Kocak, Respons Pelatih Timnas Spanyol usai Didukung Donald Trump Menang Ballon d'Or - Semua Halaman - Bolasport
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Jumat, 11 September 2026 | 10:00 WIB
Pelatih Timnas Spanyol, Luis de la Fuente, mengisahkan momen Donald Trump mendukungnya menjuarai Ballon d'Or 2026. (FRANCK FIFE/AFP)
BOLASPORT.COM - Pelatih Timnas Spanyol, Luis de la Fuente, menceritakan kisah kocaknya saat didukung oleh Donald Trump untuk memenangi Ballon d’Or 2026.
Dukungan ini diberikan Presiden Amerika Serikat itu setelah Luis de la Fuente berhasil membawa Timnas Spanyol memenangi Piala Dunia 2026.
Di final, tim besutannya berhasil mengalahkan sang juara bertahan, Argentina, dengan skor tipis 1-0.
Satu-satunya gol kemenangan Timnas Spanyol saat itu dicetak oleh Ferran Torres pada extra time, tepatnya di menit 106.
Setelah memenangkan pertandingan itu, Trump bersama Presiden FIFA, Gianni Infantino, mempersembahkan trofi juara ke skuad La Furia Roja.
Pada kesempatan itu, orang nomor satu Amerika Serikat tersebut memberikan ucapan selamat kepada pemain dan ofisial Tim Matador.
Saat Luis de la Fuente naik ke podium juara, Trump memberikan pesan kepada pelatih berusia 65 tahun tersebut.
Dilansir BolaSport.com dari Tuttomercato, Trump mendukung De la Fuente memenangi Ballon d’Or 2026 karena keberhasilannya membawa Timnas Spanyol juara.
"Dia bilang saya pantas mendapatkan Ballon d'Or," ujar De la Fuente saat memperkenalkan bukunya, Train Life Every Day.
Mendapat dukungan itu, De la Fuente mengaku tak bisa berkata apa-apa lantaran bahasa Inggrisnya tak cukup apik.
Baca Juga: Fix No Debat, Lamine Yamal Pasti Menang Ballon d'Or 2026
Jadi, eks pelatih Timnas Spanyol di Olimpiade 2020 itu hanya mengucapkan terima kasih kepada Trump.
"Lalu dia mengatakan sesuatu yang lain, tapi kemampuan bahasa Inggris saya tidak terlalu bagus," lanjutnya.
"Jadi, agar aman, saya menjawab dengan 'Terima kasih banyak'," pungkas pria yang dulunya bek kiri Athletic Bilbao itu.
Hal yang menggelikan bagi De la Fuente adalah Trump tampaknya tak memahami konsep Ballon d'Or bahwa penganugerahan bergengsi ini diberikan kepada pemain atau pesepak bola aktif saja.
Memang benar dalam seremoni yang sama ada kategori pelatih terbaik. Akan tetapi, pelatih tak diberi Bola Emas, melainkan piala khusus Johan Cruyff Trophy.
Sementara itu, De la Fuente masuk dalam nominasi pelatih terbaik dalam penghargaan yang diadakan majalah France Football tersebut.
De la Fuente bersaing dengan tiga kompatriotnya, Mikel Arteta (Arsenal), Luis Enrique (PSG), dan Unai Emery (Aston Villa).
Sementara satu nomine lainnya adalah Vincent Kompany, yang menukangi Bayern Muenchen.
Dengan keberhasilannya menjuarai Piala Dunia 2026, De la Fuente dijagokan meraih penghargaan pelatih terbaik atau Johan Cruyff Trophy 2026.
Baca Juga: Kiper Legendaris Chelsea Jagokan Lionel Messi Sabet Ballon d'Or 2026
Adapun untuk nominasi pemain terbaik atau calon peraih Ballon d’Or 2026, para pemain Timnas Spanyol mendominasi.
Tercatat ada enam pemain La Furia Roja yang masuk daftar unggulan, yakni Lamine Yamal, Pau Cubarsi, Marc Cucurella, Rodri, Fabian Ruiz dan Ferran Torres.
Dari keenam nama tersebut, hanya Fabian Ruiz yang mampu menjuarai dua gelar juara bergengsi tahun ini, yakni Liga Champions (PSG) dan Piala Dunia 2026.
Meski mampu memenangkan dua trofi bergengsi, Ruiz diprediksi kalah dari Lamine Yamal, yang muncul sebagai kandidat kuat peraih Ballon d’Or 2026.