Intimidasi Matchcom Persija Vs Java United, Yakob dan Yance Sayuri Dihukum Rp 50 Juta serta Larangan Bermain 4 Laga - Semua Halaman - Bolasport.
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Rabu, 30 September 2026 | 11:48 WIB
Hadirnya Polytron sebagai sponsor Java United memunculkan rumor klub tersebut akan diakuisisi oleh Grup Djarum. (JAVA UNITED FC)
BOLASPORT.COM - Komdis PSSI telah menjatuhkan hukuman kepada Java United akibat kerusuhan yang terjadi saat laga melawan Persija Jakarta pada 19 September 2026.
Laga Persija Jakarta Vs Java United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar pada 19 September 2026 diwarnai keributan di akhir laga dan pada akhirnya menghasilkan hukuman bagi tim tamu.
Potongan video viral di media sosial menunjukkan Direktur Teknik Java United Achmad Resal mengatakan hal bernada xenofobik kepada pelatih Persija, Shin Tae-yong.
"Kamu di sini itu pendatang! Ini daerah saya," demikian kalimat yang terdengar dalam potongan video tersebut.
Pada akhirnya Komdis PSSI menghukum Java United dalam keputusan yang ditandatangani pada 24 September 2026.
Suasana pertandingan antara Persija vs Java United pada laga pekan ketiga Super League 2026-2027 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, pada Sabtu (19/9/2026). (PERSIJA JAKARTA)
Achmad Resal dihukum Rp500 juta serta skors 10 pertandingan.
"Achmad Resal Octavian melanggar Kode Disiplin PSSI Tahun 2025 karena pada menit ke-78 mengucapkan kata-kata diskriminatif kepada tim Persija Jakarta dan diperkuat dengan bukti-bukti yang cukup menegaskan terjadinya pelanggaran disiplin," tulis Komdis PSSI.
Selain Achmad Resal, dua pemain Java United juga terlibat dalam insiden ini adalah Yakob dan Yance Sayuri.
Dua pemain Java United terbukti melakukan pelanggaran Kode Disiplin PSSI karena melakukan intimidasi kepada Pengawas Pertandingan (Match Commissioner) saat merekam insiden kerusuhan di OA (Ofisial Area).
Bahkan Yakob dan Yance meminta pengawas pertandingan menghapus bukti rekaman video tersebut.
Atas perlakuan ini, keduanya dijatuhi hukuman masing-masing larangan bermain 4 pertandingan dan denda Rp50 juta.
"Yakob Sayuri melanggar Kode Disiplin PSSI tahun 2025 karena setelah pertandingan berakhir terdapat tindakan intimidasi kepada Pengawas Pertandingan ketika merekam insiden kerusuhan di OA," tulis Keputusan Komdis PSSI pada 24 September 2026.
"Yakob Sayuri dijatuhi hukuman larangan bermain sebanyak 4 pertandingan, denda Rp 50 juta," tambahnya.
Yakob Sayuri sedang menguasai bola saat memperkuat Timnas Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Jumat (27/3/2026). (MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM)
Selain Achmad Resal, Yakob dan Yance, Java United juga dikenai banyak sekali denda hingga total mencapai Rp760 juta.
Ada juga pelanggaran penyalahgunaan ID card yang tak sesuai diperuntukkan orang-orang tertentu.
Pelatih kepala mereka, Fabio Lefundes juga dikenai denda Rp 30 juta.
Lefundes dinilai melakukan kekerasan kepada salah satu media officer Persija Jakarta ketika terjadi keributan.
Java United sejauh ini belum bisa keluar dari poin minus saat mengawali Super League 2026-2027.
David Da Silva dkk imbang melawan Garudayaksa FC, lalu keok dari Persita Tangerang dan Persija Jakarta.
Klub berjuluk Laskar Kepodang Emas kini mendekam di peringkat 17 dengan -1 poin.
Baca Juga: Fajar Alfian Pamit dari Asian Games, Syukuri Emas-Perak-Perunggu yang Tetap Terasa Belum Komplet
Pelatih Java United, Fabio Lefundes, memberikan pernyataan usai tim asuhannya dikalahkan Persita 2-3 pada pekan ke-2 Super League, Minggu (13/9/2026) di Banten International Stadium. (JAVA UNITED FC)