Medali Perunggu Asian Games 2026 Jadi Kado Ulang Tahun Leica Lubis - Kompas
KOMPAS.com - Karateka Indonesia, Leica Al-Humaira Lubis, mendapat kado istimewa setelah meraih medali perunggu pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Podium tersebut menjadi medali pertama Leica pada debutnya di Asian Games, sekaligus datang beberapa hari setelah ulang tahunnya ke-22.
Leica berulang tahun pada 15 September 2026. Lima hari berselang, atlet asal Sumatera Utara itu naik podium setelah tampil di Toyohashi Gymnasium, Minggu (20/9/2026).
Baca juga: Hadir di ISS 2026, Champions Stage Hadirkan Kisah Perjalanan para Juara
Ketika ditanya apakah medali perunggu tersebut menjadi hadiah ulang tahun, Leica langsung mengiyakan sambil tertawa.
INSIDE | BERAKHIR! | Atlético de Madrid 4 - 0 Real Sociedad
“Iya dong,” jawab Leica.
Leica Ingin Kulineran Setelah Bertanding
Usai menyelesaikan perjuangannya di arena, Leica sudah menyiapkan rencana sederhana untuk merayakan pencapaian tersebut.
Ia ingin berjalan-jalan dan menikmati kuliner setelah menjalani persiapan dengan disiplin selama berbulan-bulan.
Baca juga: Kalahkan Wakil Kirgistan, Leica Al Humaira Sumbang Perunggu dari Cabang Karate
Salah satu makanan incaran Leica adalah tahu susu. Makanan itu menjadi pilihan setelah selama masa persiapan ia harus menjaga pola makan demi mendukung kondisi fisik saat bertanding.
“Mau jalan-jalan, kulineran. Mau makan tahu susu,” kata Leica.
Bagi Leica, menikmati makanan favorit menjadi bentuk penghargaan atas kerja keras selama menjalani latihan dan persiapan Asian Games 2026.
Baca juga: Kisah Mihran, Bocah 7 Tahun di Tangsel yang Gemar Membaca dan Bercita-cita Jadi Pilot
Pilih Kuliah Sambil Tetap Jadi Atlet

Lihat Foto
Selain menjalani karier sebagai karateka, Leica juga tercatat sebagai mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer Universitas Sumatera Utara (USU). Ia mulai kuliah pada 2022.
Leica sempat memiliki cita-cita menjadi dokter dan ingin masuk Fakultas Kedokteran.
Namun, ia memilih bidang ilmu komputer agar bisa menjalani pendidikan sekaligus mempertahankan karier sebagai atlet.
Baca juga: Bonus SEA Games Jadi Titik Balik Hidup Leica Lubis, Kini Bisa Wujudkan Mimpi Keluarga
“Sebenarnya ambil Fakultas Ilmu Komputer itu supaya bisa kerja secara remote. Biar bisa sambil jadi atlet. Jadi, sambilan kuliahnya juga lebih gampang."
"Kalau cita-cita aslinya itu pengen jadi dokter, pengen ambil FK (Fakultas Kedokteran). Tapi setelah dipikir-pikir, sepertinya nggak bakal bisa. Pasti sulit kalau menjalankan dua-duanya,” tuturnya.
“Jadi akhirnya berdamai sama diri sendiri untuk mencari mana yang secara atletnya bisa jalan, pendidikannya juga bisa jalan,” katanya.
Baca juga: Cerita dari Papua Football Academy, Kolam Talenta Ujung Timur Indonesia
Pesan Orang Tua dan Mimpi Olimpiade
Dukungan keluarga turut menemani Leica selama menjalani karier sebagai atlet.
Ibunya mengingatkan Leica untuk tetap mengatur napas saat menghadapi pertandingan dengan tekanan tinggi.
“Umi selalu mengingatkan untuk tidak lupa bernapas, terutama ketika menghadapi pertandingan dengan tingkat kecemasan yang tinggi. Kecil, tapi itu penting banget. Kalau Ayah selalu bilang, apa pun hasilnya, Ayah tetap bangga,” ujar Leica.
Sang ayah juga menyampaikan apresiasi setelah pertandingan.
Baca juga: Hasil Wushu Asian Games 2026: Eugenia Diva Sumbang Medali Perunggu untuk Indonesia
“Terima kasih sudah berjuang hari ini. Terima kasih sudah berjuang berapa tahun terakhir. Terima kasih untuk semua yang sudah adik kasih,” kata Leica mengenang pesan sang ayah.
Leica kini menyimpan target untuk tampil di Olimpiade jika karate kembali dipertandingkan pada 2032.
“Kalau karate dimainkan di Olimpiade, pasti saya mengejar Olimpiade karena itu mimpi semua atlet."
"Kalau benar karate nanti dimainkan di Olimpiade 2032, aku akan berjuang untuk bisa sampai ke sana. Paling enggak bisa lolos ke Olimpiade dan jadi Olympian,” harapnya.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.
HIGHLIGHTS | LaLiga 24-25 Jornada 35 | Atlético de Madrid 4 - 0 Real Sociedad