Hasil Pemeriksaan Setahun Lalu, Junaida Santi Merespons setelah Isu Gender Pebola Voli Putri Disorot - Semua Halaman - Bolasport
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Selasa, 8 September 2026 | 20:08 WIB
Spiker Jakarta Pertamina Enduro, Junaida Santi meraih penghargaan pemain terbaik pada Proliga 2025 (WAHID FAHRUR ANNAS/BOLASPORT.COM)
BOLASPORT.COM - Pebola voli putri Indonesia, Junaida Santi, mengunggah melalui media sosial mengenai kabar dirinya yang sudah setahun vakum dari kompetisi.
Santi sudah tidak terlihat lagi sejak penampilan terakhirnya pada Kejuaraan Dunia Voli U-21 2025, bulan Agustus.
Pemain asal Sumatera Utara itu bahkan tidak mampu memperkuat timnas voli putri sampai akhir turnamen.
Santi hanya tampil dalam lima pertandingan Indonesia pada fase grup ketika menghadapi Vietnam, Kanada, Puerto Riko, Serbia, dan Argentina.
Junaida Santi dilaporkan mengalami cedera serius sehingga pelatih Marcos Sugiyama memilih tidak menurunkan lagi MVP Proliga 2025 itu.
Setelah itu, Santi tak lagi terlihat dalam kompetisi domestik bola voli.
Namanya juga tidak terdaftar dalam skuad Jakarta Pertamina Enduro pada Proliga 2026.
Kini, Santi akhirnya muncul dengan postingan di akun media sosial tiktok pribadinya setelah isu gender pebola voli tengah disorot.
Diketahui, tes gender wajib dilakukan oleh seluruh pebola voli putri di seluruh dunia yang akan tampil pada turnamen bola voli Internasional.
Baca Juga: Junaida Santi adalah Aset Timnas Voli, PBVSI Siap Bela Pemain saat Isu Tes Gender Diluruskan
Postingan hasil pemeriksaan lutut milik pebola voli putri Indonesia, Junaida Santi. (TIKTOK.COM/SANTI12RAWR)
Hingga podcast yang dihadiri pihak PBVSI melalui Loudry Maspaitella menyinggung persoalan Santi dalam tayangan Voli TV.
Pasalnya, Santi hampir sama sekali tidak terdengar kabarnya setelah Kejuaraan Dunia Voli U-21 2025.
Setelah momen itu, Santi membagikan hasil pemeriksaan lututnya yang ternyata sudah dilakukan sejak bulan Oktober tahun lalu.
Dalam postingan tersebut, Santi mengungkapkan pernyataan singkat, "Keep Strong" yang berarti tetap kuat dalam caption di unggahannya.
Terlihat dalam gambar, pemeriksaan pada lututnya tampak adanya indikasi robekan pada meniskus dan cedera pada struktur ligamen penunjang sendi lutut.