Kekacauan offside! Mengapa gol Erling Haaland disahkan setelah VAR memeriksa dua pemain Manchester City saat melawan Manchester United - Goal Indonesia
Getty Images Sport
Diterjemahkan oleh
Manchester City unggul lebih dulu dalam derby Manchester yang berlangsung sengit lewat Erling Haaland, tetapi gol pembuka itu diselimuti kontroversi setelah penundaan VAR yang panjang. Sementara penyerang Norwegia itu merayakan gol penting lainnya, para suporter Manchester United dibuat mempertanyakan seluk-beluk aturan offside di Old Trafford.
Kontroversi di Old Trafford saat Haaland mencetak gol
Derbi Manchester jarang kekurangan drama, dan edisi terbaru di Old Trafford menghadirkan momen kontroversial besar sejak awal ketika Haaland menjebol gawang. Penyerang Norwegia itu menyambar umpan silang Josko Gvardiol yang terdefleksi, tetapi selebrasi langsung terhenti setelah asisten wasit mengangkat bendera.
Namun, setelah penantian panjang dan membingungkan, ofisial VAR Matt Donohue membatalkan keputusan di lapangan, mengesahkan gol tersebut dan memicu kemarahan suporter tuan rumah.
Getty Images SportVAR memeriksa dua pemain City
Kebingungan itu muncul dari fakta bahwa bukan satu, melainkan dua pemain Manchester City yang menjadi sorotan selama peninjauan. Meski Haaland adalah sosok yang pada akhirnya memasukkan bola ke gawang, keberadaan Enzo Fernandez di tengah area penalti membuat situasinya jauh lebih rumit.
Teknologi offside semi-otomatis Premier League kemudian digunakan untuk memberikan kejelasan, dengan menunjukkan bahwa Haaland sebenarnya berada dalam posisi onside berkat kaki Patrick Dorgu, bek Manchester United, yang terulur saat ia meluncur untuk mencoba memblok umpan awal Gvardiol dari sisi kiri.
Perdebatan soal campur tangan Enzo Fernandez
Alasan utama keterlambatan yang cukup lama itu sebenarnya bukan posisi Haaland, melainkan apakah Fernandez melakukan pelanggaran offside. Gelandang Argentina itu jelas berada dalam posisi offside saat bola dimainkan ke kotak penalti dan terlihat berusaha menyambut umpan silang lewat sundulan sambil menjatuhkan diri.
Karena Fernandez menerjang bola, segera muncul seruan agar gol itu dianulir karena dianggap melakukan interferensi, meski ia gagal menyentuh bola. Tim VAR harus menentukan apakah tindakannya memengaruhi kemampuan para bek United untuk menghalau bahaya atau apakah ia secara fisik menghalangi garis pandang lawan.
Getty Images SportPergerakan Fernandez memicu perdebatan
Pada akhirnya, ofisial memutuskan bahwa Fernandez tidak menyentuh bola dan tidak mengganggu permainan dengan cara yang layak menghasilkan pelanggaran. Ini menjadi pil pahit bagi Manchester United, karena Lisandro Martinez berada di antara Fernandez dan Haaland di tiang jauh. Ada argumen kuat bahwa Martinez dipengaruhi oleh pergerakan Fernandez, yang mungkin membuatnya ragu sebelum bola mencapai Haaland.
Terlepas dari protes tersebut, gol itu tetap disahkan, membuat United tertinggal dalam pertandingan ketika City sebenarnya sudah menghadapi kesulitan setelah kartu merah Phil Foden pada babak pertama akibat momen tak masuk akal yang melibatkan Bruno Fernandes.
SUKA CERITA INI?
Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami