Sosial Media
Arena Update
powered by Surfing Waves
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Featured Persebaya Surabaya Persita Tangerang Sepak Bola Sepak Bola Indonesia Spesial

    Ketika Pelatih Persita Protes, Nakhoda Persebaya Pilih Adaptasi dengan Regulasi Larangan Latihan H-1 - Semua Halaman - Bolasport

    4 min read


    Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

  • Home
  • SUPER LEAGUE
  • Jumat, 4 September 2026 | 19:45 WIB

    Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares memilih beradaptasi dengan regulasi baru di Super League 2026-2027 yang melarang adanya latihan H-1.Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares memilih beradaptasi dengan regulasi baru di Super League 2026-2027 yang melarang adanya latihan H-1. (INSTAGRAM/PERSEBAYA)

    BOLASPORT.COM - Super League musim 2026-2027 kini resmi dimulai pada Jumat (4/9/2026).

    Musim baru rupanya juga menghadirkan aturan baru.

    Salah satunya adalah larangan latihan H-1 di stadion.

    Berdasarkan regulasi Pasal 35 tentang Familiarisasi Stadion, klub kini dilarang menggelar latihan resmi (official training) maupun memakai sepatu bola pada H-1 pertandingan.

    Klub hanya diperbolehkan melakukan pengenalan lapangan menggunakan spatu jogging maksimal selama 30 menit demi menjaga kondisi rumput.

    Hal ini lalu mendapat komentar berbeda dari para pelatih klub Super League 2026-2027.

    Pelatih Persita, Carlos Pena, dengan terang-terangan mengaku tak suka dengan regulasi tersebut.

    Pelatih asal Spanyol itu menilai tim tamu akan sangat dirugikan karena kesulitan dalam mencari tempat latihan.

    Oleh sebab itu, Carlos Pena, berharap aturan soal larangan latihan H-1 diubah lagi.

    Baca Juga: BREAKING NEWS - Java United dan Isenmulang Kalteng FC Memulai Super League dengan -2

    "Dalam hal persiapan, saya ingin mengatakan bahwa saya tidak suka gagasan untuk tidak memiliki official training di stadion tandang."

    "Karena menurut saya itu tidak baik bagi tim yang bermain tandang."

    "Ini tidak mudah di Indonesia untuk menemukan lapangan latihan, jadi saya harap itu bisa diubah di minggu-minggu depan untuk membantu performa tim dan pemain," kata Carlos Pena.

    Pelatih Persita Tangerang, Carlos Pena,  sedang memberikan keterangan kepada awak media di Media Center Stadion Indomilk Arena, Tangerang, Banten, Kamis (26/2/2026).Pelatih Persita Tangerang, Carlos Pena, sedang memberikan keterangan kepada awak media di Media Center Stadion Indomilk Arena, Tangerang, Banten, Kamis (26/2/2026). (MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM)

    Di sisi lain, pelatih Persebaya, Bernardo Tavares justru memilih untuk beradaptasi dengan aturan baru.

    Hal ini disampaikan langsung oleh Bernardo Tavares jelang melawan Bhayangkara FC.

    Duel tersebut nantinya terlaksana di kandang Bhayangkara FC yakni di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, pada Sabtu (5/9/2026).

    "Jadi, sekarang aturan sudah berubah, kita tidak melakukan (official training) lagi (di stadion)."

    Baca Juga: Garudayaksa FC Jadi Tim Super League yang Paling Sedikit Punya Pemain Asing

    "Kami mencoba beradaptasi dengan ini," kata Bernardo Tavares.

    Lebih lanjut, Bernardo Tavares memuji kondisi lapangan kandang Bhayangkara FC.

    Pelatih asal Portugal itu mengakui bahwa kondisi lapangan lebih baik dari pada musim lalu.

    "Persiapan kami adalah mencoba berlatih lebih awal karena kami tahu besok cuacanya mungkin akan panas. Kami menyiapkan apa yang biasa kami lakukan: organisasi ofensif, organisasi defensif, transisi, serta skema bola mati."

    "Saya baru saja memeriksa lapangan, menurut saya kondisinya lebih baik dari musim lalu."

    "Bolanya tidak terlalu memantul, meskipun di beberapa bagian masih ada yang tidak rata. Dibandingkan musim lalu, lapangan ini jauh lebih baik, jadi saya percaya kita bisa melihat permainan sepak bola yang lebih bagus ke depannya," tuturnya.

    Komentar
    Additional JS