Sosial Media
Live Skor Bola - Flashscore
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Featured Manchester United Michael Carrick Sepak Bola Sepak Bola Internasional Spesial

    MU Kembali Gagal, Carrick Hadapi Tekanan Baru - Times Indonesia

    3 min read

     

    A-AA+

    JAKARTA – Michael Carrick tidak menghindari kritik setelah Manchester United mengalami malam buruk di Old Trafford. Pelatih Setan Merah itu mengaku memahami kekecewaan para pendukung setelah timnya tersingkir dari Carabao Cup akibat kekalahan 2-3 dari Brighton & Hove Albion, Kamis dini hari.

    United sebenarnya memulai pertandingan dengan menjanjikan. Gol perdana Shea Lacey untuk tim senior membuka keunggulan tuan rumah, sebelum Mason Mount menggandakan skor hanya dua menit kemudian.

    Namun, keunggulan tersebut tidak mampu dipertahankan. Brighton bangkit melalui gol Charalampos Kostoulas sebelum turun minum, lalu membalikkan keadaan lewat Pascal Gross dan Maxim De Cuyper pada babak kedua.

    Kekalahan itu membuat Manchester United kembali gagal melangkah jauh di Carabao Cup atau Piala Liga. Untuk musim kedua secara beruntun, perjalanan mereka di kompetisi tersebut harus berhenti lebih awal.

    Carrick: Kritik Menjadi Tanggung Jawab Saya

    Usai pertandingan, Carrick menyatakan memahami reaksi negatif dari suporter yang kecewa melihat tim kehilangan kendali setelah unggul dua gol.

    "Saya benar-benar memahami perasaan para pendukung. Saya menerimanya," kata Carrick.

    Pelatih asal Inggris itu menegaskan hasil dan performa tim merupakan tanggung jawabnya sebagai pelatih.

    "Pada akhirnya, ini ada pada saya. Sebagai sebuah tim, seperti apa kami bermain, hasil apa yang kami dapatkan. Ketika mendapat pujian, saya menerimanya. Begitu juga dengan kritik," ujarnya.

    Menurut Carrick, Manchester United harus menunjukkan respons lebih baik ketika berada dalam situasi menguntungkan. Keunggulan dua gol seharusnya menjadi modal untuk mengontrol pertandingan, bukan membuka ruang bagi lawan melakukan kebangkitan.

    Gol Perdana Lacey Terkubur Hasil Buruk United

    Carrick juga menyoroti momen istimewa Shea Lacey yang mencetak gol pertamanya untuk tim utama Manchester United.

    Bagi pemain muda tersebut, gol itu seharusnya menjadi momen yang dirayakan. Namun, kegembiraan itu berubah menjadi kekecewaan karena hasil akhir pertandingan.

    "Untuk Shea dan semua orang yang mengikuti perjalanannya di akademi, itu seharusnya menjadi momen yang bisa dia nikmati. Tetapi pertandingan berubah arah dan kami membiarkan laga lepas dari kendali," kata Carrick.

    MU Diminta Segera Bangkit

    Kekalahan dari Brighton datang dalam periode sulit bagi Manchester United. Sebelumnya, mereka juga mengalami hasil mengecewakan dalam laga melawan Manchester City.

    Carrick menyebut beberapa kejadian kecil dalam pertandingan sebelumnya telah terakumulasi menjadi masalah yang lebih besar bagi tim.

    "Kami harus jujur. Kami tidak seharusnya mengakhiri pertandingan seperti itu setelah berada dalam posisi yang bagus," ujarnya.

    Meski kecewa, Carrick meminta timnya segera mengalihkan fokus. Manchester United dijadwalkan menghadapi Fulham pada laga berikutnya dan harus kembali mencari kemenangan.

    "Kami harus kembali memenangkan pertandingan. Saat ini memang tidak terasa menyenangkan, tetapi kami bisa kembali mendapatkan hasil positif. Kami harus melakukan banyak hal dengan lebih baik," tutur Carrick.

    Bagi Manchester United, laga berikutnya menjadi kesempatan untuk membuktikan bahwa kekalahan dari Brighton hanya menjadi titik evaluasi, bukan awal dari periode panjang tanpa kemenangan. (*)

    Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
    Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
    Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

    Komentar
    Additional JS