Sosial Media
Arena Update
powered by Surfing Waves
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Featured Kylian Mbappe LaLiga Liga Spanyol Real Madrid Sepak Bola Sepak Bola Internasional Spesial

    Hasil Liga Spanyol - Real Madrid Keok di Hari Sial, Mbappe Gagal Penalti, 3 Peluang Kena Tiang, Gol Salto Espi Dianulir - Semua Halaman - Bolasport

    6 min read

     

    .com

    BOLASPORT.COM - Diwarnai kegagalan penalti Kylian Mbappe di menit-menit akhir, Real Madrid gagal melanjutkan tren kemenangan setelah keok di markas Real Betis.

    Armada Jose Mourinho melakoni pekan keempat LaLiga dengan bertandang ke Andalusia.

    Main di Stadion La Cartuja, Jumat (4/9/2026) waktu setempat, Real Madrid takluk dalam pertandingan penuh tensi dan drama di tangan Real Betis.

    Hasil ini membuat start kencang Los Blancos terhenti. Streak kemenangan yang terbangun dalam tiga pekan perdana harus buyar.

    Sebelumnya, anak asuh Mourinho memborong kemenangan atas Espanyol (2-1), Sociedad (4-1) dan Malaga (4-0).

    Tantangan di Betis berbeda. Kylian Mbappe dkk harus meladeni pertahanan berani mati racikan pelatih gaek Manuel Pellegrini.

    Monster utama di lini depan Madrid, Mbappe, bak digerendel. Khususnya pada fase-fase awal pertandingan, ia tak bisa berkutik karena pergerakannya diawasi sangat ketat oleh Natan dkk.

    Sebaliknya, Betis melalui manuver Antony dkk seringkali merepotkan pertahanan Los Blancos.

    Peluang penting pertama Los Verdiblancos dicatat Antony saat tembakan jarak jauhnya ditangkap lengket oleh Thibaut Courtois.

    Gantian Madrid mengancam saat sodokan kaki Dean Huijsen di muka gawang ditepis secara luar biasa oleh gerakan refleks kiper Alvaro Valles yang tampil super sepanjang laga.

    Peluang emas berikutnya dari Madrid mentah. Vinicius kurang sigap saat menyambut umpan Arda Guler sehingga tembakannya cuma membentur tiang gawang.

    Betis mendapatkan kerugian setelah bek Diego Llorente mengalami cedera hidung karena bertabarakan dengan rekan setim, Marc Roca.

    Sembari berdarah-darah, ia terpaksa ditarik keluar pada menit ke-39 untuk digantikan Marc Bartra.

    Kemudian Antony pamer aksi ajaib dengan melakukan juggling di kotak penalti Madrid yang berujung umpan matang bagi Cucho Hernandez.

    Sayang, tembakan Cucho dari posisi bebas cuma mengirim bola meleset dari gawang Courtois.

    Mbappe mulai mendapatkan celah menjelang istirahat. Berada dalam posisi ideal saat menerima umpan tidak egostis dari Vinicus, bintang Prancis itu mendapati dua tembakan beruntunnya diblok secara solid oleh Natan dan Bartra.

    Dua peluang terakhir Madrid di babak pertama juga gagal. Sundulan Jude Bellingham dimentahkan Valles, disusul tandukan Huijsen yang mencium mistar gawang.

    Baca Juga: Kakinya Pernah Lumpuh, Bek Real Madrid Dicoret dari Skuad Liga Champions

    Masuk babak kedua, Mbappe masih kesulitan memecah telur. Kembali peluang bagusnya mentah. Tinggal menghadapi kiper, bola tembakannya gagal lolos dari adangan Valles.

    Kegagalan Real Madrid memanfaatkan segunduk peluang berakibat fatal. Mereka kebobolan melalui skenario paling dihindari dalam situasi terjepit; sepak pojok.

    Sebuah korner yang melayang dari sisi kanan ditanduk pemain Betis dan berhasil diblok Courtois. Apes bagi Madrid, halauan itu menjadi bola muntah yang disambar kaki Troy Parrott.

    Skor berubah 1-0 bagi keunggulan Betis. Mourinho merespons. Ia memasukkan Carlos Espi untuk menggantikan Fede Valverde.

    Pemuda 21 tahun ini adalah sosok pencetak gol kemenangan Madrid atas Espanyol di menit-menit akhir.

    Espi nyaris melakukannya lagi di Betis. Hanya lima menit usai masuk, dia menjebol gawang musuh dengan tembakan salto setelah diumpan Vinicius.

    Awak Madrid bersorak, tapi apes, hanya untuk menerima kenyataan gol tersebut dianulir wasit lewat VAR. Prosesnya diwarnai offside.

    Drama belum kelar. Madrid mendapatkan tendangan penalti di menit ke-90+3 setelah Vini dijatuhkan lawan di kotak terlarang.

    Namun, eksekusi Mbappe gagal menyamakan skor karena dibaca sempurna oleh Valles yang menjadi penampil luar biasa di pertandingan ini.

    Sempat muncul dugaan bakal diulang karena Bartra dicurigai masuk kotak penalti saat Mbappe menembak, tapi wasit menolaknya setelah meninjau VAR.

    Valles sang hero Betis kembali mementahkan peluang emas terakhir Madrid yang diawali via sepak pojok. Tanpa balasan di sisa waktu, pasukan Mou harus keok pertama kalinya musim ini.

    Benar-benar hari sial bagi Los Blancos karena total tiga peluang mereka membentur tiang/mistar selain kegagalan penalti Mbappe dan gol cantik Espi yang dianulir di menit-menit akhir.

    Hasil ini membuat posisi Real Madrid di klasemen sangat rawan digusur rival bebuyutan mereka yang sama-sama mengemas 9 poin di tiga partai awal, Barcelona.

    Barca akan menjalani pekan keempat Liga Spanyol dengan bertamu ke markas Valencia, Sabtu (5/9/2026) waktu setempat.

    Hasil pertandingan

    Real Betis 1-0 Real Madrid (Troy Parrott 81')

    Susunan pemain

    Betis (4-2-3-1): 1-Valles; 2-Bellerin, 3-Llorente (Bartra 39'), 4-Natan, 11-Garcia; 6-Bernal (Deossa 69'), 21-Roca; 7-Antony (Riquelme 77'), 22-Isco (Fidalgo 60'), 8-Fornals; 9-Cucho Hernandez (Parrott 69'). Pelatih: Pellegrini

    Madrid (4-2-3-1): 1-Courtois; 24-Dumfries (Alexander-Arnold 64'), 16-Konate, 4-Huijsen, 17-Cucurella; 8-Valverde (Espi 82'), 6-Camavinga (Silva 64'); 15-Guler (Diomande 64'), 5-Bellingham, 7-Vinicius; 10-Mbappe. Pelatih: Mourinho

    Klasemen Liga Spanyol (klik tautannya)

    Komentar
    Additional JS