Sosial Media
Live Skor Bola - Flashscore
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Asian Games Berita Featured Spesial

    Gagal ke Final Asian Games 2026, Samuel Matulatuwa Malah Cetak Personal Best - Viva

    5 min read

     

    Samuel Matulatuwa gagal ke final Asian Games 2026 setelah finis ke-10

    Sabtu, 19 September 2026 - 17:25 WIB

    Aichi, VIVA – Langkah Samuel Christian Matulatuwa terhenti di semifinal modern pentathlon Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Meski gagal merebut tiket final, atlet Indonesia itu mampu mencatat personal best pada dua nomor yang dijalaninya.

    Baca Juga

    Samuel finis di peringkat ke-10 dari 18 atlet pada semifinal B dengan torehan 1.456 poin di Anjo Sports Park, Aichi, Jepang, Jumat 18 September 2026. Ia hanya terpaut 12 poin dari S German asal Filipina yang menempati posisi kesembilan sekaligus batas terakhir zona final.

    Hasil tersebut membuat Samuel harus mengakhiri persaingannya sebelum babak final. Namun, performanya tetap memberikan catatan positif karena ia mampu memperbaiki catatan pribadi pada nomor renang dan obstacle.

    Baca Juga

    Pada nomor renang 200 meter gaya bebas, Samuel membukukan waktu 55 detik. Catatan itu lebih cepat dibandingkan waktu terbaiknya sebelumnya yang berada di angka 57 detik.

    Perbaikan juga terjadi pada nomor obstacle. Samuel mampu mencatat waktu 24 detik, memangkas catatan 28 detik yang dibuatnya pada babak kualifikasi tahun lalu.

    Baca Juga

    "Sam yang biasanya renang 57 detik, sekarang bisa 55 detik. Demikian juga untuk obstacle-nya," kata Sekjen PP Modern Pentathlon Indonesia, Ridwan Gultom dalam keterangan yang dikutip Kemenpora.

    Samuel mengakui persaingan di semifinal berlangsung ketat. Ia cukup puas dengan penampilannya meski peluang menuju final akhirnya terlepas dengan selisih yang tipis.

    "Secara keseluruhan saya lumayan senang dengan performa saya. Walau tadi hampir masuk final dan meleset sedikit," ujar Samuel.

    Perubahan Obstacle Bantu Adaptasi

    Modern pentathlon mengalami perubahan disiplin dengan mengganti nomor berkuda menjadi obstacle. Bagi Samuel, perubahan tersebut justru membuat proses adaptasi menjadi lebih mudah.

    Ia merasa lebih nyaman menjalani obstacle karena sudah menyukai aktivitas yang berkaitan dengan panjat sejak lama.

    "Obstacle lebih mudah untuk kami adaptasi. Saya sendiri memang senang dengan obstacle panjat-panjat karena dari dulu suka main," jelasnya.

    Ridwan menilai perkembangan Samuel bukan catatan yang berdiri sendiri. Ia menyebut mayoritas atlet Indonesia yang tampil di Asian Games 2026 mampu memperbaiki catatan waktunya masing-masing.

    "Anak-anak semuanya menunjukkan kenaikan progres," ujar Ridwan.

    Indonesia menurunkan lima atlet modern pentathlon pada Asian Games 2026, terdiri dari tiga putri dan dua putra. Selain Samuel, sektor putri juga membawa hasil positif melalui Caroline Bangun yang berhasil menembus babak final.

    Ridwan yang juga bertindak sebagai pelatih kepala menilai keberadaan fasilitas latihan obstacle di Indonesia turut membantu persiapan para atlet menghadapi kompetisi.

    "Anak-anak semua luar biasa, terima kasih juga sama pak ketum karena kita juga sudah punya fasilitas obstacle sendiri," tutupnya.

    Soft tennis Indonesia mengalahkan India 2-0 di perempat final Asian Games 2026

    Sikat India 2-0, Soft Tennis Indonesia Kunci Medali dan Tantang Jepang di Semifinal

    Soft tennis Indonesia mengalahkan India 2-0 di perempat final Asian Games 2026 dan mengunci medali. Indonesia selanjutnya menantang Jepang di semifinal.

    img_title

    VIVA.co.id

    19 September 2026

    Komentar
    Additional JS