FIFA ASEAN Cup 2026 - Tak Hanya Timnas Indonesia, Malaysia Juga Dibebani Ekspektasi Tinggi Suporter - Semua Halaman - Bolasport
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Kamis, 24 September 2026 | 15:00 WIB
Timnas Malaysia dibebani dengan ekspektasi tinggi suporter untuk ajang FIFA ASEAN Cup 2026. (Dokumentasi Ultras Malaya)
BOLASPORT.COM - Malaysia dan Timnas Indonesia harus bersaing di Grup A FIFA ASEAN Cup 2026.
Selain dua negara tersebut, Grup A dihuni oleh Singapura dan Bangladesh.
Malaysia tentu menjadi salah satu unggulan dari grup ini.
Ada beberapa alasan yang mendasari hal tersebut.
Salah satunya adalah adanya tambahan amunisi dari jalur naturalisasi.
Malaysia belum lama ini menaturalisasi sosok Bergson da Silva.
Pemain kelahiran Brasil itu sekarang memperkuat klub Johor Darul Takzim (JDT).
Bergson memiliki catatan impresif sebagai seorang striker.
Pemain berusia 35 tahun itu selalu berhasil mencetak lebih dari 20 gol dalam lima musim terakhir di Liga Super Malaysia.
Baca Juga: Pemain Termahal Timnas Bangladesh Puji Indonesia: Lapangan Bagus, Hotel Luar Biasa, Masyarakat Ramah
Dengan tambahan amunisi tersebut, tak sedikit yang menilai bahwa Malaysia kini dihuni skuad terbaik.
Menanggapi hal ini, pelatih Timnas Malaysia, Tan Cheng Hoe menilai pendapat tersebut bisa menjadi pedang bermata dua.
Penilaian yang tertalu tinggi tentu menjadi pujian bagi Timnas Malaysia.
Di sisi lain, hal tersebut juga membuat ekspektasi suporter menjadi besar.
"Tentu saja ini adalah skuad yang berbeda, dengan tantangan yang berbeda pula."
"Tetapi jika Anda memiliki pemain terbaik, maka secara alami tuntutannya juga akan lebih tinggi," kata Cheng Hoe, dilansir BolaSport.com dari NST.
"Ketika kita memiliki skuad yang bagus, ekspektasi juga lebih tinggi."
"Kita perlu mendapatkan hasil atau kemenangan untuk memuaskan para penggemar," tuturnya.
Lebih lanjut, Tan Cheng Hoe meminta anak asuhnya tak terbebani dengan ekspektasi tersebut.
Pelatih asli Malaysia itu hanya ingin pemain fokus untuk meraih hasil positif per pertandingan.
"Kita tidak bisa mengatakan bahwa, di atas kertas, dengan pemain-pemain terbaik, kita bisa memenangkan setiap pertandingan."
"Itu hanyalah sebuah asumsi."
"Kami hanya akan fokus pada setiap pertandingan, satu per satu, dalam upaya kami untuk mencapai hasil positif," tuturnya.
Soal ekspektasi suporter ini rupanya tak hanya menyerang Malaysia.
Timnas Indonesia tentu juga mengalami hal serupa.
Terlebih Timnas Indonesia berstatus sebagai tuan rumah.
Selain itu, Skuad Garuda juga harus membayar kegagalan di ASEAN Cup 2026 beberapa bulan lalu.
Situasi ini rupanya ditanggapi santai oleh pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks.
Pemain yang kini menjabat sebagai kapten tim itu menilai ekspektasi dari suporter adalah sesuatu yang biasa.
"Ya, saya mengerti. Itu merupakan bagian dari sepak bola."
"Saya sudah bermain dalam banyak pertandingan di Eropa yang memiliki tekanan."
"Jadi bagi saya itu tidak masalah," kata Kevin Diks.