Sosial Media
Live Skor Bola - Flashscore
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Erick Thohir Featured FIFA ASEAN Cup Sepak Bola Sepak Bola Indonesia Spesial Timnas Indonesia

    Erick Thohir Soroti Ketatnya Persaingan FIFA ASEAN Cup 2026 dan Beri Peringatan Keras untuk Timnas Indonesia - Semua Halaman - Bolasport

    6 min read

     

    Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

  • Home
  • Timnas
  • Rabu, 30 September 2026 | 10:30 WIB

    Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, berbicara soal ketatnya persaingan di FIFA ASEAN Cup 2026 hingga kirim peringatan kepada Timnas Indonesia.Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, berbicara soal ketatnya persaingan di FIFA ASEAN Cup 2026 hingga kirim peringatan kepada Timnas Indonesia. (WILA WILDAYANTI/BOLASPORT.COM)

    BOLASPORT.COM - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyoroti soal ketatnya persaingan di FIFA ASEAN Cup 2026 hingga memberi peringatan kerasa kepada para pemain Timnas Indonesia jelang laga penentu.

    Timnas Indonesia dijadwalkan akan menghadapi Bangladesh dalam laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Kamis (1/10/2026).

    Jelang pertandingan ini, Erick Thohir bicara blak-blakan soal kekuatan tim-tim di Asia Tenggara.

    Apalagi setelah ia menyaksikan langsung pertandingan turnamen antarnegara Asia Tenggara tersebut di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Selasa (29/9/2026).

    Pria yang menjabat sebagai Menpora tersebut menilai bahwa kesenjagan kualitas antar tim di kawasan ASEAN saat ini semakin menipis.

    Kondisi ini tak lepas dari langkah progresif berbagai federasi negara tetangga yang gencar mendongkrak kualitas skuad mereka, baik lewat program naturalisasi terukur maupun pemanggilan pemain berdarah campuran dari berbagai belahan dunia.

    Baca Juga: Sudah Ditunggu Thailand, Timnas Indonesia Harus Kerja Keras Dulu Kontra Bangladesh demi Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026

    Situasi ini membuat negara-negara seperti Thailand, Vietnam, Filipina, hingga rival bebuyutan Malaysia kini tampil jauh lebih solid dan sukar ditebak.

    Erick Thohir secara khusus menyoroti kekuatan Malaysia yang sempat dihadapi skuad Garuda pada laga kedua Grup A di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senin (28/9/2026).

    Dalam laga ini, Timnas Indonesia ditahan imbang Harimau Malaya dengan skor 0-0.

    Mantan pemilik Inter Milan tersebut menilai bahwa saat ini Timnas Malaysia banyak diperkuat pemain yang memiliki jam terbang tinggi.

    Mereka juga memiliki banyak pemain naturalisasi dan sebagian besar skuad Malaysia sudah memiliki chemistry bagus.

    Pasalnya, Tan Cheng Hoe banyak memanggil pemain Johor Darul Ta’zim, sehingga mereka pun bisa menunjukkan penampilan yang solid.

    “Sekarang kualitas permainan negara-negara Asia Tenggara terus meningkat,” ujar Erick Thohir sebagaimana dalam keterangan yang diterima BolaSport.com, Selasa (30/9/2026).

    “Setiap tim memiliki kekuatan dan komposisi pemain yang semakin solid,” ucpanya.

    Untuk itu, Erick Thohir menegaskan bahwa melihat kekuatan tim-tim di Asia Tenggara ini membuat semua pihak selalu waspada.

    Bahkan ia menegaskan saat ini tak boleh ada pihak yang menganggap remeh lawan, termasuk Timnas Indonesia.

    Walaupun saat ini Bangladesh menemati ranking 181 FIFA, skuad Garuda yang ada di posisi peringkat ke--117 dunia pun tetap tak boleh menganggap remeh lawan.

    “Karena itu, semua pertandingan menjadi sangat penting. Tim yang ingin melaju harus berjuang sejak laga pertama dan tidak boleh menganggap remeh siapa pun,” kata Erick Thohir.

    Di tengah ketatnya persaingan tersebut, mantan Menteri BUMN itu optimistis peluang Timnas Indonesia untuk melangkah ke partai final masih terbuka lebar.

    Apalagi, tim asuhan John Herdman telah menunjukkan mentalitas petarung yang impresif saat sukses menahan gempuran Malaysia tanpa kebobolan, kendati harus bertarung dengan 10 pemain sejak menit ke-37.

    Meski demikian, Erick mengingatkan agar hasil positif tersebut tidak lantas membuat Kevin Diks dan kawan-kawan terlena oleh euforia.

    Pasalnya, Bangladesh pun pasti tak ingin menelan kekalahan ketiga kalinya.

    Ini karena Bangladesh sebelumnya sudah menelan kekalahan dari Malaysia (0-3) dan dihajar Singapura (0-1).

    Untuk itu, Erick Thohir mengirim peringatan keras kepada Ole Romeny dan kawan-kawan agar mereka tak memandang sebelah mata Bangladesh.

    Baca Juga: Bukan Sekadar Menang, Rully Nere Wanti-wanti Timnas Indonesia Wajib Bantai Bangladesh demi Tiket Final

    Menurutnya, dalam laga penentu apapun bisa terjadi, sehingga skuad Garuda harus tetap berjuang dan bermain dengan fokus penuh.

    Erick memperingatkan bahwa potensi kejutan bisa saja meruntuhkan mimpi Indonesia apabila para pemain kehilangan fokus.

    “Bangladesh juga tidak boleh dipandang sebelah mata. Indonesia harus tetap berjuang dan bermain dengan fokus penuh,” tegas Erick Thohir.

    Ia menegaskan bahwa tiket menuju final hanya bisa digenggam lewat keringat kerja keras, konsistensi taktik di atas lapangan, serta kerendahan hati untuk menghormati setiap lawan.

    Oleh karena itu, ia berharap para pemain Timnas Indonesia ini agar bekerja keras.

    Dengan harapan tim Merah Putih bisa melaju ke babak final nantinya.

    “Masih ada peluang, tetapi semuanya memiliki risiko. Tidak ada jalan mudah,” tutur Erick Thohir.

    “Para pemain harus terus berjuang dan memberikan kemampuan terbaik,” pungkasnya.

    Komentar
    Additional JS