Bulu Tangkis Asian Games 2026 - Wakil Jepang Bertumbangan, Asa Tuan Rumah di Bibir Jurang dengan Hanya 1 Wakil ke Final - Semua Halaman - Bolasport
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Senin, 28 September 2026 | 19:18 WIB
Tunggal putra Jepang, Kodai Naraoka, termasuk yang gagal menyelamatkan martabat tuan rumah di Asian Games 2026 Aichi-Nagoya. (AFP)
BOLASPORT.COM - Harapan Jepang sebagai tuan rumah untuk berpesta pada Asian Games 2026 Aichi-Nagoya justru menemui nasib di bibir jurang.
Di tengah semrawutnya perhelatan jadwal kompetisi bulu tangkis Asian Games 2026, nama besar Jepang sebagai tuan rumah kembali tercoreng dari segi prestasi nomor perorangan.
Jepang gagal berpesta di rumah sendiri setelah wakil-wakilnya bertumbangan dengan hanya menyisakan satu kontestan di final, yaitu Akane Yamaguchi.
Akane Yamaguchi menjadi wakil semata wayang Jepang yang mampu lolos ke partai puncak untuk berebut medali emas.
Sementara di sektor lainnya, yang mana Jepang juga memiliki sejumlah andalan, malah sudah gugur di babak awal.
Di tunggal putra, pemain veteran Kenta Nishimoto dan jagoan Kodai Naraoka gagal menggaransi medali.
Nishimoto malah sudah pulang lebih awal sejak dikalahkan Alwi Farhan di babak pertama.
Sedangkan Naraoka, kandas menyesakkan dari underdog Korea Selatan, Yoo Tae-bin.
Sementara itu di ganda putra, skuad Negeri Matahari Terbit juga kehilangan asa setelah Takuro Hoki/Yugo Kobayashi langsung gugur di babak pertama.
Hiroki Nishi/Kakeru Kumagai juga gagal membawa harapan medali setelah juga tersingkir di perempat final.
Ganda campuran Jepang malah lebih pahit. Mereka membawa dua pasangan jagoan yaitu Yuichi Shimogami/Sayaka Hobara dan Yuta Watanabe/Maya Taguchi, tetapi justru semuanya tersisih di babak awal.
Watanabe/Taguchi sebenarnya bermain mengerikan setelah mengalahkan Dechapol Puavaranukroh/Supissara Paewsampran di babak pertama, tetapi kemudian kalah di babak kedua dari Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah.
Di sektor tunggal putri dan ganda putri, Jepang bisa bernapas lebih lega.
Selain karena Yamaguchi yang sudah memastikan tiket final, mereka masih punya raihan perunggu dari Rin Uesaka/Kie Nakanishi.
Meski begitu, asa melihat Yamaguchi sebagai penyelamat tuan rumah untuk meraih emas juga tidak akan mudah.
Calon lawan juara dunia tiga kali itu adalah si nomor satu dunia, An Se-young.
Pertemuan Yamaguchi versus An Se-young akan menjadi final klasik yang memasuki episode ke-38 kali sepanjang karier kedua pemain.
Di atas kertas, An lebih dijagokan karena riwayat pertemuannya yang sudah unggul atas Yamaguchi dengan 22 kemenangan.
Namun di sisi lain, Yamaguchi sebagai wakil tuan rumah juga berkemungkinan mendapat suntikan motivasi untuk tampil memaksimalkan peluang emas yang terbuka.
Di nomor beregu Asian Games tahun ini, Jepang juga tidak bisa berbicara banyak setelah hanya mendapatkan perak di beregu putri.
Tim Putri Negeri Sakura kalah telak dari China dengan skor 0-3 yang mana partai ketiga memainkan laga antiklimaks ketika Tomoka Miyazaki digilas Chen Yu Fei.
Sedangkan di beregu putra, Jepang lebih miris setelah langsung tersingkir di babak kedua karena dikalahkan India dengan skor 0-3.