Sosial Media
Live Skor Bola - Flashscore
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Angkat Berat Angkat Besi Asian Games Berita Featured Luluk Diana Tri Wijayana Spesial

    Debut Apik Luluk Diana Tri Wijayana, Keran Medali Angkat Besi Mulai Mengalir di Asian Games 2026 - Semua Halaman - Bolasport

    5 min read

     

    Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

  • Home
  • Ragam
  • Rabu, 23 September 2026 | 15:47 WIB

    Lifter Indonesia, Luluk Diana Tri Wijayana, menyelesaikan angkatan clean and jerk ketika tampil dalam perlombaan angkat besi kelas 49kg putri Asian Games 2026 di Nagoya, Jepang, 23 September 2026.Lifter Indonesia, Luluk Diana Tri Wijayana, menyelesaikan angkatan clean and jerk ketika tampil dalam perlombaan angkat besi kelas 49kg putri Asian Games 2026 di Nagoya, Jepang, 23 September 2026. (TANGKAPAN LAYAR RANS SPORTAINMENT)

    BOLASPORT.COM - Tim Angkat Besi Indonesia mulai unjuk gigi pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Salah satu cabang olahraga berprestasi di Tanah Air mulai menyumbangkan medali.

    Medali pertama Indonesia dari angkat besi diraih oleh Luluk Diana Tri Wijayana yang tampil pertama kali di Asian Games.

    Berbekal prestasi yang telah diraih sebelumnya, peraih emas SEA Games 2025 ini mampu finis di podium dalam perlombaan angkat besi kelas 49kg putri.

    Luluk berhasil mengangkat barbel dengan total angkatan 191kg saat bertanding pada Selasa (23/9/2026) di Nagoya City Trade and Industry Center, Jepang.

    Atlet yang baru berusia 21 tahun itu memulai penampilannya dengan positif.

    Dalam sesi snatch, Luluk menyelesaikan ketiga kesempatannya, dimulai dari target 83kg, lalu 86kg, dan terakhir 88kg.

    Tantangan dihadapi Luluk pada sesi clean and jerk. Memulai dengan target 103kg, Luluk sempat gagal dan baru dinyatakan sukses pada kesempatan keduanya.

    Sementara pada angkatan terakhir Luluk menaikkan targetnya menjadi 107kg tetapi gagal.

    Baca Juga: Hasil Bulu Tangkis Asian Games 2026 - Tim Putri Indonesia Raih Perunggu, Mutiara Tutup Perjuangan Melawan China

    Kegagalan membuat Luluk harus puas dengan peringkat ketiga. Mirabai Chanu Saikhom (India) yang semula kalah 1kg pada snatch, mampu merespons pada clean and jerk.

    Adapun medali emas sudah disegel Ri Song-gum (Korea Selatan).

    Ri Song-gum menggertak sejak snatch dengan angkatan 94kg dan target pertama clean and jerk yang bebannya 9kg di atas Mirabai Chanu Saikhom dan 13 kg di atas Luluk.

    Ri Song-gum sendiri merupakan langganan emas Asian Games.

    Atlet berusia 28 tahun tersebut mencetak hattrick setelah hasil serupa di Jakarta-Palembang 2018 (48kg) dan Hangzhou 2022 (49kg).

    Adapun Mirabai Chanu merupakan peraih perak Olimpiade Tokyo 2020 di kelas 49kg.

    Luluk sendiri bersyukur dengan penampilannya.

    "Untuk performa hari ini Alhamdulillah baik, cuman ada harus dikoreksi lagi untuk beberapa angkatan yang menjadi PR ke depannya," ujar Luluk, dilansir dari ANTARA.

    Selain Luluk, Tim Angkat Besi Indonesia memberangkatkan tujuh lifter untuk bersaing di Asian Games 2026.

    Pada Selasa (23/9/2026), ada pula Klarisa Juliana yang bertanding di nomor 53kg putri.

    Tampil di Grup B, dia menyelesaikan sesi dengan total angkatan 184kg, rinciannya adalah 80kg snatch dan 104 clean and jerk.

    Klarisa masih menunggu hasil pertandingan dari Grup A untuk mengetahu peringkat akhirnya.

    Sedangkan lifter Tanah Air lainnya ialah Natasya Beteyob (61kg putri), Indah Afriza (69kg putri), Ricko Saputra (60kg putra), Eko Yuli Irawan (65kg putra), Rahmat Erwin Abdullah (75kg putra), dan Rizki Juniansyah (85kg).

    Baca Juga: Voli Pantai Asian Games 2026 - Sofyan/Bintang Bungkam Mongolia 2-0

    Rahmat kembali setelah pada Hangzhou 2022 berhasil menggondol emas dari kelas 73kg putra.

    Adapun Rizki justru akan menjalani debut Asian Games setelah lebih dulu menjadi juara Olimpiade pada Paris 2024.

    Dua tahun lalu tampil di kelas 73kg, Rizki menghadapi tantangan baru dengan turun di kelas yang baru pada Asian Games 2026.

    Ketua PB PABSI, Rosan Roeslani, menargetkan raihan satu emas dari angkat besi.

    "Mungkin satu emas lah, insyaallah. Tapi lainnya mungkin bisa dapat perak dan perunggu," ujarnya setelah acara pengukuhan kontingen pada 9 September lalu.

    Komentar
    Additional JS