Sosial Media
Live Skor Bola - Flashscore
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Featured MotoGP Spesial

    Mahalnya Harga Bahan Bakar Motor MotoGP 850cc, Tembus Rp 1,7 Juta per Liter - detik

    1 min read

     

    Jakarta -

    MotoGP akan melakukan perubahan regulasi besar-besaran pada 2027 nanti. Selain mesin yang dipangkas kapasitasnya jadi 850 cc, motor MotoGP juga harus mengonsumsi bahan bakar dengan kriteria khusus, 100% non-fosil. Karena belum banyak digunakan, harga bahan bakar tersebut sangat mahal, tembus Rp 1,7 juta per liter.

    Seperti dikutip dari GPOne, pada MotoGP Austria beberapa waktu lalu, dilaporkan bahwa pemasok bahan bakar ternama ETS Racing Fuels (yang pernah memasok KTM) telah menawarkan e-fuel kepada Aprilia untuk tahun 2027 dengan harga sangat mahal, yaitu 86 euro per liter, atau kalau dirupiahkan sekitar Rp 1.750.000 per liter!

    Sebagai perbandingan, harga bahan bakar MotoGP saat ini berkisar antara 10 hingga 15 euro per liter atau Rp 203.000-Rp 305.000 per liter. Artinya, ada peningkatan sekitar 6 hingga 8,6 kali lipat pada harga bahan bakar MotoGP yang akan digunakan pada tahun depan.

    Konsumsi Bahan Bakar Pebalap MotoGP per Tahun

    Masih menurut laporan GPOne, seorang pebalap MotoGP bisa menghabiskan 2.555 liter bahan bakar dalam satu tahun, termasuk balapan dan tes. Artinya, biaya bahan bakar per pebalap kira-kira 25.550 euro (Rp 520 juta) hingga 38.325 euro (Rp 780 juta) per tahun.

    Nah, jika pada musim depan harga bahan bakar 100% non-fosil benar-benar ada di kisaran angka 86 euro per liter, maka seorang pebalap MotoGP bisa menghabiskan biaya mencapai 219.730 euro atau setara Rp 4,4 miliar.

    Sementara kalau dihitung total, satu tim MotoGP bisa mengonsumsi bahan bakar total hingga 40.000 liter per tahun, mencakup empat pebalap reguler, dua test rider, serta pengembangan di dyno. Dengan harga 86 euro per liter, sebuah tim MotoGP harus merogoh 3,44 juta atau sekitar Rp 70 miliar!

    (lua/rgr)

    Komentar
    Additional JS