggapan sederhana, “Hadapi tantangan itu,” kata Deng Lijuan.

    Indonesia sendiri menargetkan minimal dua medali emas dan maksimal tiga medali emas pada Asian Games 2026.

    Sekretaris Umum PP FPTI (Federasi Panjat Tebing Indonesia), Wahyu Pristiawan Buntoro, menyebut target berdasarkan persiapan dan hasil uji coba terakhir.

    Menurutnya, Veddriq Leonardo dan Desak Made Rita menjadi andalan Indonesia pada nomor speed.

    “Secara teknis kita akan meraihnya di nomor speed putra-putri, dilihat dari sisi persiapan dan kemampuan,” kata Wahyu dilansir BolaSport.com dari RRI.

    Berdasarkan perhitungan FPTI, peluang emas terbuka pada nomor speed putra-putri dan lead putra.

    “Jika peluang tersebut dimaksimalkan, Indonesia berpotensi meraih tiga medali emas dari panjat tebing,” kata Wahyu.

    Nomor Lead Indonesia akan diperkuat Putra Tri Ramadani yang tahun ini telah memenangkan medali emas pada World Climbing Series di Prague, Republik Ceska.

    Baca Juga: Panjat Tebing Indonesia Siap Tempur, 2 Emas Asian Games 2026 Jadi Target Veddriq Leonardo dkk

    Komentar
    Additional JS