Hasil Voting Ballon d'Or 2026 Bocor, Bakal Ada Rekor Baru dan Messi Tak Masuk 3 Besar - Semua Halaman - Bolasport
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Rabu, 30 September 2026 | 07:30 WIB
Hasil pemungutan suara untuk Ballon d'Or 2026 bocor ke publik dengan Lionel Messi tak masuk urutan tiga besar. (FRANCK FIFE/AFP)
BOLASPORT.COM - Hasil pemungutan suara Ballon d'Or 2026 bocor ke publik dengan Lionel Messi tak masuk urutan tiga besar.
Sebanyak 30 pesepak bola putra masuk daftar kandidat peraih trofi Bola Emas tahun ini.
Adalah impian bagi setiap aktor bal-balan untuk memenangi penghargaan yang digagas France Football.
Pasalnya, Ballon d'Or merupakan piala individu tertinggi dalam dunia sepakbola dan menjadi pengakuan atas reputasi seorang pemain.
Untuk edisi 2026, pemenang ditentukan oleh hasil voting dari 100 jurnalis terpilih yang masing-masing mewakili satu negara dari 100 besar peringkat FIFA.
Mereka diminta untuk memilih lima pemain di daftar 30 nominee untuk kemudian diurutkan dari satu sampai lima.
Pemain peringkat teratas dalam setiap pilihan jurnalis bakal mendapatkan enam poin.
Lalu posisi kedua memperoleh empat poin, sedangkan ranking ketiga untuk peringkat berikutnya dan berkurang satu poin sampai tempat terbuncit.
Hasil pemungutan suara baru akan diumumkan saat malam penganugerahan di London pada 26 Oktober 2026.
Namun, jauh hari sebelum acara berlangsung, sudah muncul bocoran pemenangnya.
Seorang hacker dikabarkan berhasil meretas ponsel satu jurnalis yang terlibat di pemilihan Ballon d'Or 2026 dan mempublikasikan hasil akhir voting.
Pemilik trofi Bola Emas terbanyak, Lionel Messi, hanya menghuni peringkat keempat.
Dia mengumpulkan total 317 poin.
Baca Juga: Sergio Aguero Kasih Alasan Mengapa Lionel Messi Layak Raih Ballon d'Or 2026
Messi dipecundangi Lamine Yamal yang muncul sebagai jawara dengan perolehan 630 poin.
Kylian Mbappe membuntuti dari peringkat kedua sambil mengantongi 576 angka.
Adapun Harry Kane melengkapi urutan tiga besar (422 poin).
Jika bocoran tersebut benar, Yamal akan mengukir sejarah sebagai pemenang Ballon d'Or termuda dalam usia 19 tahun.
Rekor sebelumnya dipegang oleh Ronaldo Nazario (21 tahun).
Yamal sendiri berkali-kali menyatakan kelayakannya untuk memenangi gelar pemain terbaik dunia.
Pernyataan sang wonderkid bukanlah tanpa dasar.
Sepanjang 2026, Yamal memenangi Liga Spanyol dan Piala Dunia.
"Saya percaya gaya bermain dan kepribadianku, meskipun Messi akan selalu ada, hanya sedikit pemain di sepakbola Eropa yang bermain sepertiku," kata dia.
"Sesuatu yang membuat orang menikmati permainan dengan cara itu dan saya merasakannya."
"Jadi, saya pikir Ballon d'Or adalah tentang itu, tentang pemain terbaik, pemain yang paling Anda nikmati menontonnya, yang lebih unggul atas pemain lain dan Anda menikmati menontonnya."
"Saya rasa itulah yang membedakan diriku dari pemain lain," tutur Yamal.