Sosial Media
Live Skor Bola - Flashscore
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Asian Games Berita ESports Featured Pokemon Unite Spesial Tekno

    Catatan Bersejarah, Pokémon Unite Indonesia Raih Perak Asian Games 2026 - rri

    2 min read

     


    Tim Pokémon Unite Indonesia kibarkan bendera merah putih, usai meraih medali perak pada Asian Games 2026, (FOTO: NOC Indonesia)

    RRI.CO.ID, Nagoya - Tim Pokémon Unite Indonesia sukses mengamankan medali perak pada kejuaraan Asian Games Aichi-Nagoya tahun 2026. Prestasi membanggakan tersebut diraih setelah tim Merah Putih harus mengakui keunggulan Jepang 1-3.

    Pertandingan babak final cabang olahraga esports tersebut berlangsung di Aichi Sky Expo pada Minggu, 27 September 2026. Pencapaian ini menjadi catatan positif bersejarah karena skuad Indonesia langsung meraih medali pada penampilan perdana mereka.

    Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia Todotua Pasaribu menyambut gembira perak dari cabang olahraga esports, usai perdana tampil. Koleksi medali kontingen Indonesia di Nagoya resmi bertambah berkat perjuangan gigih seluruh atlet nomor pertandingan tersebut.

    “Jadi bersyukur pada hari ini, Indonesia bertambah lagi koleksi medali silver dari cabang olahraga esports. Anak-anak muda ini pertama kali bertanding langsung dapat silver di nomor Pokémon. Di final kita bertemu Jepang dan mereka sudah melakukan perlawanan yang sangat sengit, hampir emas,” ujar Todotua dalam keterangan diterima RRI.co.id , Minggu, 27 September 2026 malam WIB.

    Todotua berharap raihan medali perak tersebut mampu menyuntikkan dorongan motivasi bagi atlet Indonesia yang akan bertanding. Cabang olahraga panjat tebing bersama beberapa cabang lainnya kini masih menjadi tumpuan harapan penambahan medali Merah Putih.

    “Dari Tim CdM memberikan spirit, supporting kepada teman-teman atlet yang akan bertanding. Segala hal yang nonteknis kita akan back up, sehingga mereka tetap fokus, confidence level dan spirit yang kuat,” katanya.

    Pemain tim Pokémon Unite Indonesia Judha Raja Panggabean mengaku sangat bangga atas keberhasilan mempersembahkan medali perak. Pertandingan partai puncak tersebut berjalan sangat ketat sejak awal ronde pembuka hingga babak penentuan berakhir.

    “Kita sangat bahagia bisa menyumbangkan medali perak untuk Indonesia. Terima kasih kepada seluruh pihak yang sudah mendukung kita, dari NOC Indonesia, Kemenpora, PB ESI, teman-teman atlet, head coach dan asisten coach,” ujar Judha.

    Judha mengakui bahwa tim tuan rumah Jepang tampil sedikit lebih tangguh selama pertarungan babak final berlangsung. Skuad Merah Putih akhirnya harus puas menempati peringkat kedua setelah melewati duel sengit melawan tim lawan.

    “Menurut aku tadi sudah sengit banget. Dikit lagi harusnya kita bisa memenangkan game empat lalu lanjut ke game lima. Mungkin mereka satu persen lebih baik dari kita, sehingga kita kecolongan dan harus berakhir di peringkat kedua,” katanya.

    Ia menegaskan bahwa partisipasi dalam kejuaraan tingkat Asia ini menjadi modal yang sangat penting bagi perkembangan tim. Dukungan penuh dari federasi serta jajaran pelatih turut membantu kesiapan para atlet muda sepanjang turnamen berlangsung.

    “Naik panggung bertanding melawan tim dari negara lain itu pengalaman yang sangat berharga. Akan jadi tabungan buat kita, mentalnya jadi lebih baik. Ke depan kita akan lebih dewasa,” kata Judha.

    Komentar
    Additional JS