Desak Made Fokus Berjuang demi Indonesia, Sisihkan Rekor Pribadi - Kompas
KOMPAS.com - Desak Made Rita Kusuma Dewi menyatakan kesiapannya untuk tampil di Asian Games 2026 dari cabang olahraga panjat tebing.
Panjat tebing akan dimulai pada Selasa (29/9/2026) melalui nomor semifinal boulder putra dan kualifikasi speed putri yang juga akan diikuti oleh Desak Made.
Seperti edisi sebelumnya, Desak Made bertekad untuk memberikan yang terbaik di setiap sesi latihan dan membawa performa terbaik tersebut ke arena pertandingan.
“Kalau dibilang perasaannya sangat sama seperti Asian Games sebelumnya. Makanannya, penonton, terus support. Dari diri sendiri juga, selalu mengusahakan dan di setiap sesi latihan selalu mengusahakan yang terbaik, latihan dengan baik, dan berharap juga Asian Games ini hasilnya juga baik,” kata Desak dalam press rilis yang diterima KOMPAS.com, Selasa (29/9/2026).
INSIDE | BERAKHIR! | Atlético de Madrid 4 - 0 Real Sociedad
Baca juga: Rekap Bulu Tangkis Indonesia di Asian Games 2026: 2 Emas, 1 Perak, 3 Perunggu
Tantangan yang harus dihadapinya saat ini adalah cuaca di Aichi-Nagoya yang cukup dingin.
Bagi atlet panjat tebing, kondisi tersebut membuat persiapan sebelum memanjat menjadi lebih penting karena tubuh, khususnya tangan, harus berada dalam kondisi optimal.
Desak mengatakan jika suhu dingin cukup berpengaruh ketika melakukan pemanasan.
Ia perlu memastikan tubuh tetap hangat agar tidak mengganggu gerakan saat berada di dinding panjat.
Baca juga: Update Klasemen Medali Asian Games 2026 Usai Leo/Daniel Sabet Emas
“Kalau untuk pemanasan sih lumayan ngaruh. Pertama forehand, muternya cepat, dan mengkondisikan suhu badan biar nggak dingin. Tangan kalau dingin kan agak kaku,” sambungnya.
Bidik Prestasi untuk Indonesia, Sisihkan Rekor Pribadi
Motivasi yang dibawa Desak saat ini adalah menjadi yang terbaik untuk dirinya sendiri dan untuk Indonesia.
“Motivasinya kalau dari pribadi pasti ingin selalu menjadi yang terbaik untuk diri sendiri dan untuk Indonesia juga,” jelasnya.
Walau begitu, ia bertekad untuk menomorsatukan pencapaian Indonesia di atas kepentingan pribadinya terutama rekor.
Baca juga: Hasil Bulu Tangkis Asian Games 2026: Leo/Daniel Gilas China, Indonesia Raih Emas Ke-3
Ia lebih memilih berbicara tentang performa terbaik saat memasuki arena pertandingan.
“Bukan rekor, tapi bagaimana saya bisa all out memberikan performa terbaik saya. Dan mulus sampai big final," tegasnya.
Desak juga meminta doa dan dukungan agar bisa meraih hasil terbaik di Asian Games 2026.
“Tolong doa yang sangat-sangat banyak untuk Desak dan teman-teman yang akan mengikuti kualifikasi besok, dan final juga Desak besok. Semoga di setiap sesi pemanjatan mulus, lancar, sampai big final,” ungkapnya.
Baca juga: I Made Pajar Ariyana Bawa Selancar Sumbang Medali Perak Asian Games 2026

Lihat Foto
Desak Made Lolos ke Putaran Final
Saat artikel ini dibuat, Desak Made berhasil lolos ke putaran final dengan catatan waktu yang meyakinkan.
Bersama Berthdigna Devi Surya Kusuma, Desak Made masuk ke posisi lima besar dalam kualifikasi nomor speed 4 Asian Games Aichi-Nagoya 2026 di Portmesse Nagoya Exhibition Hall 1, Nagoya, Jepang, Selasa (29/9/2026).
Desak mencatatkan waktu 6,29 detik (posisi ketiga), sementara Berthdigna mencatat 6,39 detik (posisi kelima).
Baca juga: Amri/Nita Raih Perak Asian Games 2026, Bertekad Tampil Lebih Konsisten
Keduanya tidak akan saling bertemu di perempat final sehingga peluang wakil Indonesia habis lebih awal tidak besar.
Perlu diketahui, Desak merupakan unggulan teratas speed putri. Ia memegang rekor Asiia 6,07 detik.
Namun, di babak kualifikasi kali ini, Desak masih kalah dari Deng Lijuan dari China (6,23 detik), dan Jeong Jimin dari Korea Selatan (6,25 detik).
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.