Sosial Media
Live Skor Bola - Flashscore
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Featured Manchester City Sepak Bola Sepak Bola Internasional Spesial

    Dinyatakan Bersalah di Kasus 115 Pelanggaran, Bos Man City Tetap Ngotot Klubnya Bersih - Semua Halaman - Bolasport

    6 min read


    Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

  • Home
  • Inggris
  • Sabtu, 26 September 2026 | 23:47 WIB

    Bos Man City buka suara usai klubnya dinyatakan bersalah atas 114 dari 115 kasus finansial yang dituduhkan kepada mereka.Bos Man City buka suara usai klubnya dinyatakan bersalah atas 114 dari 115 kasus finansial yang dituduhkan kepada mereka. (DARREN STAPLES/ AFP)

    BOLASPORT.COM - Bos Manchester City, Khaldoon Al Mubarak, menegaskan keyakinannya bahwa The Citizens tidak bersalah usai dinyatakan melanggar 114 dari total 115 dakwaan finansial.

    ​Perhatian para pecinta sepak bola dunia kini tengah tertuju ke Etihad Stadium.

    Manchester City diputuskan bersalah atas 114 dari 115 dakwaan finansial dari Premier League pada Jumat (25/9/2026).

    ​Setelah keputusan tersebut keluar, pihak klub mengonfirmasi akan segera mengajukan banding.

    ​Sebagai informasi, kasus ini bermula dari tuduhan pelanggaran yang diduga dilakukan Man City sepanjang periode 2009 hingga 2018.

    Cakupan tuduhannya meliputi manipulasi laporan keuangan, penyembunyian rincian gaji pemain dan pelatih, pelanggaran aturan Financial Fair Play (FFP) serta Profitability and Sustainability Rules (PSR), hingga sikap tidak kooperatif selama proses investigasi.

    ​Premier League resmi mendakwa Man City pada Februari 2023 sebelum akhirnya menggelar sidang investigasi mendalam hingga keputusan bersalah dijatuhkan per 25 September 2026.

    Kini, proses hukum resmi berlanjut ke tahap banding.

    ​Di tengah situasi penuh tekanan ini, Khaldoon Al Mubarak mencoba menenangkan para suporter melalui sebuah pesan terbuka di laman resmi klub.

    Baca Juga: Man City Menang 5-3 atas Sunderland, Enzo Maresca: Golnya Kebanyakan

    Pria asal Uni Emirat Arab tersebut menegaskan bahwa manajemen masih memegang teguh keyakinan bahwa klub tidak bersalah dan siap membuktikannya di ranah hukum.

    ​"Saya telah menjadi bagian dari klub ini selama 18 tahun," tulis Al Mubarak.

    "Saya mendapat kehormatan untuk berdiri bersama kalian di Etihad, Wembley, dan Istanbul."

    "Klub ini sangat berarti bagi saya, dan kalian telah menunjukkan betapa berartinya Manchester City bagi kalian."

    "Itulah alasan saya menulis surat ini."

    ​"Setelah pemberitaan media pada Jumat, banyak dari kalian mungkin menghabiskan malam dengan menjawab pertanyaan dari teman, keluarga, maupun kolega."

    "Saya pun demikian. Inilah yang saya sampaikan kepada keluarga saya: proses Premier League masih panjang, dan keyakinan kami untuk membuktikan bahwa klub ini tidak bersalah tetap sekuat ketika semua ini dimulai."

    ​Ia juga menjelaskan keterbatasan klub untuk membeberkan detail argumen mereka ke publik secara gamblang akibat batasan hukum.

    Baca Juga: Vonis 114 Pelanggaran Man City Keluar, Klub-Klub Liga Inggris Langsung Pasang Kuda-Kuda Rebut Keadilan

    ​"Ada banyak hal yang sebenarnya ingin saya sampaikan agar kalian memahami mengapa kami begitu yakin dengan posisi kami," lanjutnya.

    "Namun, aturan kerahasiaan yang ketat dalam proses hukum membuat saya belum bisa melakukannya saat ini."

    "Bahkan, surat ini harus melalui beberapa pemeriksaan tim hukum terlebih dahulu."

    ​"Saya meminta kalian membaca kembali pernyataan resmi yang kami keluarkan pada Jumat lalu serta pernyataan pada Februari 2023."

    "Setiap kata memiliki arti penting dan masih berlaku penuh hingga hari ini."

    ​Terakhir, Al Mubarak meminta para pendukung untuk tidak terpengaruh oleh narasi luar dan tetap fokus mendukung tim di lapangan.

    ​"Meski ada pihak-pihak yang terburu-buru menarik kesimpulan dan banyaknya spekulasi media, tidak ada yang berubah."

    "Kita pernah menghadapi berbagai tantangan bersama dan selalu berhasil melaluinya."

    ​"Masih ada banyak pihak yang ingin merusak momentum klub kita, tetapi kita tidak akan memberi mereka kesempatan."

    "Kita punya momen-momen krusial setelah jeda internasional ini, bertandang ke Anfield lalu menjamu Paris Saint-Germain di Liga Champions."

    "Mari jadikan momen tersebut untuk merayakan kekuatan keluarga besar Manchester City."

    "Terima kasih atas dukungan kalian yang tak pernah berhenti," tutupnya.

    Komentar
    Additional JS