Korsel Jadi Korban Asian Games Lagi, Bus Salah Arah, 1 Jam dari Tujuan Asli - Kompas
NAGOYA, KOMPAS.com - Korea Selatan kembali menjadi korban kekacauan transportasi Asian Games di Jepang ketika bus yang membawa tim voli putra menuju ke lokasi yang salah, bahkan berjarak satu jam dari tempat seharusnya mereka berangkat.
Penyelenggaraan Olimpiade di Aichi-Nagoya dihantui oleh berbagai masalah, dengan akomodasi dan transportasi untuk lebih dari 17.000 atlet dan official menjadi masalah utama.
Para pemain voli Korea Selatan terpaksa membatalkan latihan mereka pada Senin (28/9/2026) pagi menjelang pertandingan grup melawan Taiwan yang akan berlangsung hari itu, menyusul masalah logistik terbaru.
Baca juga: Asian Games Akui Salah Kelola Logistik, Akomodasi Atlet Kacau
"Sebuah bus antar-jemput yang disediakan panitia membawa tim kami ke Okazaki, bukan ke tempat latihan kami di Inuyama kemarin pagi," kata seorang pejabat dari Asosiasi Bola Voli Korea, dikutip dari AFP.
Korsel Geram Panglima Invasi Jepang ke Korea "Hadir" Saat Asian Games 2026
"Karena sudah terlalu banyak waktu yang terbuang untuk berbalik, pelatihan tersebut dibatalkan. Kami telah mengajukan pengaduan resmi kepada penyelenggara melalui KSOC," sambungnya.
Tim voli tersebut kemudian mengalahkan Taiwan dengan skor 3-1.
Sementara, tim bola basket putra Korea Selatan terpaksa absen latihan menjelang final melawan Jepang pekan lalu karena bus mereka tidak kunjung datang.
Namun, kesalahan tersebut tidak memengaruhi performa mereka karena mereka kemudian berhasil memenangkan gelar juara.
Baca juga: Cetak Sejarah, Siswa SD Jepang Raih Emas Asian Games 2026
Tim voli Pakistan dibawa ke arena yang salah
Pada hari yang sama, tim voli putra Pakistan diangkut dengan bus ke arena yang salah untuk pertandingan melawan Uzbekistan, sehingga pertandingan harus ditunda selama 45 menit.
"Ini adalah kesalahan manajemen lain dari Jepang di Asian Games yang sedang berlangsung," ujar kapten Pakistan Murad Jehan dalam sebuah video Instagram.
Seorang juru bicara panitia penyelenggara lokal menjelaskan, tim Pakistan dan Korea Selatan berangkat dari akomodasi yang sama dan ada kesalahan dalam mencocokkan tim dengan kendaraan.
"Masing-masing naik bus menuju tujuan yang salah. Kami dengan tulus meminta maaf kepada kedua tim atas ketidaknyamanan ini," ungkap Ayumi Sakamoto.
"Kami telah menyebabkan ketidaknyamanan yang besar dan panitia penyelenggara menanggapi hal ini dengan serius," tambah juru bicara tersebut.
Baca juga: Thailand Ungkap Kekacauan Asian Games Jepang, Atlet sampai Frustrasi
Lagu kebangsaan Korut diputar saat Korsel main
Korea Selatan beberapa kali menerima masalah dalam gelaran Asian Games tahun ini.
Pekan lalu, panitia salah memutar lagu kebangsaan Korea Utara saat tim hoki putra Korea Selatan hendak bertanding melawan Bangladesh pada Jumat (18/9/2026).
Sebelum pertandingan dimulai, para pemain Korea Selatan telah berbaris untuk mendengarkan lagu kebangsaan mereka.
Baca juga: Satpam Kafe di Gunawarman Kena Batunya, Dipecat Usai Getok Tarif Parkir Rp 150.000
Namun, lagu kebangsaan Korea Utara justru terdengar di stadion.
Para pemain Korea Selatan tampak kebingungan dan saling memandang ketika lagu tersebut diputar. Pejabat Korea Selatan mengaku kecewa atas insiden tersebut.
Panitia kemudian memutar lagu kebangsaan Bangladesh, sebelum akhirnya memperdengarkan lagu kebangsaan Korea Selatan, menurut kantor berita Korea Selatan, Yonhap.
Akan tetapi, saat lagu kebangsaan Korsel masih diputar, wasit meminta para pemain kedua tim berjabat tangan dan bersiap memulai pertandingan.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.
Panitia Asian Games Minta Maaf ke Korsel karena Salah Putar Lagu Kebangsaan Korut