Erick Thohir Hormati Proses Hukum Rizky Juniansyah di Asian Games 2026- Dekokratis
Sep 28, 2026 - 18:18
Nuryaman
Author
Smallest Font
Largest Font
Menpora RI Erick Thohir menghormati keputusan Court of Arbitration for Sport (CAS) yang menolak pencabutan sanksi terhadap Rizky Juniansyah, sehingga atlet angkat besi tersebut batal tampil di Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya.
Keputusan CAS ini membuat Rizky yang sebelumnya dijadwalkan bertanding di kelas 85 kg putra tidak dapat ikut serta. Sanksi diberikan karena pelanggaran kewajiban pelaporan keberadaan atau whereabouts terkait tes doping di luar kompetisi.
Erick Thohir menyayangkan ketidakhadiran Rizky di ajang tersebut, namun menegaskan bahwa masalah ini bukan terkait penggunaan substansi terlarang, melainkan soal pelaporan kehadiran.
"Saya sudah mendapatkan laporan mengenai perkembangan kasus yang dialami Rizki Juniansyah. Kita tentu menyayangkan Rizki tidak bisa bertanding di Asian Games kali ini," ujar Erick, dilansir dari keterangan Kemenpora pada Senin (28/9/2026).
"Perlu digarisbawahi bahwa sangkaan terhadap Rizki bukan soal penggunaan substansi terlarang, tapi soal pelaporan kehadiran atau whereabouts," tambahnya.
Erick meminta semua pihak tidak berspekulasi dan menghormati proses hukum yang berjalan di CAS.
Selain itu, Erick menegaskan pentingnya memastikan Rizky mendapatkan pendampingan maksimal selama menghadapi proses hukum ini. Kemenpora terus berkoordinasi dengan Komite Olimpiade Indonesia (KOI) dan Perkumpulan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PABSI) untuk mendukung atlet tersebut.
"Kemenpora terus berkoordinasi dengan KOI dan PABSI untuk mengawal bersama proses kasus ini. Kita ingin memastikan Rizki mendapatkan pendampingan yang maksimal dan dapat menjalani proses ini dengan sebaik-baiknya," kata Erick.
Menpora juga memahami kehilangan besar bagi kontingen Indonesia akibat absennya Rizky, yang merupakan salah satu atlet andalan yang diharapkan bisa meraih medali.
"Tentu, kita semua kecewa karena Rizki tidak bisa tampil di Asian Games. Dia adalah atlet yang sudah memberikan prestasi besar untuk Indonesia," ujar Erick.
"Tetapi perjuangan seorang atlet tidak berhenti hanya karena satu kompetisi. Sekarang kita harus memberikan dukungan agar dia bisa menghadapi proses kasus ini dengan baik," lanjutnya.
Erick meminta Rizky tetap menjaga fokus dan semangat meski harus menjalani sanksi, dan menegaskan pemerintah bersama pemangku kepentingan olahraga akan terus memberikan dukungan sesuai aturan yang berlaku.
"Pemerintah, KOI, PABSI, dan seluruh masyarakat olahraga Indonesia tentu memberikan dukungan untuk Rizki. Jalani prosesnya dengan baik, hormati mekanismenya, dan kita akan kawal bersama," tegas Erick.
Ia berharap proses peradilan di CAS segera selesai dengan hasil terbaik agar Rizky bisa kembali fokus pada karier dan prestasinya.
"Kita berharap proses ini bisa berjalan dengan baik. Kami ingin Rizki tetap memiliki masa depan yang panjang sebagai atlet dan terus bisa memberikan prestasi untuk Merah Putih," pungkas Erick.
Editors Team


0
Like
0
Dislike
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
