Sosial Media
Live Skor Bola - Flashscore
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Asian Games Berita Eugenia Diva Featured Spesial

    Eugenia Diva Raih Medali Asian Games Pertamanya, Wushu Tambah Perunggu untuk Indonesia - Radar Pati

    6 min read

     

    Eugenia Diva Widodo berhasil menyumbangkan medali perunggu pada ajang Asian Games Aichi-Nagoya 2026, Senin (21/9). (Kemenpora)

    AICHI, RADARPATI.JAWAPOS.COM – Wushu kembali menyumbangkan medali untuk kontingen Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

    Kali ini, Eugenia Diva Widodo meraih medali perunggu dari nomor changquan putri di Aichi Prefectural Martial Arts Hall, Senin (21/9/2026).

    Eugenia mengakhiri penampilannya dengan nilai 9,706 poin.

    Torehan tersebut menempatkannya di posisi ketiga dalam persaingan yang berlangsung ketat.

    Dalam penilaian juri, Eugenia memperoleh 5,00 poin untuk kualitas gerakan, 2,706 poin pada aspek keseluruhan performa, serta 2,00 poin untuk tingkat kesulitan.

    Hasil tersebut terasa semakin spesial karena menjadi medali Asian Games pertama bagi Eugenia.

    Pada Asian Games Hangzhou 2023, atlet Indonesia tersebut hanya mampu mengakhiri perlombaan di posisi keenam.

    “Pertandingan hari ini puas banget ya soalnya aku bisa berhasil mengeluarkan apa yang sudah aku latih selama ini,” ujar Eugenia seusai pertandingan.

    Sempat Memimpin Klasemen

    Eugenia tampil sebagai atlet keempat dalam nomor changquan putri. Penampilannya sempat mengantarkan wakil Indonesia ke posisi teratas klasemen sementara.

    Namun, posisi tersebut kemudian bergeser setelah wakil Makau, Sou Cho Man, mencatatkan nilai 9,710 poin.

    Persaingan perebutan medali berlangsung hingga penampilan terakhir. Atlet Hong Kong Sham Hyl akhirnya mencatatkan nilai tertinggi, yakni 9,713 poin, sekaligus merebut medali emas.

    Sou Cho Man berada di posisi kedua dan mendapatkan medali perak, sedangkan Eugenia mengamankan perunggu.

    Tipisnya perolehan nilai menunjukkan ketatnya persaingan di nomor tersebut.

    “Persaingannya ketat banget, nilainya juga tipis-tipis sekali dan semua yang bertanding di sini juara dunia juga,” kata Eugenia.

    Perunggu Sesuai Target

    Medali perunggu yang dibawa pulang Eugenia juga sesuai dengan target yang telah ditetapkan sebelum keberangkatan ke Asian Games 2026.

    Bagi Eugenia, capaian tersebut menjadi pijakan untuk memberikan kontribusi lebih besar bagi Indonesia pada ajang-ajang berikutnya.

    “Semoga ini menjadi langkah awal aku untuk bisa berkontribusi bagi Indonesia,” tuturnya.

    Sementara itu, atlet Indonesia lainnya, Andrea Simon, belum mampu masuk ke posisi tiga besar.

    Andrea menempati peringkat ke-12 dengan nilai 9,603 poin.

    Andrea memperoleh 4,90 poin untuk kualitas gerakan, 2,703 poin untuk keseluruhan performa, dan 2,00 poin untuk tingkat kesulitan.

    Tambahan medali dari Eugenia sekaligus memperpanjang kontribusi wushu bagi kontingen Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

    Sehari sebelumnya, Seraf Naro Siregar lebih dahulu meraih medali perunggu pada nomor changquan putra.

    Medali tersebut menjadi salah satu sumbangan awal Indonesia dalam perburuan medali Asian Games 2026. (*)

    Komentar
    Additional JS