Carrick Soroti Kiper Fulham, Man United Gagal Menang meski 29 Kali Menembak - Kompas
KOMPAS.com - Manchester United gagal membawa pulang kemenangan dari markas Fulham pada lanjutan Liga Inggris 2026-2027.
Laga Fulham vs Man United berlangsung di Stadion Craven Cottage, London, Minggu (20/9/2026) malam WIB. Kedua tim bermain imbang 1-1.
Fulham lebih dulu membuka keunggulan melalui gol bunuh diri Lisandro Martinez pada menit ke-63. Manchester United baru bisa menyamakan kedudukan melalui Matheus Cunha pada menit ke-89.
Man United sebenarnya menciptakan banyak peluang sepanjang pertandingan. Setan Merah mencatatkan 29 upaya ke gawang dan 42 sentuhan di kotak penalti Fulham.
Inggris Raih Peringkat 3 Piala Dunia 2026, Menang Dramatis dari Perancis
Baca juga: Hasil Fulham vs Man United 1-1, Cunha Selamatkan Setan Merah
Namun, performa kedua kiper menjadi salah satu faktor yang membuat pertandingan berakhir imbang.
Kiper Fulham, Bernd Leno, mencatatkan lima penyelamatan, sedangkan Senne Lammens melakukan enam penyelamatan untuk Man United.
Carrick: Seharusnya Kami Menang
Pelatih Manchester United, Michael Carrick, menilai timnya memiliki cukup peluang untuk memenangkan pertandingan.
Baca juga: Kata-kata Paulo Fonseca Usai Milan Hancurkan Sassuolo 6-1
“Saya pikir kami seharusnya bisa menang. Saya pikir kami menciptakan cukup banyak peluang untuk menang,” kata Carrick kepada Sky Sports.
Gol yang bersarang ke gawang Man United dari bunuh diri Lisandro Martinez sempat membuat pertandingan berada dalam situasi sulit.
Namun, Carrick mengapresiasi respons para pemainnya hingga mampu mencetak gol penyama kedudukan pada penghujung laga.
“Kami kebobolan dengan cara yang disayangkan," ujar sang pelatih sembari mengatakan bahwa menurutnya ada pelanggaran terhadap Matheus Cunha pada proses awal terjadinya gol.
Baca juga: Fulham Vs Man Utd, Carrick Minta Setan Merah Segera Bangkit
"Tembakan datang melalui celah di antara pemain dan terjadi begitu cepat. Cukup banyak momen seperti itu yang tidak berpihak pada kami."
"Para pemain bisa saja berpikir ini adalah salah satu hari ketika semuanya tidak berjalan sesuai keinginan, tetapi saya sangat suka respons mereka,” ujarnya.
“Kami hampir menang pada akhirnya. Tentu saja kami datang untuk mendapatkan kemenangan. Melihat bagaimana laga berjalan dan bagaimana kami mengakhirinya, itu adalah hal positif yang bisa kami ambil.”
Baca juga: Hasil Arsenal vs Manchester United 2-0: Skema Sepak Pojok Jadi Petaka Setan Merah
Kiper Fulham Jadi Penghalang
Carrick menyebut penampilan kiper Fulham sebagai salah satu alasan Man United gagal meraih tiga poin.
“Saya pikir mungkin kiper mereka. Penyelamatan yang dia lakukan hari ini—dia mungkin membuat tiga penyelamatan kelas atas,” tutur Carrick.
Selain aksi-aksi Leno, Man United juga dua kali membentur tiang gawang dari Bruno Fernandes dan tembakan memantul Matheus Cunha.
Baca juga: Man United Takluk dari Man City, Carrick Bingung dengan Keputusan Wasit
“Kami dua kali mengenai tiang dan memiliki banyak peluang. Tentu saja kami tidak senang karena tidak menang, tetapi ada beberapa hal yang bisa diambil dari pertandingan ini,” katanya.
Di sisi lain, Lammens juga memainkan peran penting dalam menjaga Man United tetap berada dalam pertandingan.
Ia melakukan enam penyelamatan, termasuk menghadapi peluang Josh King dan Sander Berge.
Baca juga: Persebaya Susah Tembus 10 Pemain PSIM, Tavares Ungkap Penyebabnya
Carrick Puas dengan Energi Tim
Carrick juga membantah anggapan bahwa Manchester United bermain pasif dalam pertandingan tersebut.
“Saya tidak berpikir kami pasif. Apakah Anda berpikir demikian? Sepak bola adalah pertandingan yang sulit,” kata Carrick.

Lihat Foto
Menurutnya, Man United mampu mengendalikan sebagian besar jalannya babak pertama.
Baca juga: Kata Fabregas Usai Como Vs Parma 2-1, Bahas Pelajaran dari Arsenal
Namun, ia menyadari sebuah pertandingan Premier League tidak selalu dapat didominasi sepanjang 90 menit.
“Kami mengontrol sebagian besar babak pertama. Ini Premier League dan Anda akan memiliki periode ketika tidak menguasai jalannya laga. Mengharapkan dominasi total sepanjang pertandingan, saya rasa tidak ada tim yang bisa seperti itu di liga ini,” ujarnya.
Carrick juga mengaku puas dengan energi yang ditunjukkan para pemain.
“Saya pikir kami bisa belajar banyak hal dari hari ini. Kami bisa lebih baik dalam beberapa hal, itu jelas, tetapi ada beberapa tanda yang bagus hari ini,” tutur Carrick.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.