Panen Kritik di ASEAN Championship 2026, Nadeo Argawinata Catatkan Cleansheet saat Debut untuk Persija - Bolasport
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Selasa, 8 September 2026 | 20:00 WIB
Kiper Timnas Indonesia, Nadeo Argawinata, sedang menyanyikan lagu kebangsaan jelang bertanding di Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat, Senin (3/8/2026). (MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM)
BOLASPORT.COM - Nadeo Argawinata membangun kembali performanya bersama Persija Jakarta setelah panen kritik saat ASEAN Championship 2026.
Kiper Timnas Indonesia, Nadeo Argawinata, kini kembali ke level klub bersama Persija Jakarta.
Nadeo bergabung Persija setelah membawa Borneo FC meraih titel runner-up Super League 2026/27.
Selain itu, sosok 29 tahun itu juga pernah membawa Pesut Etam menjuarai Liga 1 babak reguler 2023/24.
Di Timnas Indonesia, Nadeo sempat menjabat kiper nomor satu pada awal era Shin Tae-yong.
Ia turun pangkat menjadi kiper cadangan seturut mengorbitnya Ernando Ari dan bergabungnya kiper naturalisasi.
Nadeo baru menjadi kiper utama lagi pada era John Herdman di ajang ASEAN Championship 2026.
Di ajang yang digelar di luar kalender FIFA itu, Herdman mempercayai Nadeo lantaran tak bisa memanggil Emil Audero dan Maarten Paes.
Namun bisa dikatakan Nadeo gagal menjawab kepercayaan Herdman sekaligus mengecewakan ekspektasi suporter.
Baca Juga: RESMI - Eks Kapten Persis Solo Lanjutkan Karier ke Malaysia
Di turnamen tersebut, Nadeo tampil dua kali saat melawan Kamboja (menang 5-1) dan Vietnam (kalah 0-3).
Penampilannya dikritik lantaran performa medioker saat kalah 0-3 dari Vietnam di Stadion Pakansari, Bogor (3/8/2026).
Pada laga itu, Nadeo bersalah pada gol pertama yang dicetak Nguyen Van Vi saat menjatuhkan diri ke tiang jauh padahal bola ditembak ke tiang dekat.
Gol kedua yang dicetak Nguyen Hai Long pun kembali memperlihatkan kelemahan Nadeo dalam mengantisipasi bola bawah tiang dekat.
Akibat performa itu, pelatih John Herdman memilih menurunkan Cahya Supriadi pada laga penentuan melawan Singapura, yang sayangnya juga blunder sehingga hasil akhir 1-1.
Buruknya performa kiper mempengaruhi kegagalan Indonesia finis dua teratas Grup A dan tersingkir di fase grup.
Saat kembali ke Persija, Nadeo sedari awal didapuk sebagai kiper utama untuk mengarungi Super League 2026/27.
Ia mengamankan cleansheet dalam kemenangan 0-1 di markas Borneo FC pada pekan pertama, Sabtu (5/9/2026).
Dilansir dari laman I.League, ia melakukan sembilan penyelamatan, 18 umpan sukses, satu cross claimed, dengan akurasi umpan 78 persen.
"Bagi saya, pertandingan tidak hanya berhenti di sini," ujar Nadeo di laman I.League.
"Kami masih ada pertandingan-pertandingan penting ke depannya, yaitu melawan Persib maupun lawan yang lain," jelasnya.