Hasil Voli Asian Games 2026 - Farhan Halim Diganti di Tengah Laga, Indonesia Susah Payah Raih Kemenangan 3 Set - Semua Halaman - Bolasport.
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Senin, 28 September 2026 | 09:31 WIB
Skuad Timnas Voli Putra Indonesia pada Asian Games 2026 di Aichi, Jepang. (AINAGOC)
BOLASPORT.COM - Tim Nasional Bola Voli Putra Indonesia akhirnya meraih kemenangan pada pertandingan kedua babak penyisihan grup Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Timnas Voli Putra Indonesia sempat dibuat pontang-panting ketika bersua Kirgistan dalam laga di Okazaki Central Park General Gymnasium, Aichi, Jepang, Senin (28/9/2026).
Kirgistan mampu memaksa set pertama berlangsung sengit sampai akhir dan sempat memimpin dengan empat poin pada set kedua.
Rotasi yang dilakukan pada pertengahan set kedua akhirnya membawa Indonesia sukses meraih kemenangan dengan skor 3-0 (27-25, 25-21, 25-15).
Jalannya Pertandingan
Fauzan Nibras dan Rama Fazza Fauzan bergantian mengisisi posisi opposite. Sementara Farhan Halim dan Boy Arnez Arabi tetap dipercaya mengisi posisi outside hitter.
Indonesia tidak mendapatkan pertandingan yang mudah ketika Kirgistan terus memepet dalam perolehan poin hingga pertengahan laga.
Indonesia memimpin tipis dengan selisih dua angka pada 17-15. Keunggulan diperlebar menjadi tiga angka pada 20-17 hingga 21-18.
Namun, Kirgistan mampu menyamakan skor menjadi 21-21 dan kedudukan sama kuat bertahan sampai 23-23.
Fauzan Nibras kembali memberikan keunggulan untuk Indonesia setelah melepaskan spike dari posisi nomor 2.
Namun, Kirgistan yang justru mampu mencuri dua poin untuk berbalik unggul pada 23-22 setelah block point didapat Nurmukhammed Toktoev.
Indonesia kembali unggul untuk set point dengan selisih satu angka. Kirgistan masih menunda poin kemenangan sampai dua kali deuce hingga skor 25-25.
Indonesia akhirnya merebut berkat dua poin beruntun yang ditutup dengan spike Farhan Halim yang masuk.
Pada set kedua, permainan Indonesia terlihat masih kacau dengan beberapa kesalahan set-up serangan meski mampu memimpin duluan.
Kirgistan mampu menyamakan skor lagi pada 6-6 setelah kesalahan komunikasi dilakukan Dio Zulfikri dan Hendra Kurniawan.
Kirgistan sempat berbalik memimpin karena spike keras Farhan Halim yang menabrak net.
Fahri Septian Putratama masuk untuk pertama kali dalam laga ini, tetapi serangan pertamanya harus melebar keluar. Kirgistan kemudian memimpin dua angka pada skor 13-11.
Rotasi dilakukan pada posisi middle blocker dengan memasukkan M. Malizi untuk menggantikan Raden Ahmad Gumilar dan Hendra Kurniawan yang sebelumnya bergantian.
Upaya menyamakan kedudukan makin sulit setelah kesalahan servis dari Rama membuat Kirgistan tetap memimpin dua angka pada 15-13.
Indonesia makin tertinggal empat angka pada 14-18 setelah back attack dari spiker andalan Samator tersebut melebar keluar.
Namun, rotasi pada posisi middle blocker membuahkan hasil setelah Indonesia berhasil menyamakan kedudukan pada 19-19.
Fahri Septian juga memberikan variasi dengan menggantikan Farhan Halim.
Indonesia bahkan berbalik unggul tiga angka di penghujung laga dengan skor 23-20.
Spike Rama menghasilkan set point dengan keunggulan tiga angka, poin kemenangan akhirnya didapat lewat block point Hendra Kurniawan.
Pada set ketiga, pelatih Reidel Toiran masih mempertahankan komposisi yang sama.
Dio Zulfikri, Fahri Septian, serta dan M. Malizi dan Hendra yang tampil bergantian untuk posisi middle blocker.
Indonesia lebih nyaman setelah berhasil unggul jauh sampai pertengahan laga dengan skor 15-8 hingga 19-10.
Indonesia mencatatkan match point dengan selisih 10 angka dan berhasil menuntaskan laga sementara Kirgistan hanya membalas satu poin.