Sosial Media
Arena Update
powered by Surfing Waves
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Asian Games Berita Featured Spesial

    Misi Indonesia Diguncang, China Target 7 Medali Emas di Asian Games 2026 meski Skuad Ganda Putra Berubah - Semua Halaman - Bolasport

    4 min read


    Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

  • Home
  • Bulu Tangkis
  • Selasa, 15 September 2026 | 22:45 WIB

    Ekspresi ganda putra China, Liang Wei Keng/Wang Chang, di podium juara selama upacara penyerahan hadiah setelah final Kejuaraan Dunia 2026 di New Delhi, India, pada 23 Agustus 2026.Ekspresi ganda putra China, Liang Wei Keng/Wang Chang, di podium juara selama upacara penyerahan hadiah setelah final Kejuaraan Dunia 2026 di New Delhi, India, pada 23 Agustus 2026. (SAJJAD HUSSAIN/AFP)

    BOLASPORT.COM - Tim bulu tangkis China menargetkan tujuh medali emas pada Asian Games 2026 meski mengalami perubahan mendadak di sektor ganda putra.

    Tak tanggung-tanggung, misi China mengincar tujuh medali emas di cabor bulu tangkis Asian Games 2026 artinya sama saja ingin menyapu bersih semua nomor.

    Kategori nomor bulu tangkis yang dipertandingkan ada tujuh.

    Dua dari nomor beregu putra dan putri, kemudian lima nomor dari perorangan dengan sektor tunggal putra sampai ganda campuran.

    Target besar tersebut diusung di menit-menit terakhir pergantian pemain mereka.

    Salah satu pemain ganda putra China, Chen Bo Yang, terpaksa dibatalkan ikut serta karena sakit.

    China bergerak cepat dengan langsung menyodorkan nama He Ji Ting, pemain lebih senior berusia 31 tahun, sebagai penggantinya.

    Chen dan He akan memulai partnership dadakan baik di nomor beregu maupun individual.

    Pada hari Senin (14/9/2026) kemarin, Asosiasi Bulu Tangkis China mengungkapkan bahwa Chen menderita sakit mendadak.

    Baca Juga: Asian Games 2026 - Sakit Mendadak, Pemain Ganda Putra China Mundur dari Skuad

    Setelah konsultasi antara dokter tim nasional dan spesialis dari beberapa rumah sakit, para ahli medis mengkonfirmasi bahwa kondisinya akan mencegahnya untuk berkompetisi. 

    "Untuk melindungi kesehatan atlet dan mempersiapkan mereka sepenuhnya untuk Olimpiade, tim nasional mempertimbangkan faktor-faktor termasuk performa kompetitif, karakteristik teknis, sinergi kemitraan, dan pengalaman turnamen besar, dan memutuskan bahwa atlet pengganti He Ji Ting akan menggantikan Chen Bo Yang di nomor beregu putra dan ganda putra pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026,” kata asosiasi tersebut dilansir Bolasport dari South China Morning Post.

    Kendati bakal diperkuat ganda putra dadakan, He dna Liu Yi disebut percaya diri bakal membangun kemistri kuat.

    "Meskipun He dan Liu akan berpasangan untuk pertama kalinya di ajang internasional besar, keduanya mengatakan bahwa mereka sering berpasangan dalam latihan rutin dan memiliki "chemistry" yang kuat."

    Mereka menambahkan bahwa mereka akan memaksimalkan waktu yang tersisa sebelum turnamen untuk persiapan yang terarah dan akan berjuang keras di setiap pertandingan untuk membawa kehormatan bagi tim nasional," demikian SCMP melaporkan. 

    China telah mengirimkan skuad beranggotakan 31 orang yang terdiri dari sejumlah pemain Shi Yu Qi, Chen Yufei, Jia Yifan dan Huang Dong Ping, bersama dengan pemain generasi menengah Li Shi Feng, Wang Chang, Liang Wei Keng, Jiang Zhen Bang dan Wei Ya Xin, menargetkan ketujuh medali emas di nomor beregu dan individu.

    Nomor beregu akan bergulir pada 20-24 September 2026 sedangkan nomor perorangan dipertandingkan pada 25-29 September 2026.

    Misi besar China untuk menargetkan sapu bersih medali emas Asian Games 2026 tidak lepas dari keinginan untuk membayar kegagalan di edisi sebelumnya.

    Di Asian Games Hangzhou 2022, China meraih empat medali emas, tiga medali perak, dan dua medali perunggu, yang ditandai dengan kebangkitan dramatis di final tim putra, serta gelar di ganda putri, tunggal putra, dan ganda campuran.

    Baca Juga: Asian Games 2026 - Tim Bulu Tangkis Indonesia Latih Tanding dengan Klubnya Kento Momota

    Komentar
    Additional JS