Hasil Voli Asian Games 2026 - Farhan Halim dkk Dipaksa 5 Set Dramatis, Indonesia Tunduk dari Thailand - Semua Halaman - Bolasport
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Minggu, 27 September 2026 | 16:41 WIB
Pertandingan timnas bola voli putra Indonesia melawan Thailand pada Asian Games 2026 babak penyisihan grup Pool B di Aichi, Jepang, Minggu (27/9/2026). (TANGKAPAN LAYAR ASIAN GAMES)
BOLASPORT.COM - Timnas Bola Voli Putra Indonesia menelan kekalahan dari Thailand pada babak pertama penyisihan grup Asian Games 2026 Aichi-Nagoya.
Timnas voli putra Indonesia mengawali laga Asian Games 2026 dengan hasil pahit.
Bermain di Okazaki Chuo Sogo Park Gymnasium, Aichi, Jepang, Minggu (27/9/2026), Farhan Halim dkk. dikalahkan tim putra Thailand dalam laga bak roller coaster.
Kekalahan timnas voli putra Indonesia terasa menyesakkan karena mereka hampir saja membalikkan keunggulan tetapi malah tertikung dengan skor akhir 2-3 (23-25, 25-20, 23-25, 25-23, 23-25).
Pada set pertama, permainan pasukan Reidel Toiran belum cukup padu.
Mereka banyak melakukan kesalahan dan gagal melakukan blok yang tepat. Keadaan baru membaik di pengujung set pertama.
Namun Thailand sudah terlanjur dapat hawa kemenangan, mereka berhasil mempertahankan keunggulan dan memenangi set pertama 25-23.
Perlawanan Indonesia baru terlihat pada set kedua. Kali ini, blocking Hendra mulai jitu menghalangi berbagai serangan keras Thailand.
Keunggulan Indonesia terus bertahan, mudah saja melakukan penempatan di area kosong Thailand.
Baca Juga: Voli Asian Games 2026 - Isi Posisi Rivan Nurmulki sebagai Debutan, Ini Misi Rama Fazza
Bertubi-tubi skuad Merah-Putih berhasil membuat Thailand kewalahan sampai mengunci set kedua dengan 25-20.
Ritme Indonesia masih bagus saat memasuki set ketiga. Penguasaan permainan juga masih dipegang Indonesia bahkan sampai memimpin 18-13.
Namun entah apa yang terjadi, di kedudukan ini malah Indonesia lengah. Fauzan Nibras melakukan beberapa kesalahan di mana serangan dan blokingnya terlalu lemah dan kurang terarah.
Terlambat mengambil timeout juga membuat Indonesia gagal menghentikan momentum Thailand yang mengejar dan membalikkan keadaan 23-22.
Indonesia dipaksa menelan kekalahan di set ketiga dengan skor menyesakkan 23-25.
Indonesia berusaha bangkit pada set keempat, menjaga kedudukan skor dengan cukup dekat. Margin kedua tim hanya berselisih 1-2 angka.
Kedudukan semakin menegangkan bagi Indonesia hingga 17 sama.
Di kedudukan 20-19, servis Boy Arnez dramatis membentur net sebelum masuk ke lapangan Thailand. Indonesia bertambah unggul 21-19.
Pipe attack Indonesia kembali menghasilkan poin, Boy Arne, menbambah keunggulan. Namun, Thailand masih mengekor dengan ketat.
Sempat dikejar sampai 24-23, servis Thailand membentur net dan memastikan Indonesia merebut set keempat dengan skor 25-23.
Pada set kelima alias penentuan, start Indonesia buruk lagi dengan tertinggal 0-3 hingga Reidel Toiran harus segera mengambil timeout.
Sempat mendekat 2-4, Indonesia kembali hilang momentum saat Thailand terus mempercepat tempo.
Gagal melakukan blocking dan pertahanan yang terlalu terbuka di area belakang membuat skuad Merah-Putih sering kecolongan.
Indonesia tertinggal jauh 4-9 sebelum mendekat 8-11. Anak didik Reidel Toiran masih melawan dengan service ace Farhan yang mendekatkan jarak jadi 11-12 hingga momentum didapat dengan menyamakan kedudukan 13-13.
Thailand mendapatkan match point setelah spike keras Napadet gagal diterima Indonesia. Indonesia melawan dengan block Hendra yang mengantarkan deuce 14-14.
Skor dramatis terus terjadi hingga kedudukan 23-23.
Tim voli putra Indonesia pada akhirnya harus gigit jari dikalahkan Thailand pada set kelima dengan skor menyesakkan 23-25.