Sosial Media
Live Skor Bola - Flashscore
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Asian Games Berita Bulu Tangkis Bulu Tangkis ASIAN Games Bulu Tangkis indonesia Featured Spesial

    Bulu Tangkis Asian Games 2026 - Permohonan Maaf Jonatan Christie Tak Sumbang Satu Poin pun di Beregu Putra - Semua Halaman - Bolasport

    4 min read


    Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

  • Home
  • Bulu Tangkis
  • Kamis, 24 September 2026 | 15:59 WIB

    Jonatan Christie memohon maaf setelah kalah dari Shi Yu Qi (China) di final Asian Games 2026 beregu putra di Aichi, Jepang, Kamis (24/9/2026).Jonatan Christie memohon maaf setelah kalah dari Shi Yu Qi (China) di final Asian Games 2026 beregu putra di Aichi, Jepang, Kamis (24/9/2026). (PBSI)

    BOLASPORT.COM - Jonatan Christie memohon maaf atas penampilannya yang gagal menyumbang satu pun poin di nomor beregu putra tim bulu tangkis Indonesia pada Asian Games 2026 Aichi-Nagoya. 

    Jonatan Christie kembali belum bisa melepas belenggu tekanan sebagai tunggal putra nomor satu dunia setelah kalah di final Asian Games 2026 beregu putra, Kamis (24/9/2026).

    Ia kalah di partai pertama dalam final tim bulu tangkis putra yang mempertemukan Indonesia dengan China.

    Sebagai pemain terbaik Merah-Putih, Jonatan justru tampil di bawah performa.

    Rekor pertemuan yang unggul atas Shi Yu Qi dengan catatan 10 kali menang dalam 17 kali pertemuan juga seolah hanya catatan di atas kertas.

    Sejak gim pertama, Jonatan sulit mengembangkan permainan dan tidak mampu menunjukkan permainan terbaiknya hingga kalah dua gim langsung, 13-21, 18-21. Indonesia tertinggal 0-1 dari China.

    Pengalamannya sebagai peraih emas Asian Games 2018 tidak banyak membantu saat Jonatan juga tengah kalut sendiri akan permainannya yang kini kurang optimal.

    "Pertama-tama pastinya saya mengucapkan permohonan maaf karena belum sekalipun bisa menyumbangkan poin untuk Indonesia," ucap Jonatan yang masih larut dalam kekecewaan, dikutip Bolasport dari rilis pers PBSI.

    "Jujur, sangat-sangat kecewa dengan penampilan saya di partai beregu kali ini," tambahnya.

    Baca Juga: Hasil Bulu Tangkis Asian Games 2026 - Jonatan Masih Terbelenggu Kekalahan, Indonesia Tertinggal dari China

    "Saya sudah coba untuk bermain lebih agresif, saya coba bermain untuk fighting spiritnya ditambah lagi, tapi itu saja belum cukup," ujar Jojo yang sudah berkarier independen ini.

    Sejak diturunkan di nomor beregu putra, Jonatan sama sekali belum berhasil menyumbang angka.

    Tiga kali dipercaya jadi ujung tombak tunggal putra, tiga kali pula ia selalu tumbang.

    Kekalahan di partai Indonesia melawan Malaysia, saat ia tertikung Leong Jun Hao, tampaknya menjadi awal mula bagaimana penampilan Jojo terus menurun.

    Apa lagi, Leong di atas kertas masih di bawah Jonatan.

    Adapun kekalahan lainnya adalah ketika ia bertemu Kunlavut Vitidsarn, saat Indonesia menantang Thailand. Di laga ini, Jonatan juga sulit keluar dari tekanan.

    "Memang masih banyak kurangnya, masih banyak kesalahannya. Masih jauh dari apa yang saya harapkan, apa yang saya siapkan juga," sesal Jonatan.

    Masih belum bisa menelaah apa yang menjadj penyebab dia sekarang menurun, Jonatan berharap dapat segera menemukan solusi untuk kebangkitannya.

    Apalagi setelah ini ia masih bermain di nomor perorangan. Pemain berusia 30 tahun itu merasa perlu dukungan dari sisi psikologis.

    Baca Juga: Hasil Bulu Tangkis Asian Games 2026 - Jepang Kalah Menyedihkan, Tim Putri China Raih Emas

    "Dari main pertama, main kedua, kekalahan demi kekalahan, saya sudah coba untuk improve."

    "Saya belajar dari kemarin kurangnya apa, hari ini saya coba lagi. Tapi ya balik lagi itu tidak cukup."

    "Untuk saat ini saya rasa saya perlu untuk menenangkan diri dulu. Saya harap dengan besok mungkin ada rest satu hari, bisa sedikit banyak membantu persiapan untuk pertandingan di individual," kata Jonatan memungkasi.

    Komentar
    Additional JS