Bulu Tangkis Asian Games 2026 - Target Perak Malaysia di Ujung Tanduk, 1 Wakil Tersisa Ketemu Ganda No 1 Dunia - Semua Halaman - Bolasport
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Minggu, 27 September 2026 | 21:00 WIB
Ganda putri Malaysia, Pearly Tan/Thinaah Muralitharan, terancam gagal penuhi target perak Asian Games 2026 Aichi-Nagoya. (BADMINTON ASIA)
BOLASPORT.COM - Target bulu tangkis Malaysia pada Asian Games 2026 Aichi-Nagoya berada di ujung tanduk setelah hanya satu wakil yang lolos ke semifinal.
Keputusan bulu tangkis Malaysia mengusung target tanggung dengan raihan medali perak Asian Games 2026 berada di bibir jurang.
Sebelumnya, Rexy Mainaky selaku Direktur Kepelatihan BAM (Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia) mengatakan bahwa mereka hanya menargetkan satu perak di cabang olahraga bulu tangkis.
Namun sekarang, target tersebut berisiko gagal terwujud. Bagaimana tidak, dari sejumlah kontestan jagoan yang dibawa, skuad Negeri Jiran hanya menyisakan satu wakil saja di semifinal.
Satu-satunya wakil tersisa itu ialah ganda putri Pearly Tan/Thinaah Muralitharan.
Sementara jagian lainnya yang diharapkan melaju jauh, malah sudah terseingkir sebelum memasuki fase semifinal.
Di tunggal putra dan putri, Malaysia tidak bisa berbicara banyak.
Leong Jun Hao, Justin Hoh, Karupathevan Letshanaa dan Wong Ling Ching sudah gugur di babak awal.
Kekalahan mengejutkan malah terjadi di ganda campuran.
Chen Tang Jie/Cheng Su Yin yang disiapkan khusus untuk ajang ini, malah sudah kandas di babak pertama.
Kemudian pasangan veteran Goh Soon Huat/Lai Shevon Jemie juga terjegal di perempat final.
Kegagalan lain yang cukup meleset dari angan-angan bulu tangkis Negeri Jiran adalah sektor ganda putra.
Membawa pasangan top Goh Sze Fei/Nur Izzuddin dan duo kombinasi baru Aaron Chia/Tee Kai Wun, ternyata juga tidak bisa menjamin Malaysia bisa mendekati target perak mereka.
Harapan mengulang kesuksesan Asian Games 2006 di Doha, Qatar, yaitu meraih emas dari ganda putra dadakan Koo Kien Keat/Tan Boon Heong, sirna seketika.
Chia/Tee sudah kandas di babak 16 besar dari Kim Won-ho/Seo Seung-jae (Korea Selatan).
Sedangkan Goh/Izzuddin, kalah di perempat final dari Liang Wei Keng/Wang Chang (China).
Harapan tersisa Malaysia, dan satu-satunya, tinggal bertumpu pada ganda putri Tan/Thinaah.
Dengan melangkah ke semifinal sebenarnya sudah cukup melegakan karena berarti menggaransi raihan medali di ajang multievent empat tahunan se-Asia ini.
Akan tetapi, calon lawan Tan/Thinaah di babak empat besar terbilang sulit.
Mereka akan menghadapi ganda putri nomor satu dunia asal China, Liu Sheng Shu/Tan Ning.
Rekor pertemuan mereka tidak bagus, dengan Liu/Tan masuk dalam daftar salah satu lawan tersulit mereka.
Tan/Thinaah tercatat sudah menelan 10 kekalahan dari total 13 pertemuan dengan juara dunia 2025 tersebut.
Apabila mereka kandas di semifinal, maka hanya raihan medali perunggu yang dapat dibawa pulang skuad Malaysia dari keseluruhan nomor bulu tangkis yang dipertandingkan di Asian Games tahun ini.
Jika hanya mendapat perunggu dengan jumlah satu medali, maka target Malaysia gagal terwujud.
Di nomor beregu, bulu tangkis Negeri Jiran sudah gagal total dengan tanpa medali. Tim putri mereka kandas di babak pertama, sedangkan tim putra kandas di perempat final.0