Hasil Bulu Tangkis Asian Games 2026 - Sehat-sehat Jonatan Christie usai Tanding Dini Hari, Tunggal Putra Indonesia Sempurna ke Perempat Final - Semua Halaman - Bolasport
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Minggu, 27 September 2026 | 00:03 WIB
Tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, pada final Asian Games 2026 melawan Shi Yu Qi di Aichi, Jepang, Kamis (24/9/2026). (TANGKAPAN LAYAR ASIAN GAMES)
BOLASPORT.COM - Jonatan Christie belum terbendung untuk melanjutkan langkahnya menuju babak perempat final bulu tangkis perorangan Asian Games 2026.
Laga berat dijalani Jonatan Christie sebagai andalan Indonesia di sektor tunggal putra di mana dia harus bertanding hingga hampir pukul 02.00 dini hari waktu lokal.
Dihantam jadwal kejam, mentalitas pemain nomor 1 dunia itu tidak surut ketika menghadapi wakil Sri Lanka Pulikkutty Nettasinghe.
Bertempat di Ichinomiya City Municipal Gymnansium, Aichi, Jepang, Jonatan sempat kalah pada gim pertama sebelum bangkit dan menang 15-21, 21-13, 21-15.
Momen berbagi angka langsung tersaji pada awal gim pertama sebelum Jonatan harus tertinggal dari Nettasinghe.
Sempat menyamakan skor, Jonatan kembali tertinggal setelah pukulannya masih menyangkut di net.
Pemain asal Sri Lanka tersebut mulai mendominasi pertandingan tatkala pukulannya hanya membuat Jonatan terdiam.
Kebuntuan dalam melancarkan serangan dialami pemain peringkat 1 dunia tersebut sebelum harus tertinggal pada interval pertama dari Nettasinghe 11-7.
Selepas jeda, kendali permainan berada di tangan tunggal putra peringkat ke-124 dunia itu dengan menorehkan beberapa poin beruntun.
Jonatan berada dalam situasi sulit setelah rentetan kesalahan membuatnya tertinggal hingga 5 poin dari Nettasinghe.
Hingga laga memasuki poin-poin krusial, Jonatan sulit untuk mengembangkan permaiannya dan harus tertinggal hingga 5 poin.
Kesalahan netting dari Jonatan membuat Nettasinghe mendapatkan momen game point terlebih dulu.
Pengembalian yang gagal dari Jonatan membuatnya harus kalah pada gim pertama dengan skor 21-15.
Memasuki gim kedua, Jonatan masih kesulitan untuk memegang kendali permainan secara penuh.
Kedua tunggal putra tersebut masih menghadirkan momen berbagi angka beberapa kali sebelum Nettasinghe mulai melakukan kesalahan sendiri.
Tiga poin beruntun diamankan Jonatan untuk mulai membuat jarak dengan lawan.
Momentum keunggulann Jonatan mulai terkikis seiring dengan membaiknya pola serangan Nettasinghe yang kian menyulitkan.
Defend yang kurang baik membuat Jonatan harus tertinggal pada masa interval gim kedua dengan skor tipis 10-11.
Sebuah pukulan yang sangat akurat dari Jonatan membuat kedudukan kembali imbang usai jeda interval.
Reaksi lebih tenang ditunjukkan Jonatan untuk meredam tekanan Nettasinghe, Indonesia berbalik unggul 16-12.
Jonatan kian tidak terkejar untu menyudahi perlawanan Nettasinghe pada gim kedua dengan skor 21-13.
Memasuki gim ketiga, pemain jebolan PB Tangkas tersebut langsung tampil dominan dengan mengukir 3 poin secara beruntun.
Keunggulan tersebut mulai terkikis setelah Jonatan melakukan dua kesalahan beruntun untuk menghadirkan keuntungan bagi lawan.
Langkah Jonatan tidak mudah sebelum perlahan kembali berhasil unggul dan merebut interval gim ketiga dengan skor 11-7.
Selepas jeda, permainan lebih sabar dari Jonatan berhasil membuat Nettasinghe mulai kehabisan tenaga.
Keunggulan 3 poin didapatkan Jonatan setelah pukulannya membuat Nettasinghe jatuh bangun di lapangan.
Memasuki masa krusial, Jonatan kian tidak terbendung untuk meninggalkan Nettasinghe dengan selisih 5 poin sebelum akhirnya menang 21-15.
Jonatan Christie menyusul Alwi Farhan yang lebih dulu melaju ke babak perempat final Asian Games 2026.