Hasil Final Bulu Tangkis Asian Games 2026 - Keunggulan 18-13 Amri/Nita Buyar, Emas Kedua Indonesia Tertunda - Semua Halaman - Bolasport
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Selasa, 29 September 2026 | 09:58 WIB
Pasangan ganda campuran Indonesia, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah, pada babak perempat final Asian Games 2026 di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Aichi, Jepang, Minggu (27/9/2026). (PBSI)
BOLASPORT.COM - Ganda campuran Indonesia, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah, memulai dengan menjanjikan pada final Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Sayangnya, kejayaan yang dinanti urung diraih.
Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah dikalahkan ganda campuran China, Jiang Zhen Bang/Wei Ya Xin, setelah unggul duluan pada final Asian Games 2026.
Sang pembuat kejutan harus puas dengan perak setelah kalah dengan skor 19-21, 8-21 dalam laga di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Aichi, Jepang, Selasa (29/9/2026).
Jalannya Pertandingan
Agresivitas Nita di depan net berujung kesalahan sendiri setelah dirinya gagal memanfaatkan bola tanggung. Poin pertama diriah Jiang/Wei yang merupakan unggulan kedua.
Kedudukan segera disamakan menjadi 1-1 setelah Amri melepaskan smes keras yang diarahkan ke tengah-tengah posisi Jiang dan Wei.
Pasangan Indonesia sempat berbalik unggul satu angka setelah memenangkan adu drive. Namun, Jiang/Wei juga tak gentar meladeni permainan cepat Amri/Nita.
Jiang/Wei yang juga berbahaya di area depan mampu memimpin dua angka pada skor 4-2 hingga 6-4.
Nita bermain solid di lini depan. Pengawalannya begitu baik ketika berhasil mengembalikan smes lawan menjadi poin penyama kedudukan di 6-6.
Pertahanan yang rapat dari Nita justru berbuah kesalahan lawan sendiri hingga membuat situasi berbalik unggul pasangan Indonesia pada 8-7.
Jiang/Wei sempat memimpin lagi pada 10-9, tetapi Amri/Nita yang terlihat sangat siap untuk final berhasil mencapai interval lebih dulu dengan keunggulan satu angka.
Setelah jeda, Amri/Nita makin percaya diri hingga memperlebar keunggulan menjadi tiga angka pada 14-11.
Pasangan besutan Nova Widianto berada dalam posisi yang menguntungkan setelah mendapatkan keunggulan dengan selisih lima angka pada 18-13.
Akan tetapi, Jiang/Wei mampu membalikkan situasi di lapangan dengan terus memberikan tekanan kepada mereka.
Amri/Nita masih memimpin pada 19-17, tetapi Jiang/Wei sukses mencuri lima poin beruntun melalui skema yang hampir sama yaitu menekan dari area setengah lapangan.
Pada gim kedua situasinya berbalik bagi pasangan China yang lebih percaya diri kali ini hingga lebih dulu membuka tiga poin beruntun.
Jiang/Wei mulai mendikte permainan, sementara Amri/Nita dibikin kewalahan setelah tidak dapat keluar dari tekanan.
Kesempatan makin terlepas dari tangan Amri/Nita yang akhirnya harus tertinggal enam angka saat memasuki interval gim kedua.
Selepas jeda, Amri/Nita banyak melakukan kesalahan dan hanya menambah tiga poin sampai laga berakhir.
Dengan kekalahan Amri/Nita, Indonesia harus menunda raihan emas berikutnya di Asian Games 2026 setelah pecah telur melalui bulu tangkis beregu putra.
Asa untuk menambah emas kini berada di pundak ganda putra, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin.
Leo/Daniel, yang juga berstatus kuda hitam, akan menantang jawara China lainnya, Liang Wei Keng/Wang Chang pada partai keempat final bulu tangkis perorangan.