Sosial Media
Arena Update
powered by Surfing Waves
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Asian Games Berita Featured Honohon Spesial

    Mengenal Honohon, Maskot Asian Games Aichi-Nagoya 2026 - Beritasatu

    5 min read

     


    Ilustrasi masko Asian Games 2026, Honohon. (Dok/Asian Games)

    Jakarta, Beritasatu.com - Maskot Honohon menjadi bagian dari identitas visual Asian Games Aichi-Nagoya 2026 yang digelar di Jepang. Karakter ini memadukan unsur Shachihoko, simbol Aichi-Nagoya, dengan gambaran api semangat yang menyala dalam hati para atlet dari seluruh Asia.

    Aichi-Nagoya Asian Games Organising Committee (AINAGOC) memperkenalkan desain maskot tersebut pada 11 Juni 2024 setelah memilihnya dari tiga kandidat. Nama Honohon kemudian diperkenalkan pada 14 Juli 2024 dalam penampilan perdana karakter tersebut di KITTE Nagoya.

    Di balik bentuknya yang penuh warna, Honohon memiliki sejumlah unsur yang berkaitan dengan budaya Aichi-Nagoya dan semangat olahraga. Maskot ini juga memiliki misi menyatukan masyarakat melalui Asian Games dengan membawa pesan imagine one Asia.

    Mengenala Lebih Dekat Honohon

    Honohon merupakan maskot resmi Asian Games ke-20 yang berlangsung di Aichi-Nagoya, Jepang. Karakter tersebut terinspirasi dari semangat dan nyala api dalam hati para atlet yang berkumpul dari berbagai negara di Asia.

    Dalam keterangan AINAGOC yang dikutip Olympic Council of Asia (OCA), Honohon disebut lahir dari semangat dan nyala api di hati para atlet yang akan berkumpul di Aichi-Nagoya dari seluruh Asia.

    AINAGOC juga menjelaskan Honohon memiliki kecintaan terhadap olahraga dan misi untuk mempromosikan Asian Games sekaligus menyatukan masyarakat tanpa memandang ras dan budaya melalui olahraga serta harapan akan perdamaian.

    Penyelenggara mengaitkan misi tersebut dengan semboyan resmi Asian Games ke-20, yaitu imagine one Asia.

    Sebelum diberi nama, karakter yang kemudian menjadi Honohon diperkenalkan pada 11 Juni 2024. Dewan Eksekutif AINAGOC memilih desain tersebut dari tiga karakter yang masuk daftar pendek.

    Berasal dari Mana Nama Honohon?

    Nama Honohon diperkenalkan pada 14 Juli 2024 ketika maskot tersebut melakukan penampilan perdananya di KITTE Nagoya. Menurut OCA, nama itu berasal dari kata Jepang kuno “honoho” yang berarti nyala api.

    Makna tersebut berkaitan dengan gambaran Honohon yang berdiri tegak dan bersinar terang. Nama tersebut sekaligus memperkuat konsep api yang menjadi bagian dari identitas maskot Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

    Kemunculan perdana Honohon juga menjadi kesempatan bagi AINAGOC untuk memperkenalkan anak-anak pendamping maskot. Mereka akan menemani Honohon dalam berbagai kegiatan publik resmi.

    Desain Honohon memuat sejumlah elemen yang berkaitan dengan budaya lokal dan karakter para atlet. Salah satu ciri paling mencolok adalah mata besar dengan lingkaran merah di sekelilingnya.

    AINAGOC menyebut mata besar Honohon terinspirasi dari tatapan kuat para atlet ketika bertanding. Sementara itu, lingkaran merah di sekitar mata mengambil inspirasi dari Kumadori, riasan khusus dalam pertunjukan Kabuki.

    Warna merah tersebut melambangkan keadilan dan gairah. Makna itu dikaitkan dengan ajang olahraga internasional ketika para atlet berusaha mencapai penampilan terbaik.

    Desain Honohon juga berkaitan dengan sejarah Aichi-Nagoya. Wilayah tersebut dahulu dikenal sebagai tempat berkembangnya Kabukimono, kelompok samurai eksentrik yang berkembang sejak periode Sengoku hingga periode Edo.

    Kabukimono disebut memiliki keunggulan dalam seni liberal dan seni bela diri. Pengaruhnya kemudian disebut menjadi salah satu dasar bagi perkembangan industri dan teknologi modern di Aichi-Nagoya.

    Pada bagian lain, bentuk Honohon mengambil inspirasi dari Shachihoko atau tiger fish, yang menjadi salah satu simbol Aichi-Nagoya.

    “Karakter ini terinspirasi dari Shachihoko (Ikan Harimau), simbol Aichi-Nagoya, serta nyala api yang membara di hati para atlet,” jelas AINAGOC.

    Perpaduan tersebut membuat desain Honohon menghubungkan identitas wilayah tuan rumah dengan semangat atlet yang akan berkompetisi.

    Perjalanan Honohon Menuju Asian Games 2026

    Setelah diperkenalkan, Honohon tidak hanya menjadi karakter visual. Maskot ini turut digunakan untuk mendukung promosi Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

    OCA mencatat penampilan perdana Honohon berlangsung pada Minggu, 14 Juli 2024, di kompleks perbelanjaan dan restoran KITTE Nagoya. Pada kesempatan itu, AINAGOC memperkenalkan anak-anak pendamping yang akan menemani Honohon dalam kegiatan resmi.

    Karakter tersebut kemudian digunakan dalam berbagai kegiatan promosi untuk memperkenalkan Asian Games dan cabang olahraga yang dipertandingkan.

    Peran itu membuat Honohon tidak hanya berfungsi sebagai simbol visual. Karakter tersebut juga menjadi bagian dari komunikasi untuk memperkenalkan keragaman olahraga dalam Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

    Penggunaan Honohon dalam identitas visual Asian Games semakin luas pada 2026. OCA menyebut karakter tersebut menjadi bagian dari 59 piktogram olahraga yang mewakili 43 cabang olahraga dan 71 disiplin.

    Dalam piktogram tersebut, Honohon digambarkan melakukan berbagai aktivitas olahraga. Untuk cabang akuatik, misalnya, terdapat empat piktogram yang menampilkan renang, loncat indah, renang artistik, dan polo air.

    Honohon juga hadir dalam piktogram dua olahraga baru, yaitu padel dan teqball.

    OCA menyatakan desain berbagai pose Honohon telah mendapatkan persetujuan. Piktogram tersebut kemudian siap digunakan untuk mendukung promosi Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

    Sejak awal, desain Honohon menggabungkan identitas lokal Aichi-Nagoya dengan semangat olahraga. Shachihoko menjadi elemen yang menghubungkan karakter tersebut dengan wilayah tuan rumah, sedangkan api menggambarkan semangat para atlet.

    Mata besar, lingkaran merah yang terinspirasi dari Kumadori, serta telinga menyerupai Shachihoko memperkuat ciri visual Honohon. Setiap unsur tersebut memiliki keterkaitan dengan konsep yang dibangun penyelenggara.

    Pada saat yang sama, misi Honohon membawa pesan persatuan melalui olahraga. AINAGOC mengaitkannya dengan gagasan menyatukan masyarakat tanpa memandang ras dan budaya serta membawa harapan akan perdamaian.

    Peran tersebut kemudian diperluas melalui penggunaan Honohon dalam piktogram olahraga. Dengan 59 piktogram yang mencakup 43 cabang olahraga dan 71 disiplin, karakter ini menjadi salah satu bagian dari komunikasi visual Asian Games Aichi-Nagoya 2026. 

    Komentar
    Additional JS